18, 2026
Nasional

Tumbang di Laga Perdana BRI Super League, Pelatih Persijap Akui Timnya Belum Siap Berkompetisi: Persiapan Telat, Kebugaran Bermasalah

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tumbang di Laga Perdana BRI Super League, Pelatih Persijap Akui Timnya Belum Siap Berkompetisi

Persijap Jepara memulai perjuangan mereka di kompetisi BRI Super League 2023 dengan kekalahan telak dari Persikabo 1973 pada laga perdana di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (15/7/2023). Skor 0-3 menunjukkan bahwa tim asal Jepara tersebut belum benar-benar siap menghadapi persaingan tingkat nasional. Kekalahan ini semakin memperkuat pernyataan pelatih Persijap, yang mengakui bahwa persiapan timnya memang terlambat dan mengalami berbagai masalah, terutama di sektor kebugaran.

Kekalahan Telak Menunjukkan Kekurangan Persiapan

Dalam laga yang berlangsung cukup sengit, Persijap kesulitan mengimbangi permainan Persikabo 1973. Tiga gol yang dicetak tim tuan rumah menunjukkan betapa besarnya jarak kualitas antara kedua tim. Para pemain Persijap terlihat kelelahan dan kesulitan menjalankan instruksi taktis dari pelatih terutama di babak kedua.

"Hasil ini tentu tidak kita inginkan. Kita tahu bahwa persiapan kita memang tidak optimal," ujar pelatih Persijap usai pertandingan. "Kondisi fisik para pemain masih jauh dari yang diharapkan, dan itu terlihat jelas di lapangan."

Masalah Kebugaran Menjadi Hambatan Utama

Salah satu isu utama yang diungkap pelatih adalah masalah kebugaran tim. Sejumlah pemain kunci Persijap mengalami cedera ringan selama pra-musim, sehingga proses persiapan fisik terhambat. Selain itu, jadwal latihan yang padat namun tidak terstruktur dengan baik membuat tim kesulitan mencapai kondisi fisik optimal.

"Kita berusaha melakukan yang terbaik dalam waktu yang singkat, tapi persiapan untuk kompetisi selevel BRI Super League butuh waktu yang lebih lama," jelas pelatih. "Beberapa pemain masih mengalami masalah kebugaran, dan itu mempengaruhi performa mereka di lapangan."

Persijap baru menggelar sesi latihan intensif sekitar dua minggu sebelum kompetisi dimulai, jauh lebih singkat dibandingkan klub lain yang memulai persiapan sejak tiga atau empat bulan sebelumnya. Keterlambatan ini disebabkan oleh berbagai masalah administratif dan kesulitan dalam menyelesaikan daftar pemain.

Target Juara Jadi Mimpi Belum Terwujud

Sebelum musim ini, Persijap menargetkan bisa menjadi tim yang bersaing di papan atas klasemen BRI Super League. Target ini sejalan dengan ambisi klub untuk menjadi salah satu tim besar di Jawa Tengah. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jarak antara target dan kenyataan masih sangat jauh.

"Target kita tetap sama, menjadi tim yang kompetitif. Tapi kita sadar bahwa untuk mencapai target itu, kita perlu memperbaiki banyak hal," ujar manajer Persijap. "Kekalahan di laga perdana ini adalah evaluasi bagi kita semua untuk bekerja lebih keras."

Setelah kekalahan ini, Persijap akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program latihan dan strategi tim. Pelatih mengakui bahwa mungkin perlu melakukan perubahan drastis dalam metode kerja untuk meningkatkan kondisi fisik dan performa tim.

Langkah Selanjutnya Menuju Pertandingan Kedua

Persijap akan segera memulai persiapan untuk laga kedua melawan Persita Tangerang. Pelatih mengaku akan fokus memperbaiki masalah kebugaran dan menyesuaikan taktik agar tim lebih siap menghadapi tantangan berikutnya.

"Kita tidak bisa menyerah. Ini hanya awal kompetisi, dan kita masih punya banyak kesempatan untuk memperbaiki performa," tambah pelatih. "Para pemain sudah sadar akan masalah yang ada, dan saya yakin mereka akan memberikan respons positif di pertandingan berikutnya."

Dengan kondisi saat ini, Persijap perlu melakukan perbaikan signifikan jika ingin menghindari nasib buruk di klasemen BRI Super League 2023. Kompetisi ini sangat ketat, dan setiap kekalahan dapat membuat semakin sulit untuk meraih target yang telah ditetapkan sebelum musim dimulai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter