17, 2026
Teknologi

Pramono Targetkan Akses Pedestrian LRT ke KRL Manggarai Rampung September Ini

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pramono Targetkan Akses Pedestrian LRT ke KRL Manggarai Rampung September Ini

Progres pembangunan akses pejalan kaki (pedestrian) dari LRT Jakarta ke Stasiun KRL Manggarai dipercepat untuk memastikan integrasi transportasi massal tersebut dapat beroperasi tepat waktu. Menteri Perhubungan Pramono Anung menargetkan proyek ini rampung pada September 2023 mendatang.

Kepala Bina Marga dan Sumber Daya Air (BSDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Eko Yulianto, mengatakan bahwa pengerjaan akses pedestrian tersebut telah mencapai 70 persen. "Kita targetkan rampung pada September 2023 ini. Saat ini pekerjaan sudah mencapai 70 persen," ujar Eko dalam keterangannya, Kamis (20/7/2023).

Proyek pembangunan akses pedestrian dari LRT ke Stasiun KRL Manggarai merupakan bagian penting dalam integrasi sistem transportasi massal di Jakarta. Dengan adanya akses ini, penumpang LRT akan lebih mudah untuk beralih ke KRL Commuter Line menuju berbagai arah, terutama ke arah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Integrasi Transportasi Massal Jakarta

Menteri Pramono Anung menegaskan pentingnya integrasi transportasi massal dalam mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota. "Integrasi antarmoda transportasi ini sangat penting untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas. Dengan LRT yang terhubung dengan KRL Manggarai, diharapkan makin banyak masyarakat yang beralih ke transportasi massal," ujarnya.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi massal yang terintegrasi di Jakarta dan sekitarnya. Selain LRT, pemerintah juga tengah membangun MRT Jakarta yang telah beroperasi sebagian rutenya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, menyatakan bahwa keberhasilan integrasi LRT dengan KRL Manggarai akan menjadi contoh bagi integrasi transportasi massal lainnya di masa depan. "Kami berharap dengan terwujudnya akses ini, tingkat pemanfaatan transportasi massal akan meningkat dan membantu mengurangi beban lalu lintas di Jakarta," tambahnya.

Detail Proyek Akses Pedestrian

Proyek pembangunan akses pedestrian dari LRT ke Stasiun KRL Manggarai meliputi pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan kedua stasiun tersebut. Selain itu, juga dibangun eskalator dan lift untuk memudahkan akses bagi penumpang, termasuk penyandang disabilitas dan lansia.

Eko Yulianto menjelaskan bahwa pembangunan akses pedestrian ini mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keselamatan penumpang. "Desain akses ini dibuat sedemikian rupa agar memudahkan penumpang dalam berpindah moda. Selain itu, kita juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan selama perjalanan," katanya.

Proyek ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti area tunggu yang nyaman, penerangan yang memadai, serta sistem keamanan yang canggih. Selain itu, juga disiapkan jalur khusus bagi penyandang disabilitas untuk memastikan aksesibilitas bagi semua kalangan masyarakat.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Dengan selesainya proyek ini di September mendatang, diharapkan masyarakat Jakarta dan sekitarnya akan semakin mudah dalam melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal. Integrasi LRT dengan KRL Manggarai akan mempercepat perjalanan penumpang tanpa harus melakukan transfer yang rumit.

"Dengan terhubungnya LRT ke KRL Manggarai, penumpang yang datang dari arah timur Jakarta melalui LRT dapat dengan mudah beralih ke KRL menuju arah barat atau selatan Jakarta. Ini akan sangat menghemat waktu dan energi bagi penumpang," ujar Kepala Divisi Humair PT KAI Commuter Line, Eva Chairunisa.

Selain itu, diharapkan adanya integrasi ini juga akan meningkatkan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi massal, yang pada gilirannya akan mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan-jalan Jakarta. "Ini sesuai dengan target pemerintah dalam mengurangi emisi gas buang dan mencapai target netral karbon pada tahun 2060," tambah Eva.

Pemerintah terus berupaya untuk memperluas jaringan transportasi massal di Jakarta dan sekitarnya sebagai solusi masalah kemacetan dan polusi udara. Dengan berbagai proyek yang sedang dan akan segera direalisasikan, diharapkan Jakarta akan memiliki sistem transportasi massal yang terintegrasi dan dapat diandalkan bagi masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter