Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pelindo Buka Posko 24 Jam di Tanjung Perak
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo III membuka posko 24 jam di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk menangani dampak kecelakaan yang dialami kapal motor Virgo Transport 8. Kapal yang membawa 20 kontainer itu tenggelam di perairan Selat Madura pada Sabtu (15/7) lalu. Tim penyelamat masih berupaya menemukan enam awak kapal yang masih dilaporkan hilang.
Kepala Pelabuhan Tanjung Perak, Edy Hartono, mengatakan posko tersebut dibuka untuk memantau perkembangan penyelamatan dan memberikan informasi terkini kepada pihak terkait. "Posko ini berfungsi untuk mengkoordinasikan seluruh upaya penyelamatan dan evakuasi, serta memberikan layanan informasi kepada keluarga korban dan pihak berwenang," ujar Edy saat ditemui di lokasi, Minggu (16/7).
Detail Kecelakaan
Kapal Virgo Transport 8, yang melayani rute Surabaya-Surabaya, mengalami kebocoran di bagian lambung sekitar pukul 08.00 WIB pada Sabtu (15/7). Akibatnya, kapal mulai miring dan akhirnya tenggelam di koordinat 06°47'30" LS dan 113°14'30" BT, sekitar 3,5 mil dari Pelabuhan Tanjung Perak.
Awak kapal yang berjumlah 14 orang berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat gabungan dari Basarnas, Kepolisian, dan nelayan setempat. Namun, enam awak kapal masih dalam status hilang. "Tim penyelamat masih melakukan pencarian dengan menggunakan kapal patroli dan alat deteksi bawah air untuk menemukan keenam korban yang masih hilang," jelas Edy.
Upaya Pencarian dan Evakuasi
Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian enam awak kapal Virgo Transport 8 yang masih dilaporkan hilang. Operasi pencarian dilakukan secara intensif di area tenggelamnya kapal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut yang tidak menentu.
Sementara itu, 14 awak kapal yang berhasil dievakuasi sudah dinyatakan selamat dan mendapat perawatan medis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Mereka mengalami gejala hipotermi dan luka ringan akibat kecelakaan tersebut.
Investigasi Awal
Pelindo III bersama pihak berwenang sudah mulai melakukan investigasi awal untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang menimpa Virgo Transport 8. Beberapa saksi yang selamat sudah diperiksa untuk mengungkap kronologi kejadian.
Dampak Operasional Pelabuhan
Kecelakaan ini tidak berdampak signifikan terhadap operasional pelabuhan Tanjung Perak. Semua aktivitas bongkar muat kontainer dan keberangkatan kapal tetap berjalan normal.
Pelindo III juga telah menghubungi asuransi untuk mengurus klaim kerugian akibat tenggelamnya kapal Virgo Transport 8. Selain itu, pihak perusahaan juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menindaklanjuti kejadian ini.
Respons Pemerintah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pihak terkait untuk segera menyelesaikan investigasi kecelakaan kapal Virgo Transport 8. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.
Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah akan memeriksa kelayakan seluruh kapal yang beroperasi di wilayah kerja Pelindo III. Kepatuhan terhadap standar keselamatan navigasi dan operasional menjadi fokus utama dalam pemeriksaan tersebut.
Komentar (0)