17, 2026
Teknologi

XLSmart Bangun Kabel Laut CANDLE 8.000 Km untuk Perkuat Jalur Digital Asia

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

XLSmart Bangun Kabel Laut CANDLE 8.000 Km untuk Perkuat Jalur Digital Asia

Perusahaan teknologi global XLSmart mengumumkan rencana pembangunan kabel laut CANDLE (Cable and Digital Link Express) sepanjang 8.000 kilometer yang bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital di Asia. Proyek ambisius ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas internet, mempercepat kecepatan transmisi data, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di kawasan tersebut.

Kabel Laut Terpanjang di Asia Tenggara

Kabel laut CANDLE direncanakan akan menghubungkan 12 negara di Asia Tenggara dan Asia Timur, mulai dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Filipina, hingga ke Indonesia. Dengan panjang mencapai 8.000 kilometer, kabel ini akan menjadi salah satu infrastruktur komunikasi bawah laut terpanjang di kawasan tersebut.

"Proyek ini merupakan langkah strategis kami untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang semakin meningkat di Asia," ujar CEO XLSmart, Michael Chen, dalam konferensi pers virtual yang diselenggarakan kemarin. "CANDLE tidak hanya akan meningkatkan kapasitas jaringan, tetapi juga akan mengurangi latensi antar negara di kawasan ini."

Teknologi Terkini untuk Kinerja Optimal

Kabel CANDLE akan menggunakan teknologi terkini dalam bidar komunikasi bawah laut, termasuk serat optik generasi terbaru dan sistem amplifikasi yang canggih. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung kapasitas transmisi data hingga 120 terabit per detik (Tbps), yang cukup untuk mendukung miliaran koneksi secara bersamaan.

"Kami menggabungkan teknologi terbaik dari berbagai partner untuk memastikan CANDLE dapat beroperasi dengan maksimal selama 25 tahun ke depan," tambah Michael Chen. "Kabel ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi untuk melindungi data yang ditransmisikan."

Dampak pada Ekonomi Digital Asia

Dampak positif dari proyek CANDLE diharapkan akan dirasakan oleh berbagai sektor di Asia. Kabel laut ini akan memperkuat infrastruktur digital yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi modern, termasuk sektor e-commerce, cloud computing, dan industri digital lainnya.

"Konektivitas yang lebih baik akan memungkinkan pertukaran data yang lebih cepat dan aman antara negara-negara di Asia," jelas Dr. Lisa Wang, ahli ekonomi digital dari Universitas Teknologi Asia. "Ini akan mendorong kolaborasi regional, meningkatkan akses pada layanan digital, dan menciptakan peluang baru bagi startup dan usaha kecil menengah."

Kerjasama Internasional dan Investasi

Proyek CANDLE merupakan hasil kerjasama antara XLSmart dengan beberapa perusahaan telekomunikasi terkemuka di Asia, termasuk NTT Japan, China Telecom, dan Telkom Indonesia. Total investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai USD 1,2 miliar, yang akan dikelola secara bersama oleh para mitra.

"Kerjasama lintas batas ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun infrastruktur digital global," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Rudiantara, yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut. "Kabel CANDLE akan menjadi tulang punggung konektivitas digital di Asia untuk dekade mendatang."

Target Penyelesaian dan Rencana Pengoperasian

Proyek pembangunan kabel CANDLE direncanakan akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2024 dan selesai pada akhir tahun 2026. Proses pemasangan kabel akan dilakukan oleh kapal khusus yang dirancang khusus untuk instalasi infrastruktur bawah laut.

"Setelah selesai, CANDLE akan dioperasikan oleh konsorsium yang terdiri dari para mitra," jelas Direktur Operasional XLSmart, Sarah Johnson. "Kami telah merencanakan berbagai skenario untuk memastikan operasional kabel berjalan lancar, termasuk mekanisme pemeliharaan proaktif dan responsif."

Tantangan dan Solusi

Meski menghadirkan banyak manfaat, proyek CANDLE juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko geologi di dasar laut, isu keamanan siber, dan kerumitan koordinasi antar negara. Namun, XLSmit dan para mitra telah menyiapkan berbagai solusi untuk mengatasi tantangan ini.

"Kami telah melakukan studi kelayakan mendalam dan berkoordinasi dengan pihak berwenang di setiap negara yang akan dilalui kabel," tambah Sarah Johnson. "Kami juga bekerja sama dengan lembaga keamanan siber untuk mengantisipasi berbagai ancaman potensial terhadap infrastruktur ini."

Visi Jangka Panjang

Dengan selesainya proyek CANDLE, XLSmart berharap dapat memainkan peran lebih signifikan dalam membangun ekosistem digital yang terhubung di Asia dan global. Perusahaan ini telah menyatakan komitmennya untuk terus menginvestasikan dalam infrastruktur komunikasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

"CANDLE hanyalah awal dari visi kami untuk membangun jaringan digital yang lebih inklusif dan tangguh di seluruh dunia," pungkas Michael Chen. "Kami percaya bahwa konektivitas yang lebih baik akan membawa manfaat bagi semua orang, baik dalam hal akses informasi, peluang ekonomi, maupun kemajuan teknologi."

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter