18, 2026
Nasional

Tabrakan Beruntun di Tol Palindra Sumsel, 14 Orang Luka

Kecelakaan di Tol Palindra melibatkan Bus Damri, ALS, dan mobil Triton. 14 orang luka-luka, tidak ada korban jiwa. Polisi selidiki penyebabnya.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Tabrakan Beruntun di Tol Palindra Sumsel, 14 Orang Luka

Tabrakan Beruntun di Tol Palindra Sumsel, 14 Orang Luka

Empat belas orang menjadi korban luka dalam kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di ruas Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Provinsi Sumatera Selatan, pada Sabtu (15/7) dini hari. Kejadian bermula saat mobil truk bermuatan pasir yang dikemudikan Fahrudin (42) mengalami rem blong saat melaju di jalur utama.

Menurut Kepala Polres Ogan Ilir, AKBP Doni Hidayat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di kilometer 98+500 Tol Palindra. Truk yang dikemudikan Fahrudin tersebut tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi hingga menghantam pembatas jalan (median strip).

"Truk tersebut menabrak median strip dan terpental ke jalur seberang. Dampaknya, truk menabrak beberapa kendaraan yang sedang melaju di jalur berlawanan," jelas Doni saat dikonfirmasi, Sabtu (15/7) siang.

Dari informasi yang dihimpun, korban luka-luka terdiri dari 14 orang yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut. Para korban segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat, RSUD Arifin Achmad di Pemantang Siantar dan RSUD Ibnu Sina di Palembang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, H. M. Yani mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait lainnya. "Tim kami sudah diterjunkan untuk membantu mengatur lalu lintas yang terganggu akibat kecelakaan tersebut," ujarnya.

Kronologi Lengkap Kecelakaan

Menurut keterangan saksi mata, Budi (35), sopir truk bermuatan pasir tersebut sebelumnya terlihat melaju dengan kecepatan tinggi di jalur utama Tol Palindra. Beberapa pengendara lain sempat memberikan isyarat agar truk yang dikemudikan Fahrudin itu melambat namun tidak diindahkan.

"Tiba-tiba saya lihat truk itu menabrak median strip. Mobil terpental ke jalur seberang dan menabrak beberapa mobil yang sedang melaju," kata Budi yang selamat dari kejadian tersebut.

Setelah menabrak median, truk tersebut terbalik dan menabrak tiga mobil pribadi serta satu bus pariwisata yang sedang melaju di jalur berlawanan. Dampak tabrakan beruntun tersebut membuat jalur Tol Palindra terganggu arus lalu lintasnya.

Respon Penanganan Darurat

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Terbanggi Besar dan Polsek Indralaya segera diterjunkan ke lokasi. Tim gabungan dari Polri, Damkar, dan SAR juga turut tiba untuk membantu evakuasi korban dan membersihkan lokasi kejadian.

"Kami melakukan evakuasi korban secara hati-hati karena kondisi kendaraan yang sudah rusak parah. Beberapa korban terjepit dalam mobil sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk dievakuasi," jelas Kapolsek Terbanggi Besar, AKP Eko Prihanto.

Para korban yang luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis. Sebagian korban mengalami luka ringan namun ada juga yang mengalami luka berat sehingga memerlukan perawatan intensif.

Kondisi Korban dan Penanganan Selanjutnya

Dari 14 korban luka, delapan orang dirawat di RSUD Arifin Achmad, empat orang di RSUD Ibnu Sina, dan dua lainnya dirawat di RSUD Terbanggi Besar. Dari jumlah tersebut, satu korban masih dalam kondisi kritis.

"Korban yang kritis mengalami patah tulang beberapa bagian tubuh dan luka robek parah. Saat ini kami masih melakukan perawatan intensif," kata Kepala RSUD Ibnu Sina, dr. Ahmad Fauzi.

Sementara itu, Kepala Unit Lalu Lintas Polres Ogan Ilir, AKP Hendra menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. "Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan korban untuk mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan truk tersebut mengalami rem blong," ujarnya.

Untuk sementara waktu, arus lalu lintas di Tol Palindra yang terganggu akibat kecelakaan tersebut sudah normal kembali setelah seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dikeluarkan dari lokasi. Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel mengimbau kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi ruas tol tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter