17, 2026
Nasional

2 Orang Tewas dalam Kecelakaan 4 Kendaraan di Tol Dalam Kota

Budi Gunawan
Budi Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

2 Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Empat Kendaraan di Tol Dalam Kota

Dua orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka berat akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di ruas Tol Dalam Kota, Jakarta, pada Rabu (15/3) dini hari. Kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di dekat Jalan Tol Tomang, arah Cawang, tepatnya di kilometer plus 12.5.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jakarta Barat, Komisaris Polisi Andi Surya Wibawa, mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah truk kontainer yang dikemudikan oleh Suardi (45) menabrak bagian belakang bus Pariwisata yang sedang berhenti di jalur paling kanan.

"Truk kontainer menghantam bus dari belakang dengan kecepatan tinggi. Tabrakan tersebut membuat bus terdorong ke jalur tengah dan menabrak dua kendaraan lainnya, yaitu mobil sedan dan sepeda motor," jelas Andi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Akibatnya, pengendara sepeda motor, Arifin (32), tewas di tempat. Sementara itu, satu penumpang bus bernama Maya (28) mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit setelah dievakuasi.

Dari empat korban luka, dua di antaranya dalam kondisi kritis. Kedua korban kritis tersebut adalah supir bus, Budi (45), dan seorang penumpang bus lainnya, Ratna (35). Mereka masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati.

Sementara itu, dua korban lainnya, yaitu sopir truk Suardi dan seorang penumpang mobil sedan, mengalami luka ringan dan sudah dinyatakan sehat setelah mendapat perawatan medis.

Tim penyelidik dari Satlantas Polresta Jakarta Barat sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah bukti untuk diselidiki lebih lanjut. "Kami sudah menyita truk kontainer dan bus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, kami juga sudah menerima keterangan dari saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian," ujar Andi.

Diduga, kecelakaan disebabkan kelalaian sopir truk yang tidak memperhatikan jarak aman dengan kendaraan di depannya. "Truk kontainer menghantam bus dari belakang dengan sangat keras. Kemungkinan besar sopir truk sedang mengantuk atau tidak fokus saat mengemudi," tambah Andi.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Jakarta Barat. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi dan korban yang selamat untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syarif Ahmad, mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada saat berkendara terutama di malam hari. "Kita minta kepada seluruh pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak mengantuk saat mengemudi. Ini demi keselamatan bersama," ujarnya.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Dalam Kota Jakarta. Sebelumnya, pada bulan Februari lalu, terjadi kecelakaan serupa di dekat Tol Slipi yang melukai tiga orang.

Untuk mengantisipasi kecelakaan sering terulang, Dinas Perhubungan Jakarta berencana melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan umum, terutama bus dan truk, yang melintasi wilayah Jakarta. "Kita akan meningkatkan patroli dan operasi ketertiban di sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama di malam hari," tambah Syarif.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Jakarta, Hendra, menjelaskan bahwa faktor kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama kebanyakan kecelakaan di jalanan tol. "Banyak pengemudi yang tidak mematuhi aturan, seperti tidak menjaga jarak aman, mengantuk, atau menggunakan telepon seluler saat berkendara. Ini sangat berbahaya," ucapnya.

Untuk korban yang tewas, jenazah Arifin dan Maya sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimaknakan. Sementara itu, pihak berwenang masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kecelakaan ini atau tidak.

Kepala Bidang Humas Polri, Irjen Pol. Ahmad Ramadhan, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara di jalan tol. "Tol adalah jalan dengan kecepatan tinggi, sehingga memerlukan konsentrasi penuh dari pengemudi. Jangan mengabaikan keselamatan diri dan orang lain," pesan Ramadhan.

Insiden ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan keselamatan lalu lintas di kalangan pengendara. Polisi dan pemerintah terus berupaya meningkatkan kesadaran dan memastikan aturan lalu lintas ditaati demi mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Gunawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter