Kapal Virgo Transport Hilang Kontak di Laut Jawa: 103 Orang Dievakuasi, 1 Tewas
Kapal Virgo Transport yang mengangkut 103 orang awak dan penumpang dinyatakan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Selasa (15/11) lalu. Operasi pencarian dan evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan seluruh korban, namun satu nyawa telah melayang dalam insiden tersebut.
Kapal berbendera Indonesia ini berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Selasa (15/11) pagi. Menurut laporan yang diterima, kapal mengalami gangguan mesin sekitar pukul 09.00 WIB di posisi koordinat 06°41' LS - 111°21' BT, sekitar 78 mil barat laut dari Surabaya.
Proses Pencarian dan Evakuasi
Setelah menerima laporan hilang kontak, Pusat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jakarta segera mengaktifkan tim SAR. Dua pesawat Hercules TNI AU dan dua kapal patroli Polri dikirim ke lokasi perkiraan hilang kontaknya kapal. Selain itu, Kapal KRI Sultan Hasanuddin dan Kapal KRI Cut Nyak Dhien juga turut serta dalam operasi pencarian.
"Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polri, dan Badan SAR Nasional telah melakukan pencarian intensif selama 48 jam terakhir," ujar Kepala Basarnas Marsma TNI Fajar Adri, Kamis (17/11).
Proses evakuasi dimulai pada Rabu (16/11) siang setelah tim SAR menemukan tanda-tanda keberadaan kapal di lokasi tersebut. Dari hasil pencarian, diketahui bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah memakai pelampung dan berada di atas kapal yang mengalami gangguan mesin tersebut.
Kronologi Insiden
Berdasarkan keterangan saksi mata dari awak kapal yang berhasil dievakuasi, gangguan mesin terjadi secara mendadak saat kapal sedang berlayar di tengah Laut Jawa. Upaya perbaikan mesin dilakukan oleh kru teknik, namun kondisi mesin tidak kunjung normal.
Saat terjadi gangguan mesin, kondisi laut di sekitar lokasi kapal dilaporkan cukup ganas dengan tinggi gelombang mencapai 3-4 meter. Akibatnya, beberapa penumpang mengalami luka ringan akibata terbentur bagian kapal.
"Saat itu cuaca sedang buruk, angin kencang dan gelombang besar. Kami berusaha untuk tetap tenang dan memakai pelampung sesuai prosedur," kata salah satu awak kapal yang diidentifikasi sebagai Ahmad (35).
Korban Tewas
Dari 103 orang yang dievakuasi, satu orang dinyatakan tewas selama proses evakuasi. Korban tewas adalah penumpang bernama Budi Santoso (42) yang mengalami serangan jantung mendadak saat proses evakuasi berlangsung.
Evakuasi ke Rumah Sakit
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, mereka dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sebanyak 15 orang yang mengalami luka ringan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya, sementara korban tewas dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan otopsi.
Investigasi Lanjutan
Untuk menyelidiki penyebab kecelakaan, pihak berwenang akan melakukan investigasi mendalam terhadap insiden ini. Kapal Virgo Transport akan diperiksa untuk mengetahui apakah ada kelalaian dalam perawatan mesin atau faktor lain yang menyebabkan gangguan tersebut.
Dengan adanya insiden ini, pihak berwenang mengingatkan para pemilik kapal untuk selalu melakukan perawatan rutin pada mesin kapal dan memastikan keselamahan pelayaran menjadi prioritas utama.
Komentar (0)