Polisi Perluas Pencarian Jurnalis Hilang Kontak, Helikopter Disiapkan
Tim pencarian dan penyelamatan gabungan dari kepolisian daerah setempat memperluas area pencarian untuk seorang jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak tiga hari lalu. Kepala Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Ahmad Yani, mengumumkan bahwa operasi pencarian yang awalnya terfokus di area perkotaan kini diperluas hingga ke wilayah perbatasan dan daerah terpencil.
Jurnalis bernama Reza Pratama (35), yang bekerja untuk media nasional terkemuka, terakhir kali terlihat saat meliput kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama antara pemerintah daerah dengan investor asing pada Senin (15/5) lalu. Menurut rekaman CCTV terakhir, Reza terlihat meninggalkan lokasi acara sekitar pukul 16:30 WIB dengan menggunakan sepeda motor pribadinya.
Status Terakhir dan Upaya Pencarian
Kepala Bagian Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Adjunct Rina Sari, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan hilangnya Reza pada Rabu (17/5) dari keluarganya. "Keluarga melapor karena Reza tidak pulang sejak Sensi sore dan teleponnya tidak bisa dihubungi," ujar Rina dalam konferensi pers yang diadakan di Polda Metro Jaya, Kamis (18/5).
Tim gabungan yang terdiri dari personel Brimob, Ditreskrimum, serta tim pencarian SAR telah mengecek area-area yang mungkin dikunjungi Reza, termasuk rumahnya di kawasan Bekasi, kantor redaksi, serta tempat-tempat favoritnya. "Kami juga telah meminta bantuan dari masyarakat di sekitar lokat terakhir terlihatnya untuk memberikan informasi apapun yang bisa membantu," tambah Rina.
Penggunaan Teknologi dan Helikopter
Dalam perkembangan terkini, Polda Metro Jaya telah mengaktifkan unit helikopter untuk membantu proses pencarian dari udara. "Helikopter akan terbang khusus untuk memindai area-area yang sulit dijangkau oleh tim darat, terutuali di kawasan perbukitan dan hutan lindung," jelas Kepala Unit Pelayanan Publik Polda Metro Jaya, Komisaris Purwanto.
Selain itu, tim teknis cybercrime juga turut andil dalam membantu proses pencarian. "Kami sedang menganalisis data digital Reza, termasuk riwayat telepon, pesan singkat, dan aktivitas media sosialnya untuk mencari petunjuk lokasi terakhirnya," ujar Purwanto.
Keluarga dan Rekan Kerja Prihatin
Keluarga Reza mengungkapkan kecemasan mereka atas kondisi putra sulung mereka tersebut. "Reya selalu menghubungi kami setiap hari, tapi sejak Sensi kami tidak mendapat kabar apapun. Kami berharap dia baik-baik saja," ucap Ayah Reza, Budi Santoso (62), dengan mata berkaca-kaca.
Di kantor redaksi, rekan-rekan kerja Reza juga menunjukkan keprihatinan mereka. "Reza adalah seorang jurnalis yang profesional dan selalu teliti dalam meliput berita. Belum pernah terjadi dia hilang kontak begitu saja," kata Kepala Redaksi media tempat Reza bekerja, Maya Wijaya.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Pihak kepolisian mengakui bahwa proses pencarian ini menjadi tantangan tersendiri karena luasnya area yang harus diperiksa. Untuk itu, mereka telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. "Kami sudah berkoordinasi dengan TNI, Basarnas, serta pemerintah daerah setempat untuk mempercepat proses pencarian," jelas Komisaris Besar Ahmad Yani.
Selain itu, tim juga telah meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi apapun yang bisa membantu. "Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Reza untuk segera menghubungi tim pencarian di nomor 110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat," tambahnya.
Kemungkinan Terjadi dan Langkah Selanjutnya
Sementara itu, beberapa analis keamanan mengungkapkan beberapa skenario yang mungkin terjadi dengan hilangnya Reza. "Kemungkinan besar ini adalah kasus hilang kontak biasa, tapi tidak menutup kemungkinan ada unsur kriminal atau politik di balik kejadian ini, mengingat pekerjaannya yang sering meliput isu sensitif," kata analis keamanan, Dr. Surya Pratama dari Universitas Indonesia.
Polisi menegaskan bahwa semua kemungkinan sedang diteliti secara intensif. "Kami tidak menutup kemungkinan apapun. Semua skenario sedang dianalisis dan kami berusaha untuk menemukan Reza dalam kondisi selamat," tegas Komisaris Besar Ahmad Yani.
Tim pencarian akan terus beroperasi 24 jam nonstop hingga Reza ditemukan. "Kami berharap dengan adanya koordinasi yang baik antar pihak, Reza bisa segera ditemukan dan kembali ke keluarganya," pungkasnya.
Komentar (0)