01, 2026
Ekonomi

Survei Poltracking: Ekonomi Jadi PR Terberat Pemerintah

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Survei Poltracking: Ekonomi Jadi PR Terberat Pemerintah

Survei terbaru yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa isu ekonomi menjadi tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah saat ini. Hasil survei yang dirilis pada Rabu (15/11) mengungkapkan bahwa 43,7 persen responden menganggap masalah ekonomi sebagai prioritas utama yang harus ditangani pemerintah.

Survei ini dilakukan pada awal November 2023 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dan telepon untuk memastikan keakuratan data.

Isu Ekonomi Menjadi Fokus Utama Masyarakat

Berdasarkan hasil survei, isu ekonomi mendapat perhatian lebih besar dibandingkan isu-isu lain seperti stabilitas politik, kesehatan, atau keamanan. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan survei serupa yang dilakukan pada pertengahan tahun lalu, yang hanya menunjukkan 32,5 persen responden memilih ekonomi sebagai prioritas utama.

"Kenaikan signifikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin khawatir terhadap kondisi ekonomi yang saat ini dihadapi," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hendrawan, dalam rilis resminya.

Di dalam kategori ekonomi, masalah harga barang kebutuhan pokok menjadi perhatian utama masyarakat dengan persentase 28,3 persen. Diikuti oleh masalah pengangguran (22,1 persen), dan ketimpangan ekonomi (19,7 persen). Ketiga isu ini menjadi fokus utang masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Respon Pemerintah Dinilai Belum Maksimal

Sebanyak 58,2 persen responden menyatakan bahwa respons pemerintah terhadap masalah ekonomi belum maksimal. Mereka menganggap bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah belum memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

"Meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai program ekonomi, namun dampaknya tidak dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Ada kesenjangan antara kebijakan di atas kertas dengan implementasi di lapangan," tambah Hendrawan.

Survei juga menunjukkan bahwa 62,4 persen responden mengharapkan pemerintah memberikan stimulus ekonomi yang lebih tepat sasaran. Mereka berharap pemerintah lebih fokus pada program bantuan langsung kepada masyarakat, peningkatan akses modal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan daya beli masyarakat.

Tantangan di Tahun Politik

Menjelang tahun politik 2024, isu ekonomi diperkirakan akan menjadi sorotan utama dalam berbagai debat dan kampanye pemilihan. Survei Poltracking menunjukkan bahwa 67,3 persen responden menyatakan bahwa kinerja pemerintah dalam mengelola ekonomi akan menjadi salah satu faktor penentu dalam memilih calon pemimpin di tahun depan.

"Ekonomi adalah isu yang sangat mendasar. Ketika masyarakat merasa sulit mencari uang, memenuhi kebutuhan hidup, dan merasa tidak adil, maka hal ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan mereka," ujar politikus senior dari Partai Golkar, Rudy Yusuf, dalam tanggapannya terkait hasil survei ini.

Pemerintah sendiri mengakui tantangan yang dihadapi dalam mengelola ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya keras untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Oleh karena itu, kami terus melakukan berbagai upaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama melalui program-program yang bersifat preventif dan kuratif," jelas Airlangga.

Harapan untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Dengan menghadapi berbagai tantangan ekonomi, masyarakat menanti kebijakan-kebijakan yang lebih efektif dari pemerintah. Survei Poltracking menunjukkan bahwa 71,2 persen responden berharap ada sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi masalah ekonomi.

"Ekonomi bukanlah isu yang bisa ditangani sendiri oleh pemerintah pusat. Perlu kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat itu sendiri," tambah Hendrawan.

Dengan isu ekonomi menjadi PR terberat pemerintah, kebijakan-kebijakan yang diambil ke depannya akan sangat menentukan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Bagaimana pemerintah merespons tantangan ini akan menjadi cerminan dari kemampuan mereka dalam membangun ekonomi yang lebih baik untuk seluruh rakyat Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter