Pekan Olahraga Desa (PORDUS) cabang bola voli di Desa Nungkulan, Kabupaten Wonogiri, resmi digelar untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Turnamen antardusun ini berlangsung di lapangan voli Desa Nungkulan dan diikuti oleh tim-tim bola voli dari seluruh dusun di wilayah desa setempat.
Ketua panitia PORDUS Desa Nungkulan mengatakan, ajang ini tidak hanya bertujuan memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan olahraga bagi pemuda desa. "Kami ingin menghidupkan kembali gairah bola voli di tingkat akar rumput sekaligus menjauhkan anak muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat," ujarnya saat pembukaan turnamen, pekan kedua Agustus 2026.
Dari sisi teknis, pertandingan menggunakan sistem babak penyisihan grup yang dilanjutkan ke fase gugur. Setiap dusun mengirimkan satu tim dengan susunan pemain mayoritas berusia 17 hingga 30 tahun. Laga memakai aturan resmi dengan format dua set kemenangan (best of three), sementara wasit yang bertugas berasal dari kalangan organisasi bola voli setempat agar jalannya pertandingan lebih terarah dan fair. Setiap pertandingan digelar dalam tiga babak dengan istirahat singkat antarset, dan panitia menyediakan tim perawatan bagi pemain yang mengalami cedera ringan.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pertandingan. Suporter dari masing-masing dusun memadati sisi lapangan sambil membawa atribut khas desanya. Sorak-sorai dan teriakan dukungan mewarnai setiap reli, menjadikan suasana turnamen kian semarak dan kompetitif. Kepadatan penonton membuat panitia mengatur pembatasan jumlah penonton di dalam area lapangan demi kelancaran dan keamanan laga.
Final dan Harapan Lahirnya Atlet Berbakat
Dari perspektif olahraga, PORDUS bola voli ini menjadi langkah awal pembinaan atlet di tingkat desa. Perangkat desa berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit pemain yang kelak membela nama Desa Nungkulan di ajang kecamatan maupun kabupaten. Pemain muda yang tampil menonjol selama turnamen rencananya akan dibina melalui latihan rutin yang difasilitasi pemerintah desa.
Pertandingan final yang menjadi puncak acara rencananya digelar bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tim terbaik dari masing-masing grup akan saling berhadapan memperebutkan piala bergilir, uang pembinaan, dan piagam penghargaan. Kepala desa beserta tokoh masyarakat dijadwalkan menyaksikan langsung laga pamungkas tersebut.
Melalui ajang ini, pemerintah desa berharap semangat olahraga dan kebersamaan antarwarga terus tumbuh. Perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah ini diharapkan menjadi pendorong regenerasi atlet bola voli dari level desa hingga berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.
Komentar (0)