17, 2026
Gaya Hidup

Sandiaga Uno Bicara Masa Depan Bali, Pariwisata Tak Cukup Hanya Andalkan Banyak Turis

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2024/10/10/6707908412f29-menparekraf-sandiaga-uno_665_374.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" />

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sandiaga Uno: Pariwisata Bali Perlu Transformati untuk Keberlanjutan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyoroti pentingnya transformasi sektor pariwisata Bali agar tidak hanya bergantung pada jumlah wisatawan yang datang. Dalam kunjungan kerjanya ke Bali, Sandiaga menekankan bahwa destinasi pulau dewata perlu mengembangkan produk berkualitas tinggi dan berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang.

"Kita tidak bisa hanya andalkan banyak turis. Kita harus memastikan bahwa setiap wisatawan yang datang memberikan nilai ekonomi yang tinggi dan berdampak positif pada masyarakat lokal," ujar Sandiaga saat dihubungi VIVA, Rabu (9/10/2024).

Peran Teknologi dan Inovasi dalam Pariwisata Bali

Sandiaga menekankan bahwa teknologi menjadi kunci dalam transformasi pariwisata Bali. Menurutnya, pemanfaatan digitalisasi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan pengalaman wisatawan. "Kita perlu membangun ekosistem pariwisata digital yang terintegrasi mulai dari promosi, pemesanan, hingga layanan di destinasi," tambahnya.

Menteri ini juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan berbagai program untuk mendorong inovasi di sektor pariwisata. Salah satunya melalui program "Digital Tourism Village" yang akan mengembangkan desa-desa wisata dengan infrastruktur digital lengkap. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses pasar bagi UMKM lokal dan memberikan pengalaman wisata yang autentik.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Sandiaga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata Bali. Menurutnya, keberlanjutan pariwisata tidak dapat tercapai tanpa tenaga profesional yang kompeten. "Kita perlu melatih dan mengembangkan kompetensi para pelaku pariwisata, mulai dari guide, hospitality, hingga pengrajin," ujarnya.

Pemerintah, kata Sandiaga, bekerja sama dengan berbagai institusi pelatihan dan dunia usaha untuk menyediakan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri. "Kita juga akan memfasilitasi sertifikasi kompetensi agar para tenaga pariwisata memiliki standar yang diak secara internasional," tambahnya.

Pengembalian Nilai Ekonomi kepada Masyarakat Lokal

Salah satu fokus utama Sandiaga dalam transformasi pariwisata Bali adalah memastikan bahwa kegiatan pariwisata memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat lokal. "Pariwisata harus menjadi mesin penyejahteraan. Kita perlu memastikan bahwa UMKM lokal dapat tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan pariwisata," jelasnya.

Untuk itu, pemerintah mendorong pengembahan produk-produk lokal yang memiliki nilai tambah tinggi. "Kita akan membantu para pengrajin untuk mengembangkan produk unik dan berkualitas yang bisa menjadi oleh-oleh khas Bali yang diminati wisatawan," kata Sandiaga.

Keberlanjutan Lingkungan sebagai Prioritas

Sandiaga menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi prioritas utama dalam pengembangan pariwisata Bali. Destinasi wisata yang sehat dan lestari akan menarik wisatawan berkualitas yang cinta lingkungan. "Kita perlu memastikan bahwa setiap pengembangan pariwisata memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan," ujarnya.

Pemerintah, kata Sandiaga, akan mendorong implementasi praktik pariwisata berkelanjutan melalui berbagai program. Salah satunya adalah program "Green Tourism" yang akan memberikan insentif bagi wisatawan dan pelaku usaha yang menerapkan praktik ramah lingkungan.

Visi Pariwisata Bali 2045

Dalam jangka panjang, Sandiaga mengemukakan visi pariwisata Bali hingga tahun 2045 yang mengedepankan konsep "Bali Global Wellness Destination". Menurutnya, Bali memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi kesehatan dan wellness terdepan di dunia.

"Kita akan mengembangkan produk pariwisata wellness yang terintegrasi dengan potensi alam dan budaya Bali. Dari yoga retreat, medical tourism, hingga produk perawatan tradisional," paparnya. Visi ini, kata Sandiaga, akan membawa Bali ke level pariwisata yang lebih tinggi dengan nilai ekonomi yang lebih besar.

Dengan berbagai langkah transformasi ini, Sandiaga optimis bahwa pariwisata Bali akan mampu berkembang secara berkelanjutan dengan memberikan nilai ekonomi tinggi dan memastikan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter