24, 2026 ID
Pemilu

67 Calon Kades Sumbawa Deklarasikan Pilkades Damai 2026

Komitmen 67 Kandidat Wujudkan Pesta Demokrasi Desa yang KondusifSebanyak 67 calon kepala desa (kades) yang bakal bertarung dalam Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), kompak menandatangani deklarasi pemilu

67 Calon Kades Sumbawa Deklarasikan Pilkades Damai 2026

Komitmen 67 Kandidat Wujudkan Pesta Demokrasi Desa yang Kondusif

Sebanyak 67 calon kepala desa (kades) yang bakal bertarung dalam Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), kompak menandatangani deklarasi pemilu damai. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen bersama agar seluruh tahapan pemilihan berjalan jujur, adil, dan bebas dari konflik di tingkat akar rumput.

Deklarasi digelar di hadapan jajaran pemerintah daerah, panitia pemilihan, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat. Dalam deklarasi itu, para calon berjanji mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, menolak politik uang, tidak memanfaatkan isu SARA, serta siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.

Pilkades serentak kali ini digelar di puluhan desa yang tersebar di Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaan serentak ini bertujuan mengefisienkan anggaran sekaligus memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan dalam satu waktu sehingga pengawasan lebih mudah dilakukan. Sebelum penetapan, para kandidat telah melalui tahapan verifikasi administrasi dan faktual oleh panitia pemilihan desa. Keikutsertaan 67 calon pada ajang ini menunjukkan animo warga terhadap kepemimpinan desa kian meningkat.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengapresiasi inisiatif para calon kades. Mereka mengingatkan bahwa pesta demokrasi yang damai berawal dari kedisiplinan kandidat dan pendukung dalam menjaga suasana kondusif. Netralitas aparatur desa, perangkat pemerintahan, dan penyelenggara juga kembali ditegaskan agar tidak memihak salah satu kontestan.

Pilkades serentak ini menjadi momen penting bagi desa karena menentukan pemimpin untuk enam tahun ke depan. Kepala desa yang terpilih kelak mengemban tanggung jawab mengelola pemerintahan desa, pembangunan, hingga pelayanan publik bagi warganya. Karena itu, kualitas proses dan hasil pilkades dinilai menentukan arah kemajuan desa ke depan.

Para calon diminta menjaga komitmen tersebut tidak hanya di atas kertas, tetapi juga dalam praktik kampanye hingga hari pemungutan suara. Kampanye yang santun, tanpa saling menjatuhkan, menjadi kunci menjaga kepercayaan warga. Masyarakat pun diimbau menggunakan hak pilih secara bijak, tidak mudah terprovokasi, serta menjunjung tinggi sportivitas dan keadilan dalam menyikapi hasil akhir pemilihan.

Bagi pembaca pemilu, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Sumbawa menjadi uji demokrasi partisipatif di daerah yang relevan diamati. Suksesnya penyelenggaraan pilkades dinilai menjadi indikator kedewasaan politik warga sekaligus cermin kesiapan daerah menghadapi agenda politik nasional berikutnya.

Dengan adanya deklarasi damai ini, diharapkan Pilkades Serentak 2026 di Sumbawa mampu menjadi contoh pemilihan yang transparan dan melahirkan pemimpin desa yang kredibel serta diterima seluruh elemen masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag