16, 2026
Nasional

4 Bek yang Jadi Opsi Pengganti Jay Idzes yang Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

Budi Gunawan
Budi Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

4 Bek yang Jadi Opsi Pengganti Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026

Tim nasional Indonesia menghadapi tantangan baru jelang FIFA ASEAN Cup 2026 setelah diketahui bek andalan Jay Idzes tidak dapat ikut serta dalam turnamen tersebut. Absennya Idzes mendorong pelatih Shin Tae-yung untuk mempertimbangkan beberapa alternatif di lini pertahanan. Berikut empat bek yang menjadi kandidat pengganti untuk memenuhi posisi yang ditinggalkan pemain asal Belanda tersebut.

1. Hanifah Sjahranie

Salah satu nama yang paling mendekati untuk menggantikan Jay Idzes adalah Hanifah Sjahranie. Pemain yang kini bermain untuk klub Persija Jakarta ini telah menunjukkan performa yang konsisten di level domestik. Hanifah memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal bertahan dan sering kali menjadi pilihan utama di lini belakang timnya. Kecepatan dan ketangkasan dalam mengantisipasi serangan lawan menjadi keunggulan utamanya.

Meskipun pengalamannya di level internasional belum seberapa dibandingkan dengan Idzes, namun potensi Hanifah tidak bisa diremehkan. Pelatih Shin Tae-yung telah beberapa kali memberinya kesempatan dalam pertandingan persahabatan untuk mengasah kemampuan. Jika diberi kepercayaan penuh, Hanifah diyakini mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Idzes dengan baik.

2. Ricky Kambuaya

Sebagai bek tengah yang solid, Ricky Kambuaya menjadi alternatif lain yang menarik perhatian pelatih. Pemain yang pernah membawa Persib Bandung juara Liga 1 ini memiliki postur tubuh yang ideal untuk menjadi penjaga gawang terakhir di lini pertahanan. Kecerdasan dalam membaca permainan dan kemampuan header yang baik menjadikannya aset berharga bagi tim.

Ricky telah menunjukkan kematangannya dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan hijau. Meskipun terkadang terlihat lambat dalam respons, namun kemampuannya dalam posisi dan timing yang tepat sering kali menjadi penentu dalam menghentikan serangan lawan. Pelatih Shin Tae-yung melihat potensi besar pada Ricky dan sedang mempertimbangkan untuk memberinya kesempatan lebih di turnament mendatang.

3. Fachruddin Aryanto

Berkat pengalamannya yang luas di level internasional, Fachruddin Aryanto menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi Jay Idzes. Sebagai kapten tim nasional, Fachruddin memiliki pemahaman mendalam tentang permainan dan sistem yang diterapkan pelatih. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, namun kecerdasan taktis dan kemampuan memimpinnya masih menjadi andalan bagi tim.

Fachruddin telah membuktikan kualitasnya dalam berbagai pertandingan, baik di level klub maupun timnas. Kemampuannya dalam mengorganisir pertahanan dan komunikasi yang baik dengan rekan setimnya menjadi nilai tambah tersendiri. Meskipun mungkin tidak secepat pemain muda lainnya, namun pengalamannya dan kemampuan membaca permainan dapat menjadi solusi bagi tim dalam menghadapi tantangan di FIFA ASEAN Cup 2026.

4. Zulfiandi

Salah satu bek muda yang sedang naik daun adalah Zulfiandi. Pemain yang kini membela PSIS Semarang ini memiliki potensi luar biasa dan telah menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa musim terakhir. Kecepatan dan ketangkasan menjadi keunggulan utamanya, sering kali menjadi pilihan utama dalam menghentikan serangan cepat lawan.

Zulfiandi juga dikenal sebagai pemain yang tidak mudah putus asa dan selalu memberikan yang terbaik di lapangan. Meskipun pengalamannya di level internasional masih terbatas, namun semangat dan energi yang ia bawa menjadi nilai tersendiri. Pelatih Shin Tae-yung melihat potensi besar pada pemain muda ini dan sedang mempertimbangkan untuk memberinya kesempatan tampil di turnamen penting seperti FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan berbagai opsi yang tersedia, pelatih Shin Tae-yung memiliki tugas tidak mudah dalam menentukan bek yang paling tepat untuk menggantikan Jay Idzes. Setiap kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun semuanya diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi tim nasional Indonesia dalam meraih hasil maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan pelatih akan menjadi kunci dalam menentukan strategi pertahanan tim di turnamen mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Gunawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter