17, 2026
Nasional

Maudy Ayunda Dirujak Netizen Gegara Video Mindfulness, Kenapa?

Maudy Ayunda dirujak netizen setelah video mindfulness miliknya viral dan dianggap tone deaf. Ia buka suara dan meminta maaf.]]>

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Maudy Ayunda Dirujak Netizen Gegara Video Mindfulness, Kenapa?

Maudy Ayunda Dirujak Netizen Gegara Video Mindfulness, Kenapa?

Artis dan penyanyi Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan publik usai membagikan video praktik mindfulness atau kesadaran penuh di media sosial. Video yang menampilkan Maudy sedang duduk tenang di tengah alam terbuka dengan latar belakang pemandangan pegunungan tersebut rupanya memicu berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang memberikan dukungan dan pujian atas langkah Maudy yang mempromosikan praktik kesehatan mental. Namun, tidak sedikit pula netizen yang mengkritik bahkan meremehkan kegiatan tersebut.

Kontroversi Video Mindfulness Maudy Ayunda

Video yang diunggah oleh Maudy Ayunda beberapa waktu lalu menunjukkan dirinya sedang melakukan sesi mindfulness di lokasi yang sepi dan damai. Dalam video tersebut, Maudy terlihat menutup mata dan bernapas dalam-dalam sambil duduk di atas tikar hijau. Ia kemudian berbagi pengalamannya tentang bagaimana mindfulness membantunya menemukan ketenangan dalam kehidupan yang penuh kesibukan.

Maudy menulis dalam keterangannya, "Mindfulness telah menjadi bagian penting dari perjalanan saya menjaga kesehatan mental. Di tengah segala kekacauan, menemukan titik fokus dan ketenangan dalam diri adalah sesuatu yang sangat berharga."

Video ini segera viral dan menarik perhatian ribuan netizen. Banyak yang mengapresiasi langkah Maudy karena membawa isu kesehatan mental ke permukaan. Mereka menganggap praktik mindfulness adalah sesuatu yang positif dan perlu dipromosikan, terutama di tengah masyarakat yang sering kali mengabaikan aspek kesehatan mental.

Reaksi Positif dari Netizen

Banyak netizen mendukung Maudy atas keberaniannya membahas topik kesehatan mental. Mereka menganggap langkah Maudy dapat menginspirasi orang lain untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mental mereka.

"Finally, selebritis yang membahas kesehatan mental dengan bijak," tulis seorang pengguna Twitter. "Mindfulness memang membantu banyak orang, termasuk saya," komentar lainnya. Beberapa netizen juga membagikan pengalaman positif mereka setelah mencoba praktik serupa.

Para psikolog dan ahli kesehatan mental juga turut memberikan dukungan. Mereka menegaskan bahwa mindfulness adalah teknik yang valid dan efektif untuk mengelola stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Kritikan dan Reaksi Negatif

Di sisi lain, tidak sedikit netizen yang memberikan kritikan tajam terhadap video Maudy. Beberapa di antaranya menganggap praktik mindfulness sebagai sesuatu yang 'western' atau tidak sesuai dengan budaya lokal.

"Ini coba-coba terus sama budaya barat, padahal kita pun tradisi meditasi sendiri," tulis seorang pengguna Instagram. "Biar asli dong, jangan ikut-ikutan orang lain," komentar lainnya.

Tidak hanya itu, ada pula netizen yang meremehkan manfaat mindfulness dan menganggapnya hanya sebagai tren yang akan segera berlalu. Mereka berpendapat bahwa praktik seperti ini tidak efektif dalam mengatasi masalah kesehatan mental yang serius.

Beberapa kritik lebih jauh menyerang Maudy secara pribadi, menuduhnya melakukan praktik ini hanya untuk mencari perhatian atau memperbaiki citra publik. "Ini kan cuma buat promo diri saja," tulis seorang netizen dengan nada sinis.

Respon dari Maudy Ayunda

Dihadapkan dengan berbagai reaksi tersebut, Maudy Ayunda akhirnya memberikan tanggapan melalui kanal media sosialnya. Ia menjelaskan bahwa tujuan utungya membagikan video tersebut adalah untuk mengajak orang lain peduli pada kesehatan mental mereka.

"Mindfulness bukanlah sesuatu yang baru atau eksklusif. Ini adalah praktik yang telah ada sejak lama dan membantu banyak orang di seluruh dunia," tulis Maudy. "Saya hanya ingin berbagi sesuatu yang telah membantu saya, dan jika itu bisa membantu orang lain, saya akan terus melakukannya."

Maudy juga menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menyinggung atau meniru budaya lain. "Saya menghormati berbagai bentuk meditasi dan praktik kesehatan mental dari berbagai budaya. Yang saya lakukan hanyaman bagikan pengalaman pribadi saya," tambahnya.

Tren Kesehatan Mental di Kalangan Publik

Kontroversi yang menimpa Maudy Ayunda ini sejalan dengan tren kesehatan mental yang semakin populer di kalangan publik, terutama selebritis. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak artis yang terbuka membahas perjuangan mereka dengan masalah kesehatan mental, mulai dari depresi hingga kecemasan.

Fenomena ini dianggap sebagai langkah positif dalam mengurasi stigma seputar kesehatan mental. Namun, di sisi lain, juga muncul kekhawatiran bahwa isu kesehatan mental dapat dikomersialkan atau digunakan sebagai alat untuk membangun citra tanpa pemahaman yang mendalam.

Para ahli menyebutkan bahwa meskipun ada keuntungan dari publisitas kesehatan mental oleh selebritis, penting juga untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan akurat dan tidak menimbulkan salah paham. Mereka menekankan bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan respons yang berbeda terhadap berbagai bentuk pengobatan dan terapi.

Pelajaran dari Kontroversi

Kontroversi yang menimpa Maudy Ayunda mengenai video mindfulnessnya memberikan pelajaran berharga tentang sensitivitas isu kesehatan mental di ranah publik. Di satu sisi, penting untuk mengangkat kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Di sisi lain, perlu adanya pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai praktik dan budaya yang terkait dengannya.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa ketika isu kesehatan mental dibawa ke permukaan, seringkali menimbulkan berbagai interpretasi dan reaksi yang beragam. Oleh karena itu, komunikasi yang bijak dan edukatif menjadi kunci untuk memastikan bahwa pesan positif dari isu tersebut tetap tersampaikan dengan jelas dan tidak disalahartikan.

Maudy Ayunda tetap konsisten dengan pesan awalnya tentang pentingnya kesehatan mental. Meskipun menghadapi kritikan, ia berharap bahwa diskursus yang terjadi dapat membawa kesadaran lebih luas tentang isu ini di masyarakat Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter