AC Milan Tersingkir dari Liga Europa Setelah Dibungkam Benfica
AC Milan harus menyerah dalam perjalanan mereka di Liga Europa usai ditaklukkan Benfica dengan skor telak 4-0 pada leg kedua babak 16 besar. Kekalahan ini membuat Rossoneri tersingkir secara agregat dengan skor 2-4 setelah sebelumnya hanya menang tipis 2-1 di leg pertama. Performa yang mengecewakan di Estádio da Luz ini menandai akhir cepat untuk mimpi Milan meraih gelar Eropa musim ini.
Performa Mengecewakan di Portugal
Dari menit pertama, Milan terlihat kesulitan mengimbangi tempo permainan cepat yang ditunjukkan oleh Benfica. Skor 1-0 untuk tuan rumah tercipta hanya dalam 10 menit pertama melalui gol João Félix yang memanfaatkan kesalahan pertahanan Rossoneri. Milan yang didominasi penuh oleh skuad Portugal ini terlihat kebingungan dalam mengatur serangan dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Gol kedua Benfica datang pada menit ke-32 melalui tendangan keras Rafa Silva yang tidak mampu dijangkau penjaga gawang Mike Maignan. Gol ini semakin menekan posisi Milan yang sudah terdesak. Beberapa peluang Milan seperti tembakan Charles De Ketelaere dan Olivier Giroud masih bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper Anatoliy Trubin.
Benfica Menggila di Babak Kedua
Babak kedua berlangsung lebih buruk bagi Milan. Benfica terus mendominasi pertandingan dan berhasil mencetak gol ketiga melalui Romão yang menyempurnakan assist dari pemain penggantti Ángel Di María. Gol ini membuat skor menjadi 3-0 dan mengakhumi mimpi Milan untuk lolos ke babak selanjutnya.
Situasi semakin parah bagi Milan saat mereka kebobolan gol keempat pada menit ke-78 melalui tendangan penalti yang dijalankan oleh Joao Félix. Penalti ini diberikan setelah terjadi kontak antar João Cancelo dan pemain Milan di dalam kotak terlarang. Dengan keunggulan 4-0, Benfica dengan mudah mengendalikan sisa pertandingan hingga peluit akup berbunyi.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengakui kekalahan ini adalah hasil dari performa yang sangat buruk. "Kami tidak menunjukkan apa yang seharusnya kami tampilkan hari ini. Kami tidak siap menghadapi tekanan dari Benfica dan kehilangan bola terlalu banyak. Ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan bagi kami dan semua pendukung," ujar Pioli setelah pertandingan.
Sementara itu, kapten Milan, Davide Calabria, menyatakan kekecewaannya atas performa timnya. "Kami tidak bermain seperti yang diharapkan. Kami kehilangan konsentrasi dan membuat terlalu banyak kesalahan. Kami harus mempelajari dari kekalahan ini dan fokus untuk memperbaiki performa di liga domestik," ujarnya.
Dampak pada Musim Milan
Kegagalan di Liga Europa ini menambah tekanan bagi Milan yang tengah berjuang untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Saat ini, Milan berada di posisi keenam di klasemen Serie Italia dengan selisih 5 poin dari zona Liga Champions. Dengan tersingkir dari Eropa, Rossoneri kini harus fokus penuh untuk meraih hasil maksimal di liga domestik.
Sementara itu, Benfica akan melanjutkan perjalanan mereka di babak perempat final Liga Europa. Mereka akan menghadapi tim pemenang dari laga antara Club Brugge dan Union Saint-Gilloise. Kemenangan ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi skuad Portugal yang terbukti mampu mengalahkan salah satu tim besar Eropa.
Untuk Milan, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bahwa mereka masih perlu banyak memperbaiki berbagai aspek permainan jika ingin bersaing di kompetisi Eropa. Performa yang mengecewakan di Liga Europa musim ini menunjukkan bahwa Rossoneri masih jauh dari performa terbaik mereka yang pernah ditunjukkan beberapa musim lalu.
Komentar (0)