19, 2026
Olahraga

Maaf Kante, Zidane Mau 'Darah Muda' di Timnas Prancis

N'Golo Kante tak dipanggil ke Timnas Prancis asuhan pelatih baru Zinedine Zidane. Faktor usia jadi alasan utamanya.]]>

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Maaf Kante, Zidane Mau 'Darah Muda' di Timnas Prancis

Maaf Kante, Zidane Mau 'Darah Muda' di Timnas Prancis

Paris - Didier Deschamps, pelatih tim nasional Prancis, mengumumkan bahwa N'Golo Kante tidak akan dipanggil untuk pertandingan internasional mendatang. Keputusan ini diambil meskipun Kante masih memperkuat klub Chelsea di Liga Inggris. Pelatih legendaris Zinedine Zidane secara terbuka menyatakan dukungannya untuk kebijakan ini, menyoroti perlunya regenerasi skuad dengan pemain-pemain muda.

Keputusan Deschamps Menuai Kontroversi

Keputusan Didier Deschamps untuk tidak lagi memanggil N'Golo Kante ke tim nasional Prancis telah menimbulkan reaksi beragam di kalangan penggemar sepak bola. Kante, yang dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, masih menunjukkan performa impresif bersama Chelsea. Meskipun usianya sudah 32 tahun, kontribusinya di lapangan masih sangat dihargai.

"Saya sudah berbicara dengan N'Golo. Dia adalah pemain hebat dan profesional top. Namun, untuk masa depan tim nasional, kita perlu melihat ke depan," ujar Deschamps dalam konferensi pers persiapan untuk kualifikasi Euro 2024. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam tentang performa Kante dalam beberapa tahun terakhir, termas masalah cedera yang kerap dialaminya.

Zidane: Waktunya bagi Pemain Muda

Zinedine Zidane, legenda sepak bola Prancis dan mantan pelatih Real Madrid, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Deschamps. Menurutnya, waktunya telah tiba bagi generasi muda untuk mengambil alih tongkat estafet di timnas Prancis.

"Kita harus melihat ke depan. Prancis memiliki banyak talenta muda yang siap mengisi posisi N'Golo. Saya paham bahwa Kante adalah pemain luar biasa, tetapi dalam sepak bola modern, regenerasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari," ujar Zidane dalam wawancara eksklusif dengan media Prancis.

Zidane menyoroti bahwa keputusan ini bukan karena penurunan kualitas Kante, melainkan karena alasan strategis jangka panjang. "Kita tidak membuang N'Golo. Dia masih akan bermain untuk klubnya. Tetapi untuk tim nasional, kita perlu memberikan kesempatan kepada pemain muda yang menjanjikan," tambahnya.

Talenta Muda yang Siap Menggantikan

Beberapa pemain muda telah disebut-sebut sebagai calon pengganti Kante di tim nasional Prancis. Tête Ounass, gelandang berusia 20 tahun yang bermain untuk AS Monaco, menjadi salah satu nama utama yang diincar. Performa apiknya di Ligue 1 musim ini membuatnya menjadi incaran beberapa klub top Eropa.

Selain itu, Eduardo Camavinga dan Aurélien Tchouaméni juga dipandang sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Kante. Keduanya sudah membuktikan kualitasnya bersama Real Madrid dan telah berpengalaman bersama timnas senior Prancis.

"Prancis tidak kekurangan talenta. Yang kita perlukan adalah memberikan kepercayaan kepada pemain muda dan memberi mereka ruang untuk berkembang. Saya yakin mereka akan melakukannya dengan baik," ujar Zidane menambahkan.

Reaksi dari Pihak Terkait

Keputusan Deschamps mendapatkan berbagai respons dari kalangan profesional sepak bola. Beberapa analis setuju dengan langkah ini sebagai bagian dari proses alami dalam sepak bola modern, sementara yang lain menganggap Kante masih memiliki kontribusi signifikan bagi timnas.

"N'Golo adalah pemain yang luar biasa. Dia memberikan segalanya untuk negara ini. Saya menghormati keputusan pelatih, tetapi saya berharap ini bukan akhir dari perjalanan bersama timnas," ujar mantan rekan setim Kante di timnas, Antoine Griezmann.

Sementara itu, agen Kante menegaskan bahwa klien siap untuk terus memberikan yang terbaik bagi klub dan terbuka untuk diskusi lebih lanjut dengan federasi sepak bola Prancis jika diperlukan.

Masa Depan Timnas Prancis

Dengan mengakhiri era Kante di timnas, Prancis bergerak menuju masa depan dengan skuad yang lebih muda dan dinamis. Pelatih Deschamps dan Zidane tampaknya sepakat bahwa langkah ini diperlukan untuk memastikan Prancis tetap menjadi kekuatan besar di sepak bola internasional.

"Kita tidak bisa berpuas diri dengan pencapaian di masa lalu. Sepak bola terus berkembang dan kita harus adaptasi. Generasi baru siap membawa Prancis ke puncak lagi," tutup Zidane, menambahkan optimisme untuk masa depan timnas Les Bleus.

Keputusan ini pastinya akan menjadi topik hangat dalam dunia sepak bola Prancis dan internasional. Bagaimana generasi muda akan mengisi jejak besar yang ditinggalkan N'Golo Kante, menjadi pertanyaan besar yang hanya bisa dijawab dengan waktu.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter