WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
Seorang warga negara India (WNI) menjadi korban aksi jambret di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/9) malam, di mana korban berhasil merebut tas milik pelaku saat pelaku hendak melarikan diri. Usai peristiahaan itu, satu orang pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
Kronologi Peristiwa
Korban bernama Rajesh Kumar (45), seorang warga negara India yang bekerja sebagai konsultan di sebuah perusahaan multinasional, menjadi korban jambret saat sedang berjalan kaki di Jalan Menteng Raya, sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut keterangan Kepala Polsek Menteng Kompol Budi Santoso, korban sedang menuju apartemen tempat tinggalnya setelah menghadiri acara makan malam dengan rekan kerja.
"Pelaku mendekati korban dari arah belakang dan mencoba merampas tas selempang milik korban. Namun, korban yang sedang waspada langsung menarik tas kembali dan berteriak minta tolong," ujar Kompol Budi saat memberikan keterangan di Mapolsek Menteng, Jumat (16/9).
Usai menarik tas kembali, korban berteriak dan meminta bantuan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, seorang warga yang sedang berada di dekat lokasi langsung membantu korban mengejar pelaku. Pelaku yang panik akhirnya berhasil ditangkap oleh warga dan diserahkan ke aparat kepolisian yang tiba di lokasi.
Penangkapan Pelaku
Dari hasil pengembangan, pelaku yang ditangkap bernama Ahmad Zulkarnain (23), warga Jakarta Timur. Pelaku diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Menteng bersama Satuan Reskrim Polres Jakarta Pusat setelah menerima laporan dari warga.
"Saat diamankan, pelaku masih membawa tas milik korban yang berisi dokumen penting, telepon genggam, dan uang tunai sekitar Rp 5 juta. Korban sendiri mengalami lecet di bagian tangan saat melawan pelaku," tambah Kompol Budi.
Menurut pengakuan pelaku, aksi jambret tersebut dilakukannya karena sedang membutuhkan uang secara mendadak. Pelaku mengaku sudah melakukan serupa sebanyak tiga kali di kawasan Menteng dan sekitarnya dalam sepekan terakhir.
Pengembangan Kasus
Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polsek Menteng untuk dimintai keterangan. Kepala Polsek Menteng mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap rekannya yang diduga terlibat dalam aksi jambret tersebut.
"Kami masih mencari satu orang lagi yang diduga menjadi rekan pelaku saat aksi jambret berlangsung. Berdasarkan keterangan saksi mata dan pelaku, tersangka lainnya berhasil melarikan diri saat pelaku ditangkap warga," jelas Kompol Budi.
Polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melarikan diri setelah melakukan aksi jambret. Motor jenis Honda Beat tersebut diduga digunakan dalam serangkaian aksi kejahatan di beberapa wilayah Jakarta.
Komentar Polisi
Kompol Budi menambahkan bahwa aksi jambret di kawasan Menteng sering terjadi karena dianggap sebagai daerah yang memiliki potensi korban. Menurutnya, korban yang menjadi sasaran biasanya adalah orang asing atau pekerja di perusahaan multinasional yang terlihat membawa barang berharga.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama warga asing, untuk lebih waspada saat beraktivitas di malam hari. Jika perlu, minta teman untuk menemani atau gunakan transportasi yang lebih aman," pesan Kompol Budi.
Sementara itu, korban yang masih dalam keadaan syok sudah mendapatkan perawatan medis di RS Medika Menteng. Polisi mengatakan akan membantu korban untuk mengurus dokumen yang hilang karena masih ada di dalam tas yang dirampas pelaku.
Untuk kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan kejahatan yang diduga terlibat dalam aksi jambret tersebut.
Komentar (0)