Kebakaran Hebat di Pasar Asemka, Gudang Tekstil hingga Ruko Terdampak
Sebuah kebakaran besar melanda kawasan Pasar Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (13/9/2023). Api berhasil menghanguskan sejumlah bangunan termasuk gudang tekstil dan ruko di sekitar pasar ikonik tersebut. Upat pemadaman api melibatkan puluhan personel dari Brimob Polda Metro Jaya untuk mengendalikan situasi.
Kebakaran bermula sekiti pukul 14.30 WIB di sebuah gudang tekstil di Jalan Asemka. Api dengan cepat menjalar ke arah bangunan sekitarnya yang padat dengan bangunan bertingkat dan ruko-ruko. Menurut saksi mata, api pertama kali terlihat menyembur dari bagian dalam gudang tekstil yang menyimpan berbagai jenis kain dan produk tekstil.
"Kebakaran berasal dari gudang tekstil. Api langsung membesar dan menyebar ke ruko-ruko di sekitarnya karena kondisi bangunan yang rapuh dan saluran listrik yang tidak standar," ujar salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya.
Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta tiba di lokasi dengan puluh mobil pemadam kebakaran. Namun, api terlalu besar dan cepat menyebar, sehingga membutuhkan bantuan dari Brimob Polda Metro Jaya untuk mengendalikan situasi.
"Kami sudah mengirimkan puluhan personel Brimob Polda Metro Jaya untuk membantu penanganan kebakaran di Pasar Asemka. Mereka dilengkapi dengan peralatan berat untuk membantu proses pemadaman," kata Kepala Bagian Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus.
Evakuasi dan Tindakan Darurat
Saat kebakaran terjadi, puluhan pedagang dan warga sekitar langsung melakukan evakuasi diri. Beberapa di antaranya sempat panik melihat api yang semakin membesar. Tim SAR juga turun tangan untuk membantu evakuasi warga yang terjebak di dalam bangunan.
"Kebakaran sangat dahsyat. Api cepat menjalar karena banyaknya bahan-bahan mudah terbakar di dalam gudang dan ruko-ruko. Kami sempat kesulitan mengakses lokasi karena akses jalan yang cukup sempit," jelas Kepala Damkar DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.
Puluhan petugas damkar dan Brimob bekerja sama untuk memadamkan api dari beberapa sisi. Beberapa mobil pemadam kebakaran ditempatkan di sepanjang Jalan Asemka untuk memastikan air tidak habis selama proses pemadaman berlangsung.
Kerusakan dan Korban
Hingga berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, kerusakan materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Sebanyak 15 ruko dan 2 gudang tekstil ludes terbakar dalam peristiwa ini.
"Kami masih melakukan pendataan kerugian. Tapi diperkirakan kerugian mencapai puluhan miliar rupiah karena selain bangunan, banyak juga barang dagangan yang ikut terbakar," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat, Ahmad Yani.
Setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya, tim gabungan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, puluhan pedagang yang menjadi korban kebakaran mengungsi ke masjid dan sekolah terdekat untuk menunggu situasi membaik.
Kondisi Pasar Asemka Pasca Kebakaran
Pasar Asemka yang sebelumnya ramai dengan aktivitas pedagang kini terlihat sepi dan ditutup sementara. Beberapa bagian pasar yang tidak terkena dampak langsung kebakaran tetap dibuka namun dengan jumlah pengunjung yang jauh berkurang.
"Kebakaran ini pasti akan berdampak besar bagi ekonomi warga sekitar. Banyak pedagang yang kehilangan mata pencaharian. Pemerintah akan membantu korban kebakaran ini baik secara finansial maupun penyediaan tempat usaha sementara," jelas Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi.
Tim dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian DKI Jakarta juga turun tangan untuk membantu pedagang korban kebakaran. Mereka akan menyediakan bantuan modal dan tempat usaha sementara agar aktivitas ekonomi di kawasan tersebut dapat segera pulih.
Sejauh ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, diduga api bermula dari korslet atau hubungan pendek listrik di dalam gudang tekstil yang menyimpan bahan-bahan mudah terbakar.
"Kami masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tapi berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula dari bagian dalam gudang tekstil yang berisi kain-kain," kata Kepala Satuan Reskrim Polsek Tambora, Komisar Polisi Budi Santoso.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap keselamatan dan keamanan di kawasan pemukiman padat seperti Pasar Asemka. Pemerintah diimbau untuk segera melakukan penertiban bangunan tidak standar dan perbaikan sistem listrik untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Komentar (0)