Ini Skuad Perdana Prancis Bareng Zidane, Ada 5 Debutan
Prancis mengumumkan skuad untuk pertandingan persahabatan melawan Jerman yang akan digelar di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, pada Rabu (14/6/2023) dini hari WIB. Ini adalah skuad perdana Didier Deschamps setelah Zinedine Zidane ditunjuk sebagai asisten khususnya. Dalam skuad ini, ada lima pemain yang akan melakukan debutnya bersama tim nasional Les Bleus.
Pembentukan Skuad dengan Fokus Pemuda
Deschamps, yang telah memimpin Prancis sejak 2012 dan membawa mereka meraih gelar Piala Dunia 2018 serta runner-up di Piala Dunia 2022, kini mengandalkan kombinasi pengalaman dan pemain muda baru. Keputusan untuk menunjuk Zidane sebagai asisten khusus menambah dimensi taktik baru bagi skuat Prancis.
Skua ini menampilkan sejumlah nama yang sudah menjadi pilar seperti Kylian Mbappé, Antoine Griezmann, dan Olivier Giroud. Namun, yang menarik perhatian adalah adanya lima pemain baru yang akan memperkuat Prancis untuk pertama kalinya.
Lima Pemain Debutan dalam Skuad Prancis
Lima pemain yang akan membela Prancis untuk pertama kalinya adalah brangka Brice Samba, bek Axel Disasi, gelandang Warren Zaïre-Emery, serta dua penyerang Marcus Thuram dan Randal Kolo Muani. Keberadaan pemain-pemain ini menunjukkan bahwa Deschamps sedang mempersiapkan generasi baru untuk masa depan Prancis.
Brice Samba, yang saat ini membela Lens, menjadi pilihan mengejutkan di posisi kiper menggantihugo Lloris yang pensiun dari tim nasional. Samba telah menunjukkan performa apik di Liga Prancis dan dianggap siap untuk mengambil alih peran sebagai penjaga gawang utama Prancis.
Axel Disasi, yang baru saja pindah dari Monaco ke Chelsea, mendapat panggilan pertamanya setelah penampilan impresifnya musim lalu. Bek berusia 24 tahun ini diharapkan dapat memperkuat lini belakang Prancis yang kehilangan beberapa pemain kunci akhir-akhir ini.
Pemain Muda dengan Potensi Besar
Warren Zaïre-Emery, yang baru berusia 18 tahun, adalah salah satu nama paling menarik dalam skuad ini. Pemain PSG ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa di level klub dan kini dianggap siap untuk menghadapi tantangan di level internasional. Keberadaannya menunjukkan bahwa Prancis terus menghasilkan talenta muda berkualitas tinggi.
Dua penyerang lainnya, Marcus Thuram dan Randal Kolo Muani, juga mendapat panggilan pertama mereka. Thuram, yang saat ini membela Inter Milan, mengikuti jejak ayahnya, Lilian Thuram, yang juga merupakan legenda Prancis. Sementara itu, Kolo Muani telah menunjukkan performa apik di musim perdananya di PSG.
Kombinasi Pengalaman dan Muda
Dengan lima debutan ini, Deschamps mencoba mencari keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. Mbappé dan Griezmann tetap menjadi pilar serangan Prancis, sementara Paul Pogba dan N'Golo Kanté kembali dari cedera untuk memperkuat lini tengah.
Pelatih asal Prancis ini juga memanggil beberapa pemain yang telah lama absen seperti Benjamin Pavard dan Jules Kounde. Keputusan ini menunjukkan bahwa Deschamps masih mengandalkan pemain-pemain berpengalaman untuk memimpin skuad.
Tantangan Jerman di Dortmund
Pertandingan melawan Jerman menjadi ajang penting bagi Deschamps untuk menguji skuad barunya. Jerman, yang juga sedang dalam masa transisi setelah kepergian Joachim Low, dianggap sebagai lawan yang ideal untuk menguji kesiapan skuad Prancis.
Stadion Signal Iduna Park yang biasanya menjadi bentengnya Jerman akan menjadi lokasi yang sulit bagi Prancis. Namun, dengan skuad yang berisi kombinasi pemain berpengalaman dan debutan berbakat, Deschamps optimistis dapat meraih hasil positif.
Keputusan untuk menunjuk Zidane sebagai asisten khusus juga diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi tim. Pengalaman Zidane sebagai pemain legenda Prancis dan pelatih sukses di Real Madrid dianggap dapat memberikan kontribusi berharga bagi perkembangan skuad.
Dengan skuad yang diumumkan ini, Prancis menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim kuat di dunia dengan generasi pemain baru yang siap menggantai para legenda. Pertandingan melawan Jerman akan menjadi awal dari babak baru bagi Les Bleus menuju target juara berikutnya.
Komentar (0)