18, 2026
Politik

Mangkir, KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Anggota DPRD Jakarta Bebizie

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Mangkir, KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Anggota DPRD Jakarta Bebizie

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya harus menunda dan mengatur ulang jadwal pemeriksaan terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie. Pemeriksaan yang seharusnya berlangsung pada Rabu (15/3) ini tidak dapat dilaksanakan karena Bebizie tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Keputusan ini diambil setelah KPK menunggu kehadiran Bebizie namun tidak ada kepastian waktu tiba-tiba akan datang.

Kehadiran Bebizie Tidak Dijelaskan

Seperti diberitakan, pemeriksaan rencananya akan dilaksanakan untuk memeriksa Bebizie sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan DPRD DKI Jakarta. Namun, hingga pukul 10.00 WIB, ketika pemeriksaan seharusnya dimulai, Bebizie belum juga tiba di gedung KPK. Pihak KPK sendiri sudah beberapa kali mencoba menghubungi Bebizie namun tidak ada jawaban yang memadai.

"Kami sudah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum Bebizie, namun hingga pukul 10.00 WIB tidak ada kejelasan apakah beliau akan datang atau tidak," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dalam keterangannya.

Pemeriksaan Akan Dilaksanakan Ulang

Menanggapi hal ini, KPK akhirnya memutuskan untuk menunda pemeriksaan dan mengatur jadwal baru. "Karena tidak ada kepastian kehadiran, kami akan menunda pemeriksaan hari ini dan akan mengatur ulang jadwal selanjutnya," tambah Febri.

KPK sendiri masih belum menentukan kapan pemeriksaan akan dilaksanakan kembali. Namun, pihaknya akan segera menginformasikan jadwal baru kepada tim kuasa hukum Bebizie. "Kami akan segera menentukan jadwal baru dan akan menginformasikan kepada pihak terkait," ujar Febri.

Kasus yang Diperiksa

Pemeriksaan terhadap Bebizie terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan DPRD DKI Jakarta. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka, termasuk pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan penyedia barang atau jasa.

KPK menduga adanya kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah dalam kasus ini. Bebizie sendiri diduga terlibat sebagai pihak yang menerima keuntungan dari proyek tersebut. Namun, hingga saat ini status Bebizie masih sebagai saksi yang akan diperiksa KPK.

Tanggapan Bebizie

Saat dikonfirmasi mengenai kehadirannya yang tidak jelas, Bebizie mengaku sedang berhalangan hadir karena alasan kesehatan. "Sedang tidak enak badan, jadi tidak bisa hadir hari ini," ujar Bebizie singkat saat dihubungi wartawan.

Namun, pihak KPK menunjukkan keraguan terhadap alasan yang diberikan Bebizie. Karena itu, pihaknya akan memastikan kehadiran Bebizie dalam pemeriksaan berikutnya. "Kami akan memastikan bahwa pemeriksaan berikutnya berjalan dengan lancar dan semua pihak hadir," kata Febri.

Reaksi Publik

Kejadian ini memicu berbagai reaksi dari publik. Banyak pihak menilai bahwa sikap Bebizie yang mangkir dari panggilan KPK menunjukkan sikap tidak serius dalam proses hukum. "Sikap seperti ini tidak seharusnya dilakukan oleh seorang anggota legislatif yang seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat," kata seorang aktivis anti korupsi, Ahmad Fauzi.

Sementara itu, anggota komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto, meminta KPK tetap teguh dalam menindaklanjuti kasus ini. "KPK harus tetap teguh dan tidak gentar dalam menindaklanjuti kasus ini. Sikap mangkir tidak boleh ditoleransi," ujarnya.

Perjalanan Kasus

Kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan DPRD DKI Jakarta sudah berjak selama beberapa bulan ini. KPK sudah melakukan beberapa kali penggeledahan dan pemeriksaan terkait kasus ini. Beberapa pejabat telah ditetapkan sebagai tersangka dan beberapa di antaranya sudah ditahan.

KPK sendiri terus melakukan pengembangan kasus ini. Pihaknya berharap dengan adanya pemeriksaan terhadap Bebizie, kasus ini bisa terungkap dengan lengkap dan pelaku bisa ditindak sesuai hukum.

Masa Depan Pemeriksaan

Dengan adanya penundaan pemeriksaan ini, KPK akan mengatur jadwal baru untuk memeriksa Bebizie. Pihaknya berharap Bebizie bisa hadir dalam pemeriksaan berikutnya dan memberikan keterangan yang jelas terkait kasus yang sedang ditangani.

"Kami berharap semua pihak bisa memahami situasi ini dan bekerja sama dengan KPK dalam menuntaskan kasus ini," kata Febri menutup.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter