19, 2026
Nasional

Curi Satu Poin Milik di Markas Arema FC, Persik Pulang ke Kediri dengan Kepala Tegak

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Curi Satu Poin Milik di Markas Arema FC, Persik Pulang ke Kediri dengan Kepala Tegak

Tim sepakbola Persik Kediri berhasil membawa pulang satu poin dari lawatan ke markas Arema FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2023/2024. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (25/11/2023) berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini cukup memuaskan bagi Persik yang bermain sebagai tim tamu, mengingat Arema FC dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan di kandang.

Arema FC memulai pertandingan dengan dominasi penuh. Dibantu dukungan ribuan suporter yang setia, tim Singo Edan langsung mencecar pertahanan Persik semenit pertandingan berjalan. Tekanan Arema membuahkan hasil pada menit ke-28 melalui gol yang dicetak oleh Ilija Spasojevic. Penyerber asal Serbia itu berhasil menyelesaikan umpan silang dari gelandang sayap Achmad Haidar.

Setelah kebobolan, Persik Kediri terlihat sedikit kewalahan. Namun, di bawah arahan pelatih Angel Alfredo Vera, tim Jenggala lambat laun bangkit dan mulai menguasai jalannya pertandingan. Persik meningkatkan intensitas serangan melalui sayap kiri yang diisi oleh Ramadhan Sananta dan bagian tengah yang dikuasai oleh Evan Dimas dan Mochammad Ferry Rotua.

Pertandingan semakin sengit di babak kedua. Arema FC mencoba mempertahankan keunggulan mereka, sementara Persik terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-65, tekanan Persik akhirnya membuahkan hasil. Sundulan penyer Persik, Ramadhan Sananta, berhasil disamarkan oleh kiper Arema FC, Muhammad Ridho, namun bola liar itu berhasil disundul kembali oleh Evan Dimas untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Kedua Tim Tampil Offensive

Kedua tim terus menunjakan permainan menyerang hingga laga usai. Arema FC mencoba kembali unggul melalui serangan balik yang dipimpin oleh Spasojevic dan Haidar. Sementara itu, Persik Kediri lebih banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap dengan kecepatan Ramadhan Sananta dan Ferry Rotua.

Pelatih Arema FC, Mario Gomez, mengakui bahwa timnya kecolongan dalam mengantisipasi serangan Persik. "Kita sudah bermain bagus dan menciptakan banyak peluang, tapi sayangnya kita tidak bisa mengakhiri dengan gol. Persik juga bermain dengan baik dan mereka berhasil memanfaatkan kesempatan yang mereka dapatkan," ujara Gomez seusai pertandingan.

Di pihak lain, pelatih Persik Kediri, Angel Alfredo Vera, menilai hasil imbang ini adalah poin berharga bagi timnya. "Kita bermain melawan tim yang kuat di kandang mereka. Hasim imbang ini adalah hasil dari kerja keras selama 90 menit. Para pemain menunjukkan karakter dan mental yang tangguh," kata Vera.

Performa Pemain Andalan

Ilija Spasojevic tampil sebagai pemain terbaik Arema FC dengan dua assist dan satu gol. Penyerber asal Serbia ini menjadi ancaman utama bagi pertahanan Persik sepanjang pertandingan. Di sisi lain, Evan Dimas tampil sebagai pahlawan bagi Persik dengan gol penyama kedudukan dan permainan yang solid di lini tengah.

Kiper Persik, Muhammad Ridho, juga tampil apik dengan beberapa penyelamatan brilian di babak pertama. Ridho berhasil menepis beberapa tembakan berbahaya dari pemain Arema, termasuk tendangan voli dari Achmad Haidar di menit ke-15.

Dengan hasil ini, Arema FC tetap berada di posisi klasemen sementara dengan koleksi 45 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, Persik Kediri naik ke posisi ke-12 dengan 31 poin. Persik masih memiliki peluang untuk naik ke posisi yang lebih baik jika dapat meraih hasil maksimal di lima pertandingan tersisa.

Pertandingan berikutnya, Arema FC akan menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, sementara Persik Kediri akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Brawijaya, Kediri. Kedua tim akan berusaha keras untuk meraih poin penuh agar bisa memperbaiki posisi di klasemen Liga 1.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter