31, 2026
Politik

Amran Copot 13 Pejabat Kementan Akibat Main Judol, Ada yang Deposit Rp 200 Juta

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/05/24/6a126b973cbaf-menteri-pertanian-mentan-andi-amran-sulaiman_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Amran Copot 13 Pejabat Kementan Akibat Main Judol, Ada yang Deposit Rp 200 Juta

Sebuah kasus korupsi yang mengejutkan terjadi di Kementerian Pertanian (Kementan). 13 pejabat di departemen ini dituduh melakukan tindak pelanggaran berupa permainan judi online. Salah satu pejabat yang terlibat bahkan mencatat deposit sebesar Rp 200 juta.

Penemuan kasus ini datang setelah Kementan melakukan penyelidikan internal. Selama penyelidikan, pihak berwenang mendapati bahwa beberapa pejabat telah bermain judi online melalui platform yang berbeda. Keterangan yang diterima menunjukkan bahwa beberapa pejabat telah menghabiskan sejumlah besar uang untuk bermain judi.

Penasaran, salah satu pejabat yang terlibat dituduh telah mencatat deposit sebesar Rp 200 juta. Hal ini menunjukkan skala besar keberatan yang terjadi di dalam departemen ini. Kementerian Pertanian telah mengumumkan bahwa tindakan ini adalah tidak dapat diterima dan akan diselidiki secara mendalam.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa beberapa pejabat telah menggunakan akun pribadi untuk bermain judi. Mereka menghabiskan waktu bebas mereka untuk bermain game judi online, sementara tugas resmi mereka di kerja tetap diabaikan. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa hal ini dapat mengganggu kinerja dan kepercayaan masyarakat terhadap departemen ini.

Sebagai bagian dari tindakan tanggap, Kementerian Pertanian telah mengadakan pertemuan dengan para pejabat yang terlibat. Pihak berwenang meminta para pejabat untuk memberikan keterangan tentang kegiatan mereka di luar jam kerja. Selain itu, Kementerian juga meminta para pejabat untuk mengembalikan semua uang yang telah dihabiskan untuk bermain judi.

Penasaran, beberapa pejabat yang terlibat telah mengembalikan sebagian uang yang telah dihabiskan. Namun, masih ada beberapa pejabat yang belum mau mengembalikan uangnya. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan melanjutkan penyelidikan untuk menentukan tindakan yang akan diambil terhadap para pejabat yang menolak untuk mengembalikan uang.

Penasaran, kasus ini menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi masalah yang berlarut-larut di beberapa instansi pemerintah. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan tetap mempertahankan standar etika dan integritas di departemen ini. Pihak berwenang juga mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan bahwa semua kegiatan di departemen ini dilakukan dengan transparansi dan tanggung jawab.

Penasaran, kasus korupsi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam memperbaiki sistem pemerintahan dan mencegah penyebaran korupsi di masa mendatang. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan terus memperluas pengawasan internal untuk memastikan bahwa semua pejabat di departemen ini bekerja dengan integritas dan tanggung jawab.

Penasaran, masyarakat mendesak pemerintah untuk memperkenalkan kebijakan yang lebih kuat untuk mencegah korupsi di instansi pemerintah. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan terus bekerja sama dengan para pejabat lain untuk memastikan bahwa kegiatan pemerintah selalu dilakukan dengan transparansi dan tanggung jawab.

Penasaran, kasus korupsi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam memperbaiki sistem pemerintahan dan mencegah penyebaran korupsi di masa mendatang. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan terus memperluas pengawasan internal untuk memastikan bahwa semua pejabat di departemen ini bekerja dengan integritas dan tanggung jawab.

Penasaran, masyarakat mendesak pemerintah untuk memperkenalkan kebijakan yang lebih kuat untuk mencegah korupsi di instansi pemerintah. Kementerian Pertanian mengatakan bahwa mereka akan terus bekerja sama dengan para pejabat lain untuk memastikan bahwa kegiatan pemerintah selalu dilakukan dengan transparansi dan tanggung jawab.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter