19, 2026
Nasional

Permintaan Membeludak, Pertamina Tambah Pasokan BBM SPBU Sulsel

Pertamina menambah pasokan BBM di wilayah Sulawesi Selatan]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Permintaan Membeludak, Pertamina Tambah Pasokan BBM SPBU Sulsel

Permintaan Membeludak, Pertamina Tambah Pasokan BBM SPBU Sulsel

Pertamina menghadapi lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan menambah pasokan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakum (SPBU). Lonjakan permintaan ini terjadi menjelang dan selama masa libur panjang serta peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Kepala Unit Pengisian Bahan Bakar Umum (UPBU) Pertamina Wilayah Sulsel, Andi Muhammad Faisal, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pasokan BBM selama periode peningkatan permintaan.

"Kami telah meningkatkan pasokan BBM jenis Premium dan Solar hingga 20 persen dari biasanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sulsel," ujar Andi pada wartawan, Selasa (15/8/2023). Penyesuaian pasokan ini dilakukan berdasarkan data historis dan prediksi permintaan yang meningkat selama libur panjang serta aktivitas ekonomi yang kian pulih.

Peningkatan Permintaan Berbagai Jenis BBM

Pertamina mencatat peningkatan permintaan berbagai jenis BBM di Sulsel. Selain Premium dan Solar, jenis Pertalite dan Pertamax juga mengalami lonjakan permintaan. Khususnya untuk Pertamax, peningkatan permintaan mencapai 15 persen dibandingkan hari biasa. Hal ini diduga karena banyaknya kendaraan berperforma tinggi yang digunakan untuk perjalanan wisata selama libur panjang.

"Peningkatan permintaan tidak hanya terjadi di kota-kota besar seperti Makassar, Parepare, dan Palopo, tetapi juga di kabupaten-kabupaten yang menjadi tujuan wisata," jelas Andi. SPBU yang berlokasi di sepanjang jalur wisata dan akses ke objek wisata menjadi fokus utama penambahan pasokan.

Sistem Pengawasan Ketat

Untuk memastikan BBM tersedia dengan merata dan tidak terjadi kelangkaan, Pertamina mengimplementasikan sistem pengawasan ketat. Tim monitoring akan diterjunkan ke sejumlah SPBU untuk memantau ketersediaan stok dan pelayanan kepada konsumen.

"Kami juga melibatkan asosiasi pengelola SPBU untuk bersama-sama memastikan tidak ada praktik curang seperti penimbunan atau penjualan di luar SPBU," tambah Andi. Tim khusus akan melakukan inspeksi mendadak ke SPBU-SPBU yang dilaporkan mengalami kelangkaan atau anehnya antrean kendaraan.

Peningkatan Kapasitas Penyimpanan

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Pertamina juga sedang melakukan peningkatan kapasitas penyimpanan BBM di beberapa terminal penyimpanan minyak (TPM) di Sulsel. Proses peningkatan kapasitas ini direncanakan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024.

"Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar, kami dapat lebih responsif dalam menghadapi lonjakan permintaan di masa depan," ujar Andi. Peningkatan kapasitas ini dilakukan tanpa mengganggu operasional pasokan BBM yang ada.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Pertamina juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan permintaan BBM. Pihak Pemprov Sulsel dan pemkatan setempat telah diminta untuk membantu sosialisasi efisiensi penggunaan BBM serta memastikan tidak ada praktik spekulasi harga.

"Kita berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan terhadap harga BBM di SPBU. Kami tidak akan tolerir adanya penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Muhammad Iqbal.

Tanggapan Masyarakat

Masyarakat memberikan respons positif atas langkah Pertamina dalam menambah pasokan BBM. Budi Santoso, warga Makassar, mengaku lega karena tidak mengalami kesulitan saat mengisi BBM selama libur panjang.

"Saya khawatir akan kekurangan BBM saat mau berlibur, ternyata Pertamina sudah siap dengan pasokan yang memadai," ujar Budi. Ia menambahkan bahwa kelancaran pasokan BBM sangat penting untuk memudahkan aktivitas masyarakat, terutama saat musim libur.

Sementara itu, Rina Anggraini, pemilik usaha angkutan wisata di Maros, berharap pasokan BBM dapat terus terjaga dengan baik. Menurutnya, ketersediaan BBM yang stabil sangat mempengaruhi kelancaran usahanya.

"Dengan BBM yang tersedia, saya bisa menjadwalkan perjalanan wisata dengan lebih baik tanpa khawatir kekurangan bahan bakar di tengah perjalanan," kata Rina.

Visi Jangka Panjang

Kepala Region Operation Area (ROA) VIII Makassar Pertamina, Heru Purnomo, menyatakan bahwa peningkatan pasokan BBM di Sulsel sejalan dengan visi Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi nasional yang merata dan andal.

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan layanan dan pasokan BBM sesuai kebutuhan masyarakat. Tidak hanya untuk memenuhi permintaan saat ini, tetapi juga untuk persiapan di masa depan," ujar Heru. Ia menambahkan bahwa Pertamina juga terus mengembangkan energi terbarukan sebagai komplementer BBM.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah diambil, Pertamina berharap dapat memastikan ketersediaan BBM di Sulsel tetap stabil meskipun menghadapi lonjakan permintaan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan energi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter