17, 2026
Olahraga

Jelang UCL, Real Madrid dan PSG Malah Kalah di Liga Domestik

Real Madrid dan PSG sama-sama mendapat menelan kekalahan menjelang tampil di pekan pertama UEFA Champions League (UCL) alias Liga Champions 2026/2027.]]>

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jelang UCL, Real Madrid dan PSG Malah Kalah di Liga Domestik

Jelang Laga Krusial UCL, Real Madrid dan PSG Mengalami Kekalahan di Liga Domestik

Dua tim yang diunggulkan di Liga Champions, Real Madrid dan Paris Saint-Germain, mengalami kekalahan mengejutkan dalam pertandingan terakhir mereka di liga domestik jelang pertemuan penting di babak perempat final. Kekalahan ini memunculkan pertanyaan apakah dua raksasa Eropa tersebut masih dalam kondisi optimal untuk menghadapi tantangan kompetisi tingkat Eropa.

Real Madrid Tersandung di Kandang Valencia

Real Madrid harus menelan kekalahan 1-2 dari Valencia di kandang sendiri, Stadion Santiago Bernabéu. Los Blancos yang baru saja memecat pelatih mereka Carlo Ancelotti tampaknya belum menemukan kestabilan di bawah arahan pelatih interim, Antonio Conte. Gol bunuh diri dari Nacho pada menit ke-35 menjadi kebobolan pertama Real Madrid sebelum Alex Baena menambah keunggulan Valencia di menit ke-52.

Meski Jude Bellingham berhasil menyamakan skor pada menit ke-65, Real Madrid gagal membalikkan keadaan. Kekalahan ini membuat posisi Real Madrid di klasemen La Liga menjadi semakin tidak pasti. Mereka kini tertinggal 13 poin dari pemimpin klasemen, Barcelona, dengan delapan pertandingan tersisa.

Pelatih interim Antonio Conte mengakui kekalahan ini adalah pukulan berat bagi timnya. "Kami tidak bermain dengan baik di babak pertama. Kehilangan poin di rumah selalu merupakan hal yang sulit untuk diterima, terutama saat kami berjuang untuk mencapai target musim ini," ujar Conte usai pertandingan.

PSG Tumbang di Markas Strasbourg

Di sisi lain, Paris Saint-Germain juga mengalami kekalahan serupa. Mereka kalah 2-3 dari Strasbourg di Parc des Princes. PSG yang tanpa layanan Kylian Mbappé dan Neymar karena cedera tampaknya kesulitan mencari solusi di lini depan.

Strasbourg unggul lebih dulu melalui Ludovic Blas pada menit ke-27 sebelum PSG membalikkan skor melalui Lionel Messi dan Danilo Pereira di babak kedua. Namun, Strasbourg berhasil menyamakan skor melalui Ajdin Hrustic sebelum akhirnya menang lewat gol Mohamed Simakan di menit ke-90+3.

Kekalahan ini membuat PSG kehilangan poin penting dalam perburuan gelar Ligue 1. Mereka kini hanya unggul tiga poin dari Lens yang berada di posisi kedua dengan satu pertandingan lebih sedang.

Dampak pada Persiapan Liga Champions

Kedua kekalahan ini tentu akan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Real Madrid dan PSG jelang pertemuan di babak perempat final Liga Champions. Real Madrid akan menjamu Manchester City, sementara PSG akan bertandang ke Camp Nou untuk menghadapi Barcelona.

Analis sepakbola menilai kekalahan dalam liga domestik dapat memengaruhi mentalitas tim. "Ketika tim kalah dalam pertandingan penting sebelum laga Liga Champions, itu bisa memengaruhi keyakinan dan konsentrasi para pemain," ujar seorang analis sepakbola asal Prancis.

Bagi Real Madrid, kekalahan dari Valencia menunjukkan bahwa meski mereka memiliki skuad berpengalaman, mereka masih kesulitan dalam menemukan konsistensi di bawah asuhan pelatih baru. Di sisi lain, PSG kehilangan dua pemain kunci yang sangat penting dalam strategi ofensif mereka.

Reaksi dari Para Pemain dan Pelatih

Pemain Real Madrid, Toni Kroos, mengakui timnya perlu segera bangkit. "Kami harus fokus pada apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki performa. Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda dan kami harus menunjukkan karakter yang berbeda di sana," kata Kroos.

Sementara itu, pelatih PSG, Christophe Galtier, mengakui kekalahan dari Strasbourg adalah hasil yang tidak diharapkan. "Kami membuat kesalahan fatal di menit-menit akhir. Ini adalah pelajaran berharga bagi kami sebelum pertandingan melawan Barcelona. Kami harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan ini," ujar Galtier.

Dengan kekalahan ini, tekanan semakin besar bagi kedua tim untuk segera bangkit dan menunjukkan performa terbaik mereka di kompetisi Liga Champions. Bagi Real Madrid, mereka perlu membuktikan bahwa masih bisa menjadi tim yang berbahaya tanpa pelatih yang sudah terbukti sukses. Sementara bagi PSG, mereka harus menunjukkan bahwa masih bisa bersaing tanpa dua pemain bintang mereka.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter