17, 2026
Olahraga

Sunderland Vs Arsenal: The Gunners Jangan Lagi Bobol di Injury Time

Arsenal musim lalu gagal menang di markas Sunderland usai kebobolan di injury time. Arsenal sudah belajar dari kesalahan tersebut.]]>

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sunderland Vs Arsenal: The Gunners Jangan Lagi Bobol di Injury Time

Sunderland Vs Arsenal: The Gunners Jangan Lagi Bobol di Injury Time

Partai seru antara Sunderland dan Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris pekan lalu berakhir dengan dramatis. The Gunners berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas tuan rumah Sunderland, namun kemenangan tersebut diraih dengan cara yang cukup kontroversial. Arsenal kembali menunjukkan kebiasaan buruknya mencetak gol di injury time, sebuah pola yang sudah menjadi perhatian bagi para pengamat sepak bola.

Laga yang berlangsung di Stadium of Light ini mempertemukan dua tim yang sedang berbeda momentum. Sunderland yang sedang dalam zona degradasi bermain dengan semangat tinggi di hadapan pendukungnya, sementara Arsenal datang dengan keyakinan tinggi setelah kemenangan telak di ajang Liga Champions. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama, dengan kedua tim saling serang.

Pertandingan Berlangsung Sengit

Sunderland membuka keunggulan lebih dulu melalui gol penyeru mereka Connor Wickham pada menit ke-32. Gol tersebut tercipta setelah sundulan Wickham berhasil melewati pertahanan Arsenal usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan lapangan. Kiper Arsenal, Wojciech Szczesny, tampak kesulitan menjangkau bola sehingga gol pun menjadi kenyataan.

Reaksi Arsenal tidak lama datang. Pada menit ke-38, Olivier Giroud berhasil menyamakan skor dengan sundulan mematikan setelah menerima umpan silang dari Mesut Ozil. Gol Giroud memberikan kepercayaan diri bagi tim tamu yang mulai mendominasi pertandingan. Sebelum turun minum, Arsenal berhasil unggul lebih dulu melalui gol Aaron Ramsey yang menyundul umpan silang dari Theo Walcott.

Kebiasaan Buruk Arsenal

Babak kedua berlangsung dengan dominasi Arsenal. Sunderland yang bermain di bawah tekanan kesulitan mengatur serangan. Namun, di menit ke-69, Connor Wickham kembali mencetak gol untuk menyamakan skor menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Arsenal yang tampak kehilangan fokus.

Arsenal berusaha keras untuk merebut kembali keunggulan. Berbagai upaya dilakukan oleh para pemain The Gunners, namun pertahanan Sunderland yang dikawal oleh John O'Shea dan Wes Brown cukup sulit ditembus. Para pemain senior ini menunjukkan pengalaman mereka dalam menghadapi serangan Arsenal.

Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan skor seri, terjadi insiden kontroversial. Di menit injury time, Arsenal berhasil mencetak gol melalui Olivier Giroud yang menyundul bola dari umpan silang. Wasir langsung meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, namun para pemain Sunderland menuntut peninjauan video asisten (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, wasir membatalkan gol tersebut karena Giroud dianggap melakukan offside.

Reaksi Kontroversi

Keputusan wasir membatalkan gol Arsenal menuai protes keras dari pelatih Arsene Wenger. Ia menganggap bahwa ada kontak antara Giroud dan bek Sunderland sebelum bola sampai ke kakinya. "Jelas ada kontak, dan itu harus dianggap sebagai pelanggaran. Wasir seharusnya memberikan tendangan penalti," ucap Wenger konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, manajer Sunderland, Sam Allardyce, merasa puas dengan keputusan wasir. "Kami bermain dengan baik dan berjuang hingga akhir. Wasir membuat keputusan yang benar. Gol itu offside jelas," tuturnya.

Insiden ini kembali menyoroti kebiasaan Arsenal mencetak gol di injury time. Dalam beberapa musim terakhir, The Gunners sering kali memenangkan pertandingan dengan gol di menit-menit akhir. Pola ini menunjukkan mentalitas juara, namun juga sering kali menuai kontroversi.

Untuk Arsenal, kemenangan ini tetap menjadi nilai positif meskipun cara datangnya masih diperdebatkan. Mereka tetap mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara menunggu hasil pertandingan tim pesaing.

Sementara itu, Sunderland harus tetap fokus untuk menghindari degradasi. Kekalahan ini membuat mereka semakin sulit menghindari jurang Championship. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih satu poin dari sembilang poin yang tersedia.

Pertandingan antara Sunderland dan Arsenal ini menjadi bukti bahwa Liga Inggris masih penuh dengan ketidakpastian dan drama. Setiap gol, terlebih lagi yang dicetak di injury time, bisa menjadi penentu poin penuh atau nihil bagi sebuah tim.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter