17, 2026
Olahraga

Keok dari Sassuolo, Gaya Bertahan Juventus Jadi Sorotan

Juventus kalah dari Sassulo lewat gol di menit akhir. Gaya bertahan Bianconeri saat kejebolan jadi pembahasan di media sosial.]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Keok dari Sassuolo, Gaya Bertahan Juventus Jadi Sorotan

Keok dari Sassuolo, Gaya Bertahan Juventus Jadi Sorotan

Kekalahan telak 1-4 dari Sassuolo menjadi pukulan berat bagi Juventus di pertengahan musim 2023/2024. Hasil buruk ini memunculkan pertanyaan serius mengenai filosofi bertahan yang diusung Massimiliano Allegri. Bianconeri, yang selama ini dikenal sebagai tim sulit dikalahkan, kini menunjukkan kerentanan yang tidak biasa di lini pertahanan.

Performa buruk Juventus terlihat jelas sejak awal pertandingan melawan Sassuolo. Dari menit awal, tim asuhan Allegri kesulitan mengendalikan permainan. Sassuolo, yang bermain tanpa tekanan, berhasil menciptakan peluang-peluang berbahaya dengan mudah. Kecepatan dan gerakan para pemain depan Sassuolo menjadi momok bagi lini pertahanan Juventus yang terlihat kacau.

Analisis Kinerja Lini Pertahanan

Lini pertahanan Juventus menjadi sorotan utama setelah kekalahan dari Sassuolo. Duang Dogan, bek kanan, tampil apatis dan seringkali terlambat dalam menutup ruang. Performanya sangat kontras dengan ekspektasi yang ada saat direkrut dari klub Turki. Demikian pula dengan Danilo yang gagal memaksimalkan peran sebagai bek tengah. Ia seringkali terlihat bingung saat menghadapi serangan cepat lawan.

Kiper Wojciech Szczesny juga tidak luput dari kritik. Meski sempat menunjakan aksi gemilang pada beberapa kesempatan, ia membuat kesalahan fatal yang mengakibatkan gol pembuka Sassuolo. Keputusannya untuk keluar dari gawang tanpa pasti menjadi momok bagi timnya.

Struktur pertahanan yang dibangun Allegri sepertinya tidak mampu mengimbangi kecepatan pemain-pemain muda Sassuolo. Sistem high line press yang diterapkan seringkali terpecahkan dengan mudah oleh serangan balik cepat tim tuan rumah. Jarak antara lini pertahanan dengan lini tengah juga terlalu lebar, menciptakan ruang kosong yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Sassuolo.

Kritikan terhadap Filosofi Allegri

Setelah pertandingan, kritikan bermunculan terkait filosofi permainan yang diusung Allegri. Beberapa analis sepakbola menilai bahwa Juventus terlalu bergantung pada individu kunci seperti Federico Chiesa dan Dušan Vlahović tanya memiliki sistem kolektif yang solid. Saat kedua pemain ini tidak dalam performa terbaik, seluruh tim menjadi kacau.

Strategi defensif yang terlalu pasif juga menjadi sorotan. Alih-alih mengendalikan permainan dari awal, Juventus lebih banyak menunggu serangan lawan sebelum bereaksi. Pendekatan ini menjadi sangat riskan mengingati kecepatan yang dimiliki beberapa pemain di kompetisi Serie A.

Kritikan juga ditujukan terkait pergantian pemain yang dilakukan Allegri. Substitusi yang dilakukan di babak kedua terlalu lambat, padahal timnya sudah tertinggal 0-2. Beberapa nama yang masuk juga tidak mampu memberikan dampak signifikan dalam mengubah jalannya pertandingan.

Dampak pada Posisi Allegri

Kekalahan telak dari Sassuolo semakin memperkuat spekulasi so masa depan Massimiliano Allegri di Juventus. Meski secara resmi manajemen klub belum memberikan komentar resmi, beberapa sumber menyebutkan bahwa posisi pelatih asal Italia ini semakin goyah.

Sebelumnya, Allegri sudah mendapat tekanan besar setelah serangkaian hasil buruk di awal musim. Kekalahan dari Sassuolo menjadi pukulan terakhir yang mungkin memicu keputusan tegas dari manajemen. Beberapa nama sudah disebut-sebut sebagai calon pengganti Allegri, termasuk Maurizio Sarri yang pernah melatih Juventus sebelumnya.

Sementara itu, pemain-pemain inti seperti Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini juga menjadi sorotan. Usia mereka yang tidak lagi muda membuat performa sering tidak konsisten. Manajemen Juventus dihadapkan pada dilema apakah segera merekrut bek-bek muda atau tetap mengandalkan para veteran.

Masa Depan Juventus

Setelah kekalahan dari Sassuolo, posisi Juventus di klasemen Serie A semakin terancam. Saat ini, Bianconeri berada di posisi sepuluh dengan selisih poin yang signifikan dari zona Liga Champions. Performa yang buruk di liga juga diikuti oleh penampilan yang tidak memuaskan di Liga Champions.

Manajemen Juventus sekarang harus segera membuat keputusan strategis. Mereka perlu memutuskan apakah akan tetap setia dengan Allegri atau mencari pelatih baru yang mampu memberikan solusi bagi masalah di lini pertahanan. Pada sisi pemain, mungkin diperlukan beberapa penambahan di bursa transfer musim dingin untuk memperkuat lini pertahanan yang kini menjadi titik lemah tim.

Bulan-bulan mendatang akan menjadi masa krusial bagi Juventus. Dengan tekanan dari fans dan ekspektasi tinggi, tim dari Turin ini harus segera bangkit menunjukkan perubahan nyata jika ingin tetap bersaing di semua kompetisi yang diikuti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter