19, 2026
Olahraga

Roma Tak Berani Sesumbar di Hadapan Inter

AS Roma memang memulai musim dengan impresif dan sementara ini memimpin klasemen Liga Italia. Tapi I Lupi tetap mengakui Inter Milan adalah tolok ukurnya.]]>

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Roma Tak Berani Sesumbar di Hadapan Inter

Roma Tak Berani Sesumbar di Hadapan Inter

Derby Roma yang dinanti-nantikan akhirnya tiba. Pertandingan sengit antara AS Roma dan Inter Milan menjadi sorotan utama dalam lanjutan Serie A Italia. Laga yang berlangsung di Stadion Olimpico pada akhir pekan lalu menghadirkan drama yang tak terduga. Roma, yang sebelumnya menunjukkan performa impresif, harus menyerah dengan skor telak 3-1 dari keunggulan Inter Milan.

Performa Roma Menyusut di Babak Kedua

Di babak pertama, Roma tampil percaya diri dengan menguasai jalannya pertandingan. Gelandang Roma, Nicolò Zaniolo, menjadi pemain kunci dengan akselerasinya yang tajam di sayap kanan. Namun, momentum positif ini tidak berlangsung lama. Di babak kedua, performa Roma menurun drastis. Inter Milan yang diperkuat oleh duo pemain muda Nicolò Barella dan Alessandro Bastoni berhasil memanfaatkan kesalahan belakang Roma.

Inter membuka keunggulan melalui gol Federico Dimarco pada menit ke-53. Gol tersebut tercipta setelah serangan balik cepat yang gagal diantisipasi oleh bek kiri Roma, Rick Karsdorp. Kegagalan dalam menjaga posisi ini menjadi awal dari keruntuhan pertahanan Roma.

Kekalahan Telak Menyapu Prestasi Roma

Satu gol lagi ditambahkan oleh Inter melalui Lautaro Martinez pada menit ke-67. Gol tersebut semakin memperdalam kekalahan Roma. Martinez yang berada dalam posisi yang ideal berhasil menuntaskan umpan silang yang akurat dari Ivan Perisic. Performa Roma di babak kedua sangat mengecewakan, di mana mereka kehilangan fokus dan koordinasi tim.

Roma sempat membuat harapan baru melalui gol tamu dari Tammy Abraham pada menit ke-78. Namun, harapan ini pupus setelah Edin Džeko mencetak gol bunuh diri di menit akhir. Gol bunuh diri Džeko menjadi penutup yang menyakitkan untuk Roma dalam laga ini.

Analisis Kekalahan Roma

Keunggulan Inter Milan tidak terlepas dari performa impresif penjaga gawang Samir Handanović. Penjaga gawang berusia 37 tahun ini melakukan beberapa penyelamatan krusial yang mencegah Roma menyamakan skor sebelum babak kedua. Sementara itu, kiper Roma, Patricio, justru menjadi sorotan negatif karena beberapa kesalahan fatal yang mengakibatkan kebobolan.

Strategi pelatih Jose Mourinho juga menjadi sorotan. Keputusannya untuk melakukan pergantian pemain di babak kedua tidak memberikan dampak positif. Sebaliknya, pergantian tersebut membuat Roma kehilangan konsistensi di lini tengah. Inter yang lebih solid secara taktis berhasil memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik.

Dampak pada Pesaingan di Klasemen

Kekalahan ini membuat Roma tertinggal dari Inter di klasemen Serie A. Saat ini, Roma berada di posisi keenam dengan 42 poin, sementara Inter berada di posisi kedua dengan 57 poin. Selisih 15 poin membuat peluang Roma untuk merebut gelar semakin tipis.

Performa yang menurun dalam beberapa pekan terakhir menjadi isu serius bagi Roma. Mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Performa yang tidak stabil ini berdampak pada moral tim dan persaingan mereka di berbagai kompetisi.

Reaksi Setelah Pertandingan

Jose Mourinho tidak menepis kekalahan ini. Iya mengakui bahwa Inter bermain lebih baik dan layak untuk meraih kemenangan. "Kita tidak bermain seperti yang diharapkan. Inter memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik, sementara kita membuat terlalu banyak kesalahan," ucap Mourinho konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Inter, Simone Inzaghi, memuji performa timnya. "Kami bermain dengan disiplin dan fokus. Setiap pemain memberikan kontribusi maksimal untuk meraih kemenangan ini," ujar Inzaghi.

Tantangan Depan Roma

Dengan kekalahan ini, Roma harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen. Mereka akan menghadapi Napoli dalam lanjutan Serie A pekan depan. Pertandingan ini menjadi ujian nyata bagi Roma untuk menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing dengan tim-tim elite di Italia.

Sementara itu, Inter akan menjalani laga tandang melawan Fiorentina. Dengan performa yang stabil, Inter diunggulkan untuk meraih kemenangan dan memperbesar peluang mereka dalam merebut gelar Serie A musim ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter