17, 2026
Gaya Hidup

Ada 19 Operasi Ditanggung BPJS Kesehatan per September 2026

BPJS Kesehatan memberikan jaminan perlindungan kesehatan, namun ada jenis operasi yang tidak ditanggung.]]>

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Ada 19 Operasi Ditanggung BPJS Kesehatan per September 2026

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi Hingga September 2026

Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan) melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan menanggung biaya untuk 19 jenis operasi hingga bulan September 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang memadai terutama bagi mereka yang membutuhkan intervensi medis dalam bentuk operasi.

Dalam siaran resminya, BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa 19 jenis operasi yang akan ditanggung ini mencakup berbagai kondisi medis mulai dari yang umum hingga yang spesifik. Operasi-operasi tersebut dipilih berdasarkan prevalensi kebutuhan di masyarakat serta efektivitas intervensi medis dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.

Daftar Operasi yang Ditanggung

Beberapa operasi yang termasuk dalam daftar antara operasi katarak, operasi jantung koroner, operasi pembesaran prostat, operasi hernia, operasi amandel, operasi tumor, operasi usus buntu, hingga operasi ortopedi seperti pergantian sendi. Operasi-operasi ini diprioritaskan karena seringkali membutuhkan biaya yang tinggi dan menjadi beban ekonomi bagi keluarga pasien jika tidak ditanggung.

Kepala BPJS Kesehatan, dr. Ali Ghufron Mukti, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa komitmen BPJS Kesehatan adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi peserta JKN. "Dengan menanggung 19 jenis operasi ini, kita berharap dapat mengurangi beban biaya yang dialami pesien dan keluarganya, serta memastikan mereka mendapatkan perawatan yang tepat waktu," ujarnya.

Mekanisme Pelayanan

Mekanisme pelayanan operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan melalui fasilitas kesehatan pemerintah dan rumah sakit pilihan yang telah bekerjasama dengan BPJS. Pasien perlu mendapatkan rujukan dari puskesmas atau dokter spesialis terlebih dahulu sebelum dapat menjalani operasi. Setelah itu, BPJS akan menanggung biaya sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan untuk setiap jenis operasi.

Berbagai persyaratan administratif harus dipenuhi oleh pasien agar proses klaim berjalan lancar. Dokumen yang diperlukan meliputi surat rujukan, kartu peserta BPJS Kesehatan yang masih berlaku, serta hasil pemeriksaan medis yang mendukung kebutuhan operasi. Semua dokumen ini akan diverifikasi oleh pihak BPJS sebelum persetujuan operasi diberikan.

Tanggapan Masyarakat

Keputusan BPJS Kesehatan ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak pihak menyambut baik langkah ini karena dianggap dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang mahal. "Ini adalah langkah yang sangat positif. Banyak orang yang membutuhkan operasi namun tidak mampu mengakui biayanya. Dengan adanya program ini, harapan mereka untuk sembuh menjadi lebih realistis," kata Ahmad, seorang aktivis kesehatan masyarakat.

Sementara itu, beberapa pihak juga memberikan masukan agar cakupan operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan terus diperluas. Mereka berharap BPJS dapat menambah lebih banyak jenis operasi ke dalam daftar, terutama operasi yang jarang dilakukan namun sangat dibutuhkan oleh pasien dengan kondisi medis langka.

Tantangan di Masa Depan

Meski demikian, implementasi program ini tidak tanpa tantangan. BPJS Kesehatan perlu memastikan ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas operasi yang memadai di seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil. Selain itu, manajemen anggaran yang tepat juga diperlukan agar program ini berjalan secara berkelanjutan tanpa mengancam keuangan BPJS.

Dalam perkembangannya, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan program JKN. "Kami terus melakukan evaluasi dan pengembangan program demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh peserta. Tanggung jawab kami adalah menjaga kesehatan bangsa," tambah dr. Ali Ghufron.

Dengan adanya program penanggungan operasi ini, BPJS Kesehatan berharap dapat mewujudkan visi kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan dengan bijak demi keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter