19, 2026
Nasional

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Akui Berstatus Underdog dan Krisis Penyerang

Kirana Kusuma
Kirana Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bangladesh Akui Status Underdog di Hadapan Lawan di Kualifikasi ASEAN Cup 2026

Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) secara resmi mengakui status mereka sebagai underdog dalam persaingan kualifikasi untuk ASEAN Cup 2026. Pengakuan ini datang di tengah tantangan berat yang dihadapi tim nasional Bangladesh, terutama dalam hal krisis penyerang yang tengah melanda skuad.

Dalam sebuah konfersi pers yang digelar sebelum pertandingan uji coba melawan tim regional, Presiden BFF Kazi Salahuddin menyatakan bahwa Bangladesh menyadari perbedaan kualitas dengan negara-negara ASEAN lainnya. Kami memahami bahwa kami berada di posisi yang lebih rendah secara peringkat dibandingkan sebagian besar pesaing di kualifikasi ASEAN Cup 2026. Namun, ini bukan berkami menyerah sebelum pertandingan dimulai," ujar Salahuddin.

Krisis Penyerang Jadi Masalah Serius

Salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi Bangladesh adalah krisis penyerang. Beberapa pemain andalan di posisi serang seperti Jamal Bhuiyan dan Mohammed Ibrahim mengalami cedera yang membutuhkan waktu pemulihan lama. Sementara itu, beberapa penyerang muda yang diandalkan ternyata belum mampu menunjukkan performa konsisten di level internasional.

Staf pelatih Bangladesh sedang melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi sementara. Kepala pelatih Jamie Day mengungkapkan bahwa tim sedang mencoba berbagai kombinasi lini depan dalam sesi latihan terkini. Kami sedang menguji beberapa pemain dari posisi gelandang yang bisa bermain sebagai penyerang kedua. Kami juga mungkin akan mengandalkan pemain muda yang belum pernah bermain di kompetisi sebesar ini," jelas Day.

Strategi Bangladesh Menghadapi Kualifikasi

Meski mengakui status underdog, Bangladesh tidak berniat untuk hanya menjadi peserta yang hanya sekadar mengisi jadwal. Tim ini menargetkan minimal meraih poin penuh dari salah satu lawan yang dianggap sebagai tim terlemah dalam grup.

Strategi utama yang akan diterapkan Bangladesh adalah memperkuat pertahanan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada di lini depan. Kami tahu bahwa kami mungkin tidak akan menguasai bola sebagaimana dilakukan tim-tim besar di kawasan ini. Oleh karena itu, kami akan fokus pada disiplin taktis, terutama di pertahanan, dan menunggu kesalahan lawan untuk menciptakan pelangan," ujar salah asisten pelatih Bangladesh.

Di sisi lain, Bangladesh juga sedang mempersiapkan mental para pemain untuk menghadapi tekanan psikologis yang akan datang. Mengingat status mereka sebagai favorit kalah, para pemain diharapkan dapat bebas bermain tanpa beban ekspektasi yang berlebihan.

Target Jangka Panjang untuk Sepak Bola Bangladesh

Meski ASEAN Cup 2026 menjadi target utama saat ini, BFF juga memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan sepak bola Bangladesh. Salah satu program yang sedang diterapkan adalah peningkatan akademi sepak bola di berbagai daerah di Bangladesh.

Kami sedang membangun fondasi untuk masa depan sepak bola Bangladesh. Mungkin dalam 5 atau 10 tahun ke depan, kami akan memiliki pemain yang lebih berkualitas. Namun untuk saat ini, kami harus fokus pada apa yang bisa kami lakukan dengan pemain yang ada," tambah Salahuddin.

Program lain yang sedang diterapkan adalah pengiriman pemain muda ke negara-negara dengan sepak bola lebih maju untuk belajar dan berlatih. Selain itu, BFF juga sedang meningkatkan kualifikasi pelatih lokal agar dapat mengembangkan metode pelatihan yang lebih modern.

Tanggapan dari Pihak ASEAN Football Federation

Asean Football Federation (AFF) memberikan apresiasi atas upaya Bangladesh dalam tetap berpartisipasi dalam kompetasi regional. AFF mengakui bahwa Bangladesh adalah negara yang memiliki potensi pengembangan sepak bola yang besar.

Kami menyambut baik partisipasi Bangladesh dalam ASEAN Cup 2026. Meski saat ini mereka berstatus underdog, AFF percaya bahwa setiap partisipasi akan membantu perkembangan sepak bola di Bangladesh dan juga memberikan pengalaman berharga bagi para pemainnya," ujar perwakilan AFF dalam pernyataan resminya.

ASEAN Cup 2026 dijadwalkan akan digunakan sebagai ajang kualifikasi untuk Piala Asia 2027. Bangladesh akan berada dalam grup yang terdiri dari empat tim, di mana dua tim teratas akan lolos ke putaran selanjutnya. Penentuan undian grup akan dilakukan pada akhir tahun ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Kusuma

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter