19, 2026
Internasional

Duh, Panitia Asian Games 2026 Putar Lagu Korut ke Tim Hoki Korsel

Kesalahan fatal dibuat panitia Asian Games 2026. Panitia memutar lagu kebangsaan Korea Utara untuk tim hoki Korea Selatan. Duh!]]>

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Duh, Panitia Asian Games 2026 Putar Lagu Korut ke Tim Hoki Korsel

Tim Hoki Korea Selatan Dibuat Heboh Lagu Korut Diputar

Kejutan terjadi saat pertandingan persahabatan antara tim hoki Korea Selatan dan Jepang. Lagu kebangsaan Korea Utara secara tidak sengaja diputar sebelum pertandingan dimulai. Insiden ini menimbulkan kehebohan di kalangan penonton dan peserta pertandingan.

Insiden Terjadi Saat Pembukaan Pertandingan

Insiden terjadi pada pertandingan persahabatan yang digelar di Jakarta pada Sabtu (20/5) malam. Sebelum pertandingan antara Korea Selatan dan Jepang dimulai, sistem pembangkit musik stadion secara tidak sengaja memutar lagu kebangsaan Korea Utara, "Aegukka". Lagu ini terdengar jelas selama sekitar 30 detik sebelum panitia menyadari kesalahan tersebut dan segera mematikannya.

Tim hoki Korea Selatan yang sedang berbaris di garis start tampak terkejut dan bingung. Beberapa pemain terlihat saling menatap sebelum menoleh ke arah panitia dengan ekspresi bingung. Sementara itu, penonton yang hadir sebagian besar terdiam sebelum kemudian terdengar suara tertawa dan komentar dari para penonton.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Setelah insiden tersebut, tim Korea Selatan langsung memprotes kepada wasit dan panitia pertandingan. Kapten tim, Kim Min-ho, mengatakan bahwa insiden ini sangat tidak profesional dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi timnya.

"Kami sangat kecewa dengan insiden ini. Lagu kebangsaan Korea Utara tidak boleh diputar saat tim Korea Selakan sedang bertanding. Ini adalah penghinaan bagi kami dan negara kita," ujar Kim Min-ho.

Sementara itu, panitia pertandingan segera meminta maaf atas insiden tersebut. Ketua panitia, Budi Santoso, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi karena kesalahan teknis dari operator sistem musik.

"Kami mohon maaf atas insiden yang tidak diinginkan ini. Ini adalah kesalahan teknis murni. Operator sistem musik secara tidak sengaja memilih lagu yang salah dari daftar playlist yang disediakan. Kami sudah menyelidiki dan akan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab," ujar Budi Santoso.

Latar Belakang Hubungan Dua Korea

Hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara masih sensitif meski terdapat beberapa upaya untuk memperbaiki hubungan sejak Konferensi Tingkat Tinggi Inter-Korea 2018. Kedua negara secara teknis masih berada dalam keadaan perang karena Perang Korea (1950-1953) hanya berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian resmi.

Lagu kebangsaan Korea Utara dianggap sangat sensitif bagi Korea Selatan dan sebaliknya. Penggunaan lagu atau simbol negara lawan dianggap sebagai bentuk provokasi dan penghinaan. Dalam olahraga, insiden seperti ini sering kali menimbulkan kontroversi dan ketegangan antara kedua negara.

Tanggapan dari Kementerian Olahraga

Kementerian Olahraga Korea Selatan segera merespons insiden ini. Menteri Olahraga, Do Jong-hwan, menyatakan bahwa pihaknya akan menuntut penjelasan resmi dari panitia Asian Games 2026 mengenai insiden tersebut.

"Kami sangat prihatin dengan insiden ini. Kementerian Olahraga akan mengirim surat resmi ke panitia Asian Games 2026 untuk meminta penjelasan dan memastikan bahwa insiden serupa tidak akan terulang lagi dalam masa depan," ujar Do Jong-hwan dalam konferensi pers di Seoul.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi kembali rencana Korea Selatan sebagai tuan rumah Asian Games 2026 terkait keamanan dan protokol yang diterapkan.

Reaksi dari Jepang dan Komite Olimpiade Asia

Tim Jepang yang ikut serta dalam pertandingan tersebut juga menyoroti insiden ini. Pelatih tim hoki Jepang, Takahiro Fujimoto, mengatakan bahwa meskipun tidak terkena dampak langsung, insiden ini menunjukkan kurangnya profesionalisme dari panitia.

Sementara itu, Komite Olimpiade Asia (OCA) menyatakan bahwa mereka akan menyelidiki insiden ini. OCA mengingatkan semua panitia penyelenggara untuk lebih teliti dalam menyiapkan segala aspek teknis dan protokol sebelum gelaran olahraga multi-event digelar.

"Kami memahami sensitivitas isu ini dan akan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Asian Games 2026 mematuhi standar profesional dan etik yang tinggi," ujar pernyataan resmi OCA.

Dampak terhadap Asian Games 2026

Asian Games 2026 rencananya akan diselenggarakan di Korea Selatan. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran bahwa penyelenggaraan event olahraga skala Asia ini akan menghadapi berbagai tantangan, terkait sensitivitas politik dan hubungan antar negara.

Para ahli menilai bahwa panitia Asian Games 2026 perlu menyiapkan protokol yang lebih ketat terkait penggunaan simbol, lagu, dan elemen identitas negara peserta untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

Sejauh ini, Korea Selatan telah menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan Asian Games 2026 dengan sukses. Pemerintah dan panitia pelaksana berjanji akan belajar dari insiden ini dan memastikan tidak ada kesalahan serupa yang terjadi saat event digelar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter