01, 2026
Teknologi

Tak Sekadar Buang, Telkom Ubah SIM Card Jadi Bagian dari Ekonomi Sirkular

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendorong penerapan ekonomi sirkular sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.]]>

Maya Anggraini
Maya Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tak Sekadar Buang, Telkom Ubah SIM Card Jadi Bagian dari Ekonomi Sirkular

Telkom Ubah SIM Card Jadi Bagian dari Ekonomi Sirkular

Industri telekomunikasi di Indonesia mengalami transformasi signifikan melalui penerapan ekonomi sirkuler, salah satunya ditunjukkan oleh Telkom yang mengubah destinasi SIM card bekas menjadi nilai ekonomi baru. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah elektronik, tetapi juga membuka peluang bisnis yang berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat.

Program pengolahan SIM card bekas ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam mewujudkan visi sustainability dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan. Dengan mengadopsi konsep ekonomi sirkuler, Telkom berhasil mengubah perspektif terhadap limbah elektronik yang sebelumnya hanya dianggap sebagai beban, kini menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Mekanisme Pengolahan SIM Card Bekas

Mekanisme pengolahan SIM card bekas yang dikembangkan Telkom melibatkan beberapa tahapan sistematis. Pertama, pengumpulan SIM card yang sudah tidak digunakan dilakukan melalui titik kumpul yang telah disediakan di berbagai kantor Telkom dan mitra kerja. SIM card yang terkumpul kemudian diproses dengan standar keamanan data untuk memastikan informasi pribadi pengguna telah dihapus sepenuhnya.

Setelah proses penghapusan data, SIM card dibedakan berdasarkan kondisinya. SIM card yang masih dalam kondisi layak digunakan akan direkondisi dan disiapkan untuk keperluan tertentu seperti program edukasi atau kebutuhan internal. Sementara itu, SIM card yang rusak atau tidak dapat digunakan lagi akan diolah lebih lanjut untuk mendapatkan bahan baku kembali.

Pemanfaatan Hasil Recommerce

Hasil dari program recommerce ini beragam dan memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Telkom bekerja sama dengan mitra industri untuk memanfaatkan komponen logam seperti emas, perak, dan tembaga yang terdapat dalam chip SIM card. Logam-logam ini diekstraksi melalui proses yang ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai bahan baku industri.

Selain itu, bagian plastik dari SIM card juga dimanfaatkan untuk berbagai produk kreatif. Beberapa kreatif lokal dan pelaku UMKM telah mengolah plastik SIM card menjadi produk bernilai tinggi seperti aksesoris, hiasan dinding, bahkan bahan dasar untuk furniture. Hal ini tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga memberikan dampak sosial melalui peningkatan ekonomi kreatif lokal.

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Ekonomi

Penerapan ekonomi sirkuler pada SIM card memberikan dampak positif ganda bagi lingkungan dan perekonomian. Secara lingkungan, program ini membantu mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses penambangan logam baru serta mengurangi volume limbah elektronik yang mencapai tempat pembuangan akhir.

Dari sisi ekonomi, program ini menciptakan lapangan kerja baru di sektor daur ulang dan industri kreatif. Telkom melaporkan bahwa sejak implementasi program ini, lebih dari 500 pelaku UMKM telah terlibat dalam berbagai tahap pengolahan SIM card bekas, mulai dari pengumpulan hingga produksi produk akhir.

Inovasi Berkelanjutan di Era Digital

Dalam era digital yang terus berkembang, Telkom menunjukkan bahwa inovasi bisnis dapat sejalan dengan keberlanjutan lingkungan. Program ini merupakan contoh nyata bagaimana perusahaan teknologi dapat mengurangi dampak negatif dari produknya sambil tetap menciptakan nilai ekonomi baru.

Ekonomi sirkuler yang diterapkan pada SIM card juga menjadi model bagi industri lain untuk melakukan pendekatan serupa. Telkom berencana mengembangkan program serupa untuk produk lain seperti perangkat keras jaringan dan aksesoris telekomunikasi lainnya dalam waktu dekat.

Komitmen Jangka Panjang Telkom

Program pengolahan SIM card bekas ini bukanlah satu-satunya inisiatif Telkom dalam bidang keberlanjutan. Perusahaan telah menetapkan target yang lebih ambisius dalam program lingkungan, pengurangan emisi karbon, dan pemanfaatan energi terbarukan. Telkom berkomitmen untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling berkelanjutan di Asia Tenggara.

Melalui pendekatan ekonomi sirkuler, Telkom membuktikan bahwa bisnis dan keberlanjutan dapat berjalan bersamaan. Program ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat.

Dengan terus mengembangkan program serupa, Telkom berharap dapat mendorong transformasi menuju ekonomi sirkuler yang lebih luas di Indonesia, sekaligus memposisikan diri sebagai pemimpin dalam inovasi berkelanjutan di industri telekomunikasi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Maya Anggraini

Fokus pada kesehatan mental, mindfulness, dan produktivitas.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter