30, 2026
Politik

Ada Perbaikan Jalan, Jl Raya Cipayung Depok Ditutup hingga 18 September

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan perbaikan ruas Jalan Raya Cipayung, Cipayung, Depok. Ruas jalan tersebut ditutup sementara.]]>

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ada Perbaikan Jalan, Jl Raya Cipayung Depok Ditutup hingga 18 September

Jalan Raya Cipayung Depok Ditutup Sementara hingga 18 September

Pemerintah Kota Depok mengumumkan penutupan sebagian ruas Jalan Raya Cipayung mulai hari ini hingga 18 September 2023. Penutupan dilakukan untuk memfasilitasi program perbaikan dan pelebaran jalan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Ahmad Rifai, mengatakan bahwa penutupan ini merupakan langkah yang tidak dapat dihindari demi kelancaran arus lalu lintas di masa depan. "Kami memahami bahwa penutupan jalan ini akan menyulitakan warga, terutama mereka yang rutin melalui jalur ini. Namun, ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan Kota Depok," ujar Rifai dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Walikota Depok, Rabu (15/9).

Skema Penutupan dan Pengalihan Lalu Lintas

Menurut rencana, penutupan akan dilakukan secara bertahap pada ruas Jalan Raya Cipayung dari simpang Jl. Raya Bogor hingga persimpangan dengan Jl. H. Rasid. Area yang ditutup mencakup empat jalur lalu lintas yang sebelumnya berfungsi untuk arah menuju Jakarta dan Bogor.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah telah menyiapkan skema pengalihan lalu lintas yang akan berlaku selama masa pembangunan. Rute pengalihan meliputi Jl. H. Rasid, Jl. Margonda Raya, hingga Jl. Raya Bogor. Tim Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok akan menempatkan petugas di sejumlah titik kritis untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengendara.

"Kami menyiapkan rute alternatif yang telah kami uji coba sebelumnya. Meskipun demikian, kami tetap meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan proyek ini sebelum jangka waktu yang ditetapkan," jelas Rifai.

Proyek Perbaikan yang Sedang Berlangsung

Proyek perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Cipayung merupakan bagian dari program revitalisasi infrastruktur utama di Kota Depok. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 150 miliar, yang dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Barat dan APBD Kota Depok.

Kegiatan yang akan dilakukan tidak hanya terbatas pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga termasuk pemasangan drainase yang lebih baik, penataan trotoar, serta penanaman pohon untuk menambah ruang terbuka hijau di sepanjang jalan. Selain itu, proyek ini juga melibatkan penataan sistem pencahayaan jalan yang lebih efisien dan aman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Budi Santoso, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas jalan dari emas menjadi enam jalur. "Dengan adanya pelebaran ini, diharapkan kemacetan di kawasan ini dapat diminimalisir. Selain itu, jalan yang lebih lebar juga akan meningkatkan keselamatan para pengguna jalan," ujar Budi.

Tanggapan Warga dan Pelaku Usaha

Penutupan jalan ini tentu saja menimbulkan berbagai respons dari masyarakat. Beberapa warga yang biasa melalui jalan tersebut menyatakan keberatan mengingat akan menambah waktu tempuh dan biaya transportasi.

"Saya biasanya ke Jakarta lewat jalan ini. Sekarang harus belok ke Jl. Margonda yang jauhnya lebih panjang. Apalagi kalih macet, bisa-bisa sampai terlambat kerja," ujar Ahmad, sepegawai swasta yang tinggal di Cipayung.

Di sisi lain, beberapa pelaku usaha di sepanjang Jalan Raya Cipayung khawatir dengan dampak penutupan terhadap aktivitas usaha mereka. "Kami khawatir pelanggan akan berkurang karena sulitnya akses ke toko kami. Kami berharap pemerintah dapat memberikan solusi atau kompensasi untuk mengurangi dampak ini," kata Ratna, pemilik warung makan di kawasan tersebut.

Persiapan dan Komunikasi Publik

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek, pemerintah Kota Depok telah melakukan berbagai persiapan. Sejak dua minggu sebelum penutupan, tim telah melakukan sosialisasi ke warga dan pelaku usaha di sekitar proyek. Pemasangan papan peringatan juga telah dilakukan di sejumlah titik yang akan terkena dampak.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan layanan informasi melalui call center 112 dan media sosial resil Pemerintah Kota Depok untuk melayani keluhan dan pertanyaan masyarakat terkait penutupan jalan.

"Kami akan terus memantau perkembangan selama proyek berlangsung. Jika ada kebutuhan penyesuaian, kami akan segera menindaklanjutinya. Tujuan kami adalah menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik dan dalam waktu yang sesuai rencana," pungkas Walikota Depok, Mohammad Idris.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter