18, 2026
Nasional

Keluarga Mahasiswi Tewas Dicekoki Narkoba Minta Proses Hukum Transparan

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Keluarga Mahasiswi Tewas Dicekoki Narkoba Minta Proses Hukum Transparan

Kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk keluarga korban mahasiswi bernama Siti Nurhaliza (21) yang ditemukan tewas dengan kondisi dicekoki narkoba di sebuah kos di Jakarta Barat menuntut agar proses hukum berjalan transparan. Keluarga korban menilai masih banyak kejanggalan dalam kasus kematian mahasiswi Universitas Indonesia (UI) tersebut dan meminta pihak kepolisian untuk mengungkap fakta secara jujur.

Menurut kuasa hukum keluarga korban, Rizki Pratama, pihaknya telah membentuk Pokja untuk mendampingi keluarga dalam mengawal proses hukum. "Kami meminta agar proses hukum berjalan transparan dan tidak ada upaya penyembunyian fakta. Keluarga korban masih merasa ada banyak hal yang belum jelas dalam kasus ini," ujar Rizki dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/11).

Penemuan Mayat dengan Kondisi Mengejutkan

Siti Nurhaliza ditemukan tewas dalam kondisi terbaring di dalam kamar kosnya di kawasan Slipi, Jakarta Barat pada Rabu (9/11) lalu. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi terbaring di atas ranjang dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Ada tanda-tanda bahwa korban dicekoki narkoba, di mana di sekitaran mulut dan hidung korban terdapat bekas narkoba jenis sabu-sabu.

Menurut laporan otopsi yang diterima keluarga korban, Siti meninggal karena overdosis narkoba. Namun, keluarga korban menolak menerima hasil tersebut dan meminta dilakukan otopsi ulang. "Hasil otopsi awal masih banyak yang tidak kami pahami. Bagaimana bisa seorang mahasiswi pintar seperti Siti bisa sampai dicekoki narkoba hingga overdosis? Kami curiga ada unsur kekerasan yang menyertai," ujar ayah korban, Bapak Ahmad.

Kurangnya Keterbukaan Informasi

Keluarga korban mengeluhkan kurangnya keterbukaan informasi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyidikan kasus ini. Meskipun sudah beberapa kali diperiksa, pihak kepolisian belum memberikan informasi yang jelas mengenai dugaan pelaku dan motif pembunuhan tersebut.

"Kami sudah meminta keterangan kepolisian beberapa kali, tapi jawabannya masih samar-samar. Padahal waktu terus berjalan, kami khawatir kasus ini akan menjadi kasus terbuka seperti banyak kasus lain yang tidak tuntas," ujar Rizki.

Reaksi Kampus dan Mahasiswa

Kematian Siti Nurhaliza menuai kecaman dari berbagai pihak, khususnya dari kalangan kampus. Universitas Indonesia (UI) menyatakan prihatin dengan kejadian yang menimpa salah satu mahasiswinya tersebut. Rektor UI, Prof. Dr. M. Akmal, dalam rilis resminya menyatakan bahwa pihak kampus akan mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

"UI menyesalkan kejadian yang menimpa salah satu mahasiswanya ini. Kami akan mendukung keluarga korban dalam mengungkap kebenaran di balik kematian Siti. Kami juga akan melakukan evaluasi internal terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus," ujar Prof. Akmal.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa UI menggelar aksi damai di depan Gedung Rektorat UI untuk menuntut kejelasan dalam kasus ini. Mereka menuntut agar kepolisian segera mengungkap motif dan pelaku di balik kematian Siti.

Tuntutan Keluarga Korban

Dalam konferensi persnya, keluarga korban menyatakan beberapa tuntutan kepada pihak kepolisian. Pertama, melakukan penyelidikan secara intensif dan objektif tan ada tekanan dari pihak manapun. Kedua, melakukan otopsi ulang oleh tim forensik independen untuk memastikan penyebab kematian korban. Ketiga, mengecek rekam jejak korban selama 30 hari terakhir untuk mengetahui aktivitasnya.

"Kami tidak akan berhenti sebelum kebenaran terungkap. Siti adalah anak kami yang berharga dan kami meminta keadilan untuknya," ujar Ibu korban dengan suara histeris.

Sementara itu, Kepala Polres Jakarta Barat, AKBP Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini. "Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi. Kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara profesional," ujar Budi.

Kasus kematian Siti Nurhaliza kini menjadi sorotan publik. Banyak pihak berharap agar kepolisian dapat mengungkap kebenaran di balik kematian mahasiswi UI tersebut secepatnya dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter