Prabowo dan Zulhas Luncurkan PANsar Murah Nasional, Putri Zulhas: Beras dan Minyak Goreng Lebih Murah 60 Persen
Kementerian Perdagangan bersama Partai Amanat Nasional (PAN) meluncurkan program PANsar Murah Nasional yang bertujuan menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran. Menteri Perdagangan Zulhas Haeril Yacob menyatakan program ini akan memberikan harga jual lebih terjangkau untuk berbagai komoditas pokok, terutama beras dan minyak goreng.
Acara peluncuran dihadiri oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum DPP Partai PAN. Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai bagian dari keamanan nasional.
"Kita harus memastikan rakyat Indonesia mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keamanan nasional," ujar Prabowo.
Mekanisme Kerja PANsar Murah
Program PANsar Murah bekerja dengan memanfaatkan jaringan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi mitra distribusi. Kementerian Perdagangan menyediakan subsidi langsung untuk memastikan harga di pasar tetap stabil.
"Kami akan menyalurkan beras dan minyak goreng melalui titik distribusi yang telah ditetapkan. Kami bekerja sama dengan koperasi dan UMKM untuk memastikan distribusi berjalan efisien dan mencapai seluruh pelosok negeri," jelas Zulhas Haeril Yacob.
Menurut Zulhas, harga beras di PASAR Murah akan 60 persen lebih murah dibandingkan harga pasaran biasa. Sementara itu, harga minyak goreng juga akan ditekan hingga 50 persen lebih murah.
Tanggapan Positif dari Masyarakat
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Di beberapa lokasi uji coba, antrean warga untuk mendapatkan produk di PASAR Murah cukup panjang. Budi, warga Jakarta Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
"Sebelumnya harga beras di sekitar sini mencapai Rp15.000 per kilogram, tapi di sini hanya Rp6.000 per kilogram. Ini sangat membantu kami yang berpenghasilan pas-pasan," ujar Budi.
Sementara itu, Siti, pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang, mengharapkan program ini berkelanjutan. "Harga kebutuhan pokok naik drastis membuat kami kesulitan mencari keuntungan. Kalau harga bisa stabil, kami juga bisa menjual dengan harga yang lebih terjangkau," kata Siti.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Program PANsar Murah merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan swasta melalui Partai PAN. Zulhas menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk mencapai distribusi yang lebih luas dan efektif.
"Kita tidak bisa mengandalkan hanya satu pihak. Dengan kolaborasi, kita bisa memanfaatkan kekuatan masing-masing. Pemerintah menyediakan regulasi dan subsidi, sedangkan PAN menyediakan jaringan dan infrastruktur," jelas Zulhas.
Target dan Perluasan Program
Akhir Juli ini, PANsar Murah akan hadir di 10 provinsi se-Indonesia. Targetnya adalah mencapai 100 titik distribusi pada akhir tahun 2023. Zulhas mengatakan program ini akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di daerah.
"Kami akan terus menyesuaikan program ini dengan kondisi di lapangan. Jika ada komoditas lain yang perlu disubsidi, kami akan masukkan ke dalam program ini," tambahnya.
Reaksi dari Ahli Ekonomi
Ahli ekonomi dari Universitas Indonesia, Bambang Brodjonegoro, memberikan apresiasi atas program ini. Namun, ia menyarankan agar program ini disertai dengan langkah-langkah jangka panjang.
"Program ini bagus untuk menstabilkan harga secara cepat, tapi kita juga perlu memikirkan solusi jangka panjang seperti peningkatan produksi dan efisiensi distribusi," ujar Bambang.
Di sisi lain, ekonom Faisal Basri mengingatkan agar program ini tidak menimbulkan distorsi pasar. "Subsidi harus tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketergantungan. Penting juga untuk memastikan tidak ada praktik curang yang merugikan konsumen," kata Faisal.
PANsar Murah diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komentar (0)