19, 2026
Teknologi

Pria Asal Yogya Tipu Banyak Wanita, Ngaku Punya Rp18 M di Bank

Pria asal Yogyakarta tersebut mengaku sebagai bangsawan kaya raya untuk menikahi banyak wanita.]]>

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pria Asal Yogya Tipu Banyak Wanita, Ngaku Punya Rp18 M di Bank

Pria Asal Yogyakarta Diringkus Polisi karena Modus Tipuan dengan Menjanjikan Kekayaan

Seorang pria berinisial AR (38) warga Yogyakarta akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian setelah terbukti melakukan aksi penipuan terhadap banyak korban perempuan. Modus yang digunakan pelaku cukup mencolok, yaitu dengan mengaku memiliki kekayaan mencapai Rp18 miliar yang disimpan di bank. Aksi kriminal ini berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya terbongkar.

Modus Operandi Pelaku Menggoda Korban dengan Janji Kekayaan

AR menawarkan diri sebagai seorang pengusaha sukses yang memiliki aset besar. Ia sering memamerkan gaya hidup mewah dan mengklaim memiliki simpanan uang hingga Rp18 miliar di beberapa bank ternama. Modus ini berhasil memancing minat banyak korban perempuan yang tergoda janji kehidupan lebih baik bersama pelaku.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Karo Reskrim) Polresta Yogyakarta AKBP Eko Purnomo, pelaku biasa memulai hubungan dengan korban melalui media sosial. Ia menggunakan berbagai akun palsu dengan foto-foto yang menunjukkan gaya hidup mewah. Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, pelaku mulai mengajak bertemu secara langsung.

Proses Penipuan yang Terencana

Saat pertemuan pertama, AR seringkali meminjam kendaraan mewah dari temannya untuk memperkuat citra diri sebagai orang kaya. Ia juga memperlihatkan dokumen-dokumen palsu yang menunjukkan kepemilikan aset berupa properti dan kendaraan mewah. Beberapa korban pun terjebak dalam tipuan ini dan akhirnya memberikan uang kepada pelaku dengan berbagai alasan.

"Pelaku meminta uang dari korban dengan berbagai alasan, seperti biaya administrasi bank, biaya investasi, atau bahkan biaya operasional usaha yang katanya sedang dijalankan," jelas Eko Purnomo dalam konferensi pers yang digelar Rabu (15/3).

Korban Banyak dan Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Dari hasil penyelidikan, polisi telah mengidentifikasi setidaknya 10 korban yang menjadi sasaran penipuan AR. Total kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Korban-korban ini berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Yogyakarta, tetapi juga dari kota-kota besar lainnya di Jawa.

Salah satu korban, Siti (28), warga Sleman mengaku kehilangan uang hingga Rp50 juta. Ia mengaku terpikat janji pelaku yang mengaku akan menikahinya dan memberikan kehidupan layaknya putri seorang pengusaha kaya raya.

"Saya awalnya ragam, tapi setelah melihat fotonya yang berpose dengan mobil mewah dan rumah megah, saya akhirnya percaya. Ia bilang butuh uang untuk biaya transfer dana dari rekeningnya di luar negeri," ujar Siti saat ditemui polisi.

Penangkapan dan Barang Bukti yang Disita

Penangkapan AR dilakukan pada Selasa (14/3) di sebuah kos di Yogyakarta setelah polisi mendapat laporan dari salah satu korban. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita beberapa barang buki penting, termasuk telepon seluler, laptop, dan dokek-dokek palsu yang digunakan pelaku untuk memperkuat tipuannya.

"Kami juga menyimpan sejumlah dokek yang menyerupai dokumen bank dan surat-surat kepemilikan aset palsu. Selain itu, kami juga menemukan buku tabungan kosong yang digunakan pelaku untuk memperdaya korban," tambah Eko Purnomo.

Tersangka Diancam Pasal tentang Penipuan

AR kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan Ancaman atau Peralatan yang Mengancam Kehormatan. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dipidana dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun atau denda maksimal Rp75 juta.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus ini dan memeriksa beberapa saksi untuk mengetahui apakah ada korban lain yang belum melapor. Kepolisian juga meminta masyarakat waspada terhadap modus serupa yang mungkin akan digunakan oleh pelaku lain.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan janji-janji yang terlalu indah, terutama jika berkaitan dengan urusan keuangan. Selalu lakukan verifikasi sebelum memberikan uang kepada seseorang, meskipun ia mengaku sebagai orang kaya," pungkas Eko Purnomo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter