17, 2026
Ekonomi

Rincian Harga Emas Perhiasan 13 September 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rincian Harga Emas Perhiasan 13 September 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

Pasar emas Indonesia pada Senin, 13 September 2026, menunjukkan fluktuasi harga yang relatif stabil meskipun menghadapi tekanan dari nilai tukar dolar AS yang terus menguat. Dua pengecer emas terkemuka, Raja Emas dan Laku Emas, mempertahankan harga perhiasan emas dengan kisaran yang tidak terlalu jauh berbeda, mencerminkan kondisi pasar yang cenderung tenang di awal pekan ini.

Harga Emas di Raja Emas

Raja Emas, salah satu pengecer emas dengan cabang tersebar di seluruh Indonesia, menawarkan harga perhiasan emas 24 karat dengan kisaran Rp 1.150.000 hingga Rp 1.180.000 per gram untuk produk bertanda hallmark. Harga ini mencakup biaya perawatan dan desain yang bervariasi tergantung kerumitan motif yang dipilih oleh konsumen.

Untuk produk emas 22 karat, Raja Emas menetapkan harga sekitar Rp 1.050.000 hingga Rp 1.080.000 per gram. Kategori ini menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pembaca karena harga yang lebih terjangkau namun tetap mempertahankan kadar emas yang tinggi. Perhiasan dengan kadar 18 karat dijual dengan kisaran Rp 870.000 hingga Rp 900.000 per gram.

Raja Emas juga menawarkan program cicilan dengan bunga 0% untuk pembelian minimal 5 gram, yang dinilai mampu meningkatkan minat pembelian khususnya untuk produk berat seperti gelang atau kalung. Selain itu, mereka terus memperluas koleksi perhiasan bertema modern yang menarik generasi milenial dan generasi Z.

Harga Emas di Laku Emas

Laku Emas sebagai pesaing utama Raja Emas memilih strategi harga yang sedikit lebih kompetitif untuk menarik lebih banyak pelanggan. Mereka menetapkan harga emas 24 karat berkisar Rp 1.140.000 hingga Rp 1.170.000 per gram, sedikit lebih rendah dibandingkan Raja Emas. Perbedaan ini menjadi faktor penentu bagi banyak konsumen yang sensitif terhadap harga.

Untuk kategori 22 karat, Laku Emas menawarkan harga antara Rp 1.040.000 hingga Rp 1.070.000 per gram, sementara emas 18 karat dihargai sekitar Rp 860.000 hingga Rp 890.000 per gram. Selisih harga yang tipis ini menunjukkan persaingan yang cukup ketat antara kedua pengecer emas terbesar di Indonesia.

Laku Emas juga memperkenalkan program "Emas Digital" yang memungkinkan konsumen membeli emas secara online dengan harga yang sama dengan toko fisik. Program ini dilengkapi dengan fitur pengiriman gratis untuk pembelian minimal 10 gram dan asuransi selama proses pengiriman.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Fluktuasi harga emas perhiasan pada hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami penurunan sekitar 0,5% membuat harga emas dalam rupiah cenderung meningkat. Kedua, situasi geopolitik global yang masih belum stabil mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai instrumen safe haven.

Selain itu, peningkatan permintaan emas perhiasan menjelang musim perayaan akhir tahun juga menjadi pendorong utama harga. Menurut data Asosiasi Perhiasan Indonesia, permintaan emas perhiasan cenderung meningkat 15-20% pada kuartal keempat setiap tahunnya.

Tren Pembelian Emas saat Ini

Berdasarkan survei singkat yang dilakukan di beberapa toko emas, terjadi pergeseran tren pembelian dari emas batangan ke emas perhiasan. Konsumen lebih memilih membeli perhiasan karena dapat digunakan sehari-hari sekaligus sebagai investasi. Gelang dan kalung menjadi produk paling laris dengan peningkatan penjualan sekitar 25% dibandingkan bulan lalu.

Para ahli memprediksi harga emas akan terus mengalami tekanan naik menjelang akhir tahun 2026, terutama jika bank sentral Amerika Serikat memutuskan untuk menurunkan suku bunga. Hal ini akan membuat dolar AS melemah dan secara otomatis meningkatkan harga emas dalam dolar, yang kemudian akan tercermin dalam harga rupiah.

Bagi konsumen yang berencana membeli emas sebagai investasi atau kebutuhan perhiasan, disarankan untuk memperhatikan kadar emas, hallmark resmi, dan reputasi penjual. Memilih produk dengan sertifikasi dari Asosiasi Perhiasan Indonesia juga menjadi jaminan kualitas dan keaslian emas yang dibeli.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter