30, 2026
Olahraga

Sulit Keluar Rumah usai Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni sampai Memohon kepada Penggemar: Saya Cuma Mau ke Dokter Gigi

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Scaloni: Saya Ingi Harus Keluar Rumah Usai Piala Dunia 2026

Manajer Argentina Lionel Scaloni mengungkap kesulitan yang dialaminya setelah memimpin timnas Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022. Dalam sebuah wawancara terkini, sang pelatih mengakui bahwa ia hampir tidak bisa keluar rumah akibat sambutan yang berlebihan dari publik usai sukses besar tersebut.

Mantan bek timnas Argentina ini menceritakan bagaimana kehidupan pribadinya berubah drastis setelah memimpin La Albiceleste meraih gelar juara Piala Dunia untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya berhasil di 1978 dan 1986. Kemenangan tersebut bahkan membuatnya diangkat sebagai pahlawan nasional di Argentina.

Kesulitan Beradaptasi dengan Popularitas Baru

"Sulit sekali setelah Piala Dunia. Saya tidak bisa keluar rumah. Di mana saja saya pergi, orang-orang mengenal saya dan ingin berfoto, berbicara, atau sekadar menyapa. Saya paham mereka memiliki niat baik, tapi kadang-kadang saya butuh ruang pribadi," ujar Scaloni dalam wawancara eksklusif yang diterbitkan beberapa waktu lalu.

Keadaan ini membuat Scaloni harus menemukan cara untuk tetap menjaga privasinya sambil menghormati antusiasme publik. Ia bahkan sampai memohon kepada penggemar agar memberinya ruang ketika ia hanya perlu melakukan kegiatan sepele seperti pergi ke dokter gigi.

Permintaan yang Tak Biasa

"Saya pernah memohon kepada penggemar, 'Tolong, saya hanya mau ke dokter gigi. Saya tidak mau terganggu saat itu.' Mereka mengerti, tapi tetap saja sulit untuk benar-benar memiliki momen pribadi," tambahnya.

Scaloni yang menangani timnas Argentina sejak 2018 ini berhasil membawa negaranya meraih gelar juarai Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 36 tahun terakhir. Ia juga memimpin Argentina meraih gelar juara Copa America 2021 dan Finalissima 2022, membuatnya dianggap sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Argentina.

Menjaga Keseimbangan Hidup

Dengan agenda yang semakin padat, baik dengan timnas Argentina maupun kehidupan pribadi, Scaloni mengakui pentingnya menjaga keseimbangan. "Saya mencoba menjaga normalitas sebanyak mungkin. Keluarga saya sangat penting bagi saya, dan saya selalu berusaha untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama mereka meskipun jadwal saya padat," ujarnya.

Keberhasilannya di lapangan hijau membuatnya menjadi salah satu figur paling diidolakan di Argentina. Namun, Scaloni tetap rendah hati dan menganggap semua pencapaian itu sebagai hasil kerja keras timnya secara keseluruhan.

Pengalaman Berharga bagi Masa Depan

"Piala Dunia mengubah banyak hal dalam hidup saya, tapi saya selalu ingat bahwa saya masih Lionel Scaloni, pelatih yang mencintai sepak bola dan ingin terus belajar. Pengalaman ini membuat saya lebih kuat secara mental dan lebih memahami tekanan yang datang dengan profesini ini," papar mantan bek timnas Argentina yang pernah bermain untuk West Ham United dan Lazio ini.

Scaloni yang kini tengah mempersiapkan timnas Argentina untuk berbagai kompetisi internasional di masa depan, termasuk Piala Dunia 2026, mengaku bahwa popularitasnya tidak akan mengubah cara melihat dirinya sebagai pelatih yang selalu ingin berkembang.

"Saya terus belajar dari setiap pengalaman. Baik itu kemenangan maupun kekalahan, semuanya memberikan pelajaran berharga. Saya fokus pada perbaikan terus-menerus dan memberikan yang terbaik untuk sepak bola Argentina," tutupnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter