Pusat ekosistem inovasi digital Garuda Spark Global Hub resmi diluncurkan Rabu (26/8/2026), bersama Chairman STARFINDO Maulana Wiga. Kabar baiknya, jaringan ini dirancang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jambi.
Hub ini mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, investor, komunitas startup, dan talenta digital dalam satu jejaring. Target besarnya: kontribusi pada pengembangan 4 juta talenta digital pada 2030 mendukung target nasional 12 juta, serta lahirnya lebih dari 1.000 perusahaan teknologi berdampak tinggi.
Jambi dengan kekayaan komoditas dan Taman Nasional Berbak menawarkan ruang bagi startup berbasis kearifan lokal. Digitalisasi UMKM batik dan kerajinan lokal dapat tersambung ke pasar global lewat jaringan hub.
Model aglomerasi seperti ini membuat startup tidak lagi bekerja sendirian: akses mentor, investor, pelanggan korporasi, hingga jaringan internasional dipertemukan dalam satu ekosistem. Bagi talenta di Jambi, artinya partisipasi dalam ekonomi global bisa dimulai dari rumah.
Seluruh rangkaian program, mulai dari inkubasi sampai koneksi pasar regional Asia-Pasifik, dapat dilacak melalui artikel utama kami tentang peluncuran Garuda Spark Global Hub di kanal nasional Asanasa.
Komentar (0)