17, 2026
Nasional

Jejak 5 Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian hingga Bengkulu di Hari ke-9

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/10/6aa21f5df1b40-tim-sar-lanjutkan-pencarian-jurnalis-di-sisi-utara-anak-krakatau_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Hendra Wijaya
Hendra Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jejak 5 Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian hingga Bengkulu di Hari ke-9

Pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau terus berlanjut. Pada hari kesembilan pencarian, tim SAR memperluas area penelusuran hingga wilayah Bengkulu. Para jurnalis yang masih dalam status hilang itu adalah Rizki Fachrul Rahim (Viva.co.id), Eriyanto (Harian Lampung), Wandi (Suara Pembaruan), serta dua rekan lainnya yang hingga kini belum teridentifikasi secara pasti.

Kondisi Terkini Pencarian

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, dan relawan masih terus melakukan pencarian di sekitar perairan dan daratan dekat Gunung Anak Krakatau. Hujan deras dan kondisi cuaca buruk yang sering terjadi di kawak tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. "Kondisi cuaca masih ekstrem, namun tim tetap melaksanakan tugas dengan maksimal," kata Kepala Basarnas yang memimpin langsung operasi pencarian.

Pencarian sebelumnya difokuskan di sekitar Pulau Anak Krakatau dan perairan sekitarnya. Namun hingga hari kesembilan, belum ada jejak yang ditemukan mengenai keberadaan kelima jurnalis tersebut. "Kami memperluas area pencarian hingga wilayah perairan Bengkulu dengan mempertimbangkan kemungkinan arus laut yang membawa korban," jelasnya.

Kronologi Kejadian

Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang pada Sabtu (2/9/2023) saat sedang meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Mereka berencana meliput letusan kecil yang terjadi di gunung berapi tersebut. Namun, saat seharusnya melapor kembali, mereka tidak muncul dan telepon pun tidak bisa dihubungi.

Tantangan dalam Pencarian

Kawak Anak Krakatau dikenal memiliki kondisi laut yang tidak menentu. Arus yang kuat dan gelombang tinggi menjadi ancaman utama bagi tim SAR. Selain itu, letusan kecil yang masih terjadi secara berkala juga membuat area tersebut berbahaya untuk didatangi.

Komitmen Terus Melakukan Pencarian

Pihak berwenang menegaskan akan terus melakukan pencarian hingga para jurnalis ditemukan. "Kami tidak akan berhenti sebelum para jurnalis ini ditemukan. Semua sumber daya dimaksimalkan untuk keperluan ini," tegas Kepala Basarnas.

Keluarga korban pun terus memantau perkembangan pencarian. "Kami masih optimis akan ditemukannya mereka dengan selamat. Keluarga siap mendukung segala upaya pencarian," kata seorang anggota keluarga yang tidak mau disebutkan namanya.

Respons dari Dunia Jurnalistik

Kehilangan para jurnalis ini mendapat respons serius dari dunia jurnalistik Indonesia. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengutuk kejadian ini dan meminta pihak berwenang untuk mempercepat proses pencarian.

Beberapa media rekan kerja juga turut membantu menyebarkan informasi tentang kehilangan para jurnalis ini. Beberapa media bahkan menyiapkan tim khusus untuk memantau perkembangan pencarian.

Harapan Terus Berlanjut

Meski sudah sembilan hari pencarian, harapan untuk menemukan kelima jurnalis ini masih terus dipertahankan. Tim SAR berjanji akan terus berusaha hingga titik terakhir.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter