30, 2026
Politik

Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera, Zulhas Raih detikSumatera Awards 2026

Menteri Zulkifli Hasan menerima detikSumatera Awards 2026 atas kontribusinya dalam ketahanan pangan.]]>

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera, Zulhas Raih detikSumatera Awards 2026

Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera, Zulhas Raih detikSumatera Awards 2026

Gubernur Sumatera Barat, Zulhas, menerima penghargaan detikSumatera Awards 2026 atas dedikasinya dalam memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Sumatera. Penghargaan yang diberikan oleh detikcom ini diserahkan secara langsung dalam sebuah acara yang digelar di Padang, Kamis (15/4/2026). Zulhas menjadi satu-satunya penerima penghargaan kategori pemimpin daerah yang dinilai berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan di kawasan Sumatera.

Dalam sambutannya, Zulhas menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama untuk pembangunan berkelanjutan. "Kita tidak bisa membangun ekonomi dan industri jika masyarakat masih kekurangan pangan. Itulah mengapa sejak awal kepemimpinan saya, fokus utama adalah bagaimana memastikan setiap warga Sumatera memiliki akses terhadap pangan yang cukup, bergizi, dan berkualitas," ujar Zulhas.

Strategi Komprehensif dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan

Zulhas menerapkan strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pihak untuk mewujudkan ketahanan pangan di Sumatera. Salah satu program andalannya adalah revitalisasi pertanian lahan pasang surut di pesisir barat Sumatera. Melalui program ini, ribuan hektar lahan yang sebelumnya terbengkalai berhasil diubah menjadi lahan pertanian produktif.

"Kita berhasil mengubah lahan pasang surut yang dianggap tidak produktif menjadi ladang padi yang menghasilkan dua kali setahun. Dengan demikian, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan di Sumatera Barat, tetapi juga dapat menyuplai ke provinsi lain bahkan ekspor," jelas Zulhas.

Selain itu, Zulhas juga mendorong program pertanian urban di beberapa kota besar di Sumatera. Program ini memungkinkan warga kota untuk menanam sayur-sayuran dan tanaman pangan lainnya di halaman rumah atau lahan tidur yang ada. "Dengan pertanian urban, kita mengurangi ketergantungan pada impor sayuran sekaligus memberikan alternatif sumber pangan bagi masyarakat kota," tambahnya.

Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Produksi Pertanian

Sebagai gubernur yang terbiasa dengan perkembangan zaman, Zulhas memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian di Sumatera. Melalui program "Pertanian Cerdas", ia memperkenalkan sistem irigasi otomatis, sensor kelembaban tanah, dan aplikasi pertanian digital bagi para petani.

"Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional dalam pertanian. Dengan teknologi, petani dapat mengoptimalkan hasil panen, mengurangi risiko gagal panen, dan bahkan mengetahui harga pasaran secara real-time melalui aplikasi yang kami sediakan," ujar Zulhas.

Program ini telah memberikan hasil yang signifikan. Produktivitas padi di Sumatera Barat meningkat sebesar 30% dalam tiga tahun terakhir, sementara angka kelaparan menurun drastis dari 5% menjadi 0,8% pada tahun 2025.

Kolaborasi Multi Pihak untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Zulhas menyadari bahwa ketahanan pangan tidak bisa dicapai oleh pemerintah daerah sendiri. Oleh karena itu, ia membangun kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk swasta, lembaga penelitian, dan masyarakat adat.

"Kita telah bekerja sama dengan 50 perusahaan swasta untuk menyediakan benih unggul, pupuk organik, dan alat pertanian modern. Sementara itu, kolaborasi dengan lembaga penelitian seperti Institut Pertanian Bogor dan Universitas Andalas telah menghasilkan varietas tanaman yang tahan hama dan cu ekstrem," terang Zulhas.

Salah satu program kolaborasi yang berhasil adalah program "Petani Muda" yang mendorong generasi muda untuk tertarik di dunia pertanian. Melalui program ini, ribuan pemuda dilatih keterampilan pertanian modern dan diberikan modal usaha untuk memulai usaha tani.

Dampak Signifikan bagi Masyarakat Sumatera

Berbagai program yang dicanangkan Zulhas memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Sumatera. Data dari Dinas Pertanian Sumatera Barat menunjukkan bahwa ketersediaan pangan per kapita meningkat dari 150 kg menjadi 180 kg per tahun dalam periode 2022-2025.

"Selain ketersediaan, kita juga memastikan kualitas dan keamanan pangan. Melalui program sertifikasi pangan organik dan pangan halal, kami memberikan jaminan bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan berkualitas," ujar Zulhas.

Zulhas juga menyoroti bahwa program ketahanan pangan yang diterapkannya tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada distribusi dan akses pangan. Melalui program "Pangan Murah di Pasar", pangan pokok disubsidi dan dijual dengan harga terjangkau di pasar-pasar tradisional.

Penghargaan sebagai Motivasi untuk Terus Berinovasi

Penghargaan detikSumatera Awards 2026 bagi Zulhas bukan hanya penghargaan atas pencapaian masa lalu, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berinovasi. Menurutnya, tantangan ketahanan pangan terus berkembalong dengan berbagai faktor seperti perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk.

"Kita tidak boleh berpuas diri. Meskipun telah banyak mencapai, tantangan ketahanan pangan masih ada. Oleh karena itu, kita harus terus berinovasi, beradaptasi, dan bekerja keras untuk memastikan ketahanan pangan di Sumatera tidak hanya tercapai, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang," pungkas Zulhas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter