Biskuit Oleng Menjadi Viral di Jalan Rusak Terminal Baranangsiang
Sebuah video yang menunjukan seorang penjual biskuit mengalami kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak di Terminal Baranangsiang, Bogor, menjadi viral di media sosial beberapa hari terakhir. Video tersebut menampilkan seorang penjual biskuit yang mengendarai sepeda motor oleng dan jatuh di depan terminal yang ramai. Kondisi jalan yang bergelombang dan banyak lubang menjadi penyebab utama kejadian tersebut. Video ini langsung mendapat perhatian warga dan pemerintah setempat.
Dalam video yang beredar, terlihat penjual biskit itu sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa beban biskuit dalam keranjang. Tiba-tiba roda depan sepeda motor tergelincir karena menabrak lubang jalan yang dalam, menyebabkan pengendara terjatuh bersama muatannya. Beberapa warga yang berada di dekat lokasi segera membantu korban yang mengalami luka ringan di tangan dan kaki.
Respons Walkot Bogor
Kepala Daerah (Walkot) Bogor, Bima Arya, merespons viralnya video tersebut dengan mengaku prihatin dan memastikan akan segera menindaklanjuti perbaikan jalan di sekitar Terminal Baranangsiang. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak memang menjadi salah satu masalah serius yang perlu segera diselesaikan pemerintah daerah.
"Kami melihat video tersebut dan benar-benar prihatin. Jalan di sekitar Terminal Baranangsiang memang sudah lama masuk dalam daftar prioritas untuk diperbaiki. Kami akan segera melakukan pengecekan kondisi jalan dan memastikan perbaikan dilakukan secepat mungkin," ujar Bima Arya dalam keterangannya, Kamis (15/9).
Walkot menjelaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan infrastruktur jalan di beberapa titik rawan, termasuk di sekitar Terminal Baranangsiang. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya dilakukan untuk keamanan pengendara, tetapi juga untuk kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Upaya Perbaikan Jalan
Setelah video kejadian tersebut viral, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kota Bogor langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jalan. Kepala DPU PR Kota Bogor, Ahmad Yani, mengatakan bahwa pihaknya telah merencanakan program perbaikan jalan di sekitar Terminal Baranangsiang yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang.
Ia menambahkan bahwa selain perbaikan fisik jalan, pihaknya juga akan memperbaiki sistem drainase di sekitar terminal untuk mencegah genangan air saat hujan turun, yang seringkali memperparah kondisi jalan.
Tanggapan Warga dan Pedagang
Keluhan warga dan pedagang di sekitar Terminal Baranangsiang terkait kondisi jalan sudah lama berkecambah. Mereka mengaku sering mengalami kesulitan saat melintasi jalan yang rusak, terutama saat hujan. Beberapa pedagang mengaku kerugian karena sering terjatuh saat membawa dagangan atau mengalami kerusakan kendaraan.
"Sudah hampir satu tahun jalan ini tidak diperbaiki. Lubang-lubangnya memang berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor seperti kami yang sering membawa beban. Harusnya pemerintah segera memperbaikinya," kata Ahmad, seorang pedagang kaki lima yang sudah 15 tahun berjualan di sekitar terminal.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Terminal Baranangsiang, Hasanudin, mengapresiasi respons cepat pemerintah setelah video kejadian viral. Ia berharap perbaikan jalan tidak hanya sebatas janji, tetapi benar-benar direalisasikan agar keamanan dan kenyamanan para pedagang serta pengunjung terminal dapat terjamin.
Rekomendasi Keamanan Jalan
Dalam rangka mencegah kecelakaan sering terulang, DPU PR Kota Bogor juga memberikan sejumlah rekomendasi keamanan bagi pengendara, terutama yang melintasi jalan rusak di Terminal Baranangsiang. Pertama, para pengendara diminta untuk menurunkan kecepatan kendaraan saat melintasi jalan yang rusak. Kedua, disarankan untuk memperhatikan kondisi jalan dan menghindari lubang-lubang yang ada. Ketiga, pengendara sepeda motor sebaiknya tidak membawa beban terlalu berat agar kendali tetap stabil.
Walkot Bima Arya berjanji akan melakukan monitoring berkala terhadap proses perbaikan jalan di sekitar Terminal Baranangsiang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut memantau dan melaporkan kondisi jalan yang memerlukan perbaikan ke pihak terkait.
"Infrastruktur jalan yang baik adalah hak setiap warga. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bogor, termasuk dalam hal perbaikan jalan di Terminal Baranangsiang," tutup Bima Arya.
Komentar (0)