28, 2026
Nasional

Semangat Yamal, Semangat...

Lamine Yamal tampak frustrasi di dua laga terakhir Barcelona, termasuk saat mengalahkan Athletic Bilbao. Rodri menyemangati winger muda Blaugrana tersebut.]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Semangat Yamal, Semangat...

Semangat Yamal, Semangat...

Lamine Yamal belum genap dua dekade usianya, tetapi namanya sudah terukir di berbagai catatan sejarah sepak bola Eropa. Pemain sayap asal Spanyol kelahiran 13 Juli 2007 itu telah menjelma menjadi salah satu bintang muda paling bersinar, baik bersama Barcelona maupun tim nasional Spanyol. Di balik sederet rekor yang dipecahkannya, tersimpan kisah semangat yang berakar dari masa kecil sederhana di kawasan pinggiran Barcelona.

Dari Rocafonda ke La Masia

Yamal lahir di Esplugues de Llobregat, kota di sekitar Barcelona, dari ayah berkebangsaan Maroko dan ibu berasal dari Guinea Ekuatorial. Keluarganya kemudian menetap di Rocafonda, sebuah permukiman kelas pekerja di Mataró, sekitar 30 kilometer di utara Barcelona. Di lingkungan itulah Yamal kecil menghabiskan masa kecilnya sebelum bergabung dengan akademi La Masia milik Barcelona pada usia tujuh tahun pada 2014.

Bakatnya berkembang pesat di akademi. Kemampuan menggiring bola, visi bermain, dan kaki kiri yang terampil membuatnya menonjol di setiap kelompok usia. Pada 29 April 2023, Yamal menjalani debut bersama tim utama Barcelona saat berusia 15 tahun dalam laga La Liga melawan Real Betis. Ia tercatat sebagai pemain termuda yang tampil untuk Barcelona di La Liga pada abad ke-21.

Rekor demi Rekor di Usia Belia

Karier Yamal kemudian diiringi sederet rekor. Pada September 2023, ia tampil di Liga Champions melawan Antwerp dan menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi tersebut. Beberapa pekan kemudian, gol pertamanya untuk Barcelona tercipta saat menghadapi Granada pada Oktober 2023. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun, menjadikannya pencetak gol termuda Barcelona di La Liga pada era modern.

Pada Januari 2025, Yamal turut mengantarkan Barcelona merebut trofi Piala Super Spanyol setelah menang 5-2 atas Real Madrid. Beberapa bulan berselang, Barcelona kembali menjuarai Copa del Rey 2025. Di penghujung musim 2024-2025, Barcelona merayakan gelar juara La Liga dengan Yamal menjadi salah satu motor utama serangan klub. Meski usianya baru menginjak 17 tahun, ia mencatatkan kontribusi gol dan assist dalam jumlah besar sepanjang musim.

Pembuktian di Piala Eropa 2024

Momen terbesar Yamal terjadi di pentas Piala Eropa 2024 di Jerman. Pada usia 16 tahun, ia menjadi pemain termuda yang pernah tampil di turnamen tersebut. Ia juga mencetak gol pada babak semifinal melawan Prancis, sekaligus menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Eropa. Pada laga final melawan Inggris, umpan matangnya menjadi awal terciptanya gol kemenangan Spanyol yang memastikan gelar juara keempat bagi La Roja.

Penampilan gemilangnya sepanjang turnamen mengantarkan Yamal meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Eropa 2024. Pada penghujung tahun yang sama, ia memenangi Trofi Kopa sebagai pemain muda terbaik dunia serta penghargaan Golden Boy yang diberikan kepada pemain U-21 terbaik di Eropa.

Penerus Nomor 10 Barcelona

Sejak musim 2024-2025, Yamal resmi mengenakan nomor punggung 10 di Barcelona, nomor yang sebelumnya identik dengan Lionel Messi. Perbandingan dengan legenda Argentina itu memang sulit dihindari, tetapi Yamal selalu menegaskan ingin membangun kariernya sendiri. Ia dikenal sebagai pemain yang tenang, rendah hati, dan tidak mudah terbawa pemberitaan.

Semangat yang Tidak Melupakan Asal-usul

Salah satu hal yang membuat Yamal dicintai banyak orang adalah sikapnya yang tidak melupakan asal-usul. Setiap mencetak gol, ia kerap merayakan dengan membentuk angka 304 menggunakan jari, merujuk pada kode pos kawasan Rocafonda tempat ia dibesarkan. Gestur itu menjadi simbol kebanggaan atas lingkungan tempat ia tumbuh sekaligus pengingat bahwa kerja keras dapat mengubah takdir.

Yamal membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk tampil di panggung terbesar. Keberaniannya mengambil risiko, kegembiraannya saat bermain, serta disiplinnya dalam menekuni latihan menjadi teladan bagi banyak anak muda, tidak hanya di Spanyol, tetapi juga di seluruh dunia. Ia menunjukkan bahwa semangat pantang menyerah, disertai dukungan lingkungan dan kerja keras, mampu melahirkan prestasi luar biasa.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah berikutnya. Dengan bakat yang terus diasah dan pengalaman yang semakin bertambah, Yamal diyakini masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Yang pasti, semangat yang ia tunjukkan sejak kecil — dari lapangan-lapangan sederhana di Mataró hingga stadion-stadion megah di Eropa — akan terus menjadi bahan bakar perjalanan kariernya.

Sebagaimana pesan yang kerap terdengar dari tribun penonton, semangat bukan sekadar sorakan. Bagi Yamal, semangat adalah cara ia menjalani setiap pertandingan: dengan sepenuh hati, tanpa rasa takut, dan selalu mengingat dari mana ia berasal.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter