HUT Ke-68, Alumni Smandel Luncurkan Buku EXPA Ruang Belajar Menjadi Manusia
Seiring dengan memperingati HUT ke-68 SMAN 3 Surabaya (Smandel), sekelompok alumni mengguncang dunia pendidikan dengan meluncurkan buku berjudul "EXPA: Ruang Belajar Menjadi Manusia". Peluncuran buku yang berisi pemikiran-pemikiran mendalam tentang transformasi pendidikan ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian perayaan HUT sekolah bergengsi tersebut.
Buku "EXPA: Ruang Belajar Menjadi Manusia" merupakan karya kolektif dari puluhan alumni Smandel yang kini telah berkiprah di berbagai bidang. Mereka menggabungkan pengalaman dan visi mereka untuk menyajikan pandangan baru tentang bagaimana ruang belajar harus membentuk karakter manusia yang utuh, bukan hanya sekadar transfer pengetahuan.
Visi Pendidikan Holistik
Dalam buku ini, para penulis menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mengembangkan aspek emosional, spiritual, dan sosial siswa. Konsep "EXPA" sendiri merupakan singkatan dari "Experience, Exploration, Expression, dan Action" yang menyoroti empat pilar dalam proses pembelajaran yang ideal.
"Kami ingin mengubah paradigma bahwa sekolah hanyalah tempat untuk menghafal dan menguasai materi pelajaran. Sebaliknya, sekolah harus menjadi ruang di mana siswa dapat mengalami, mengeksplorasi, mengekspresikan diri, dan bertindak," ujar salah satu editor buku, Dr. Andi Pratama, yang merupakan alumni angkatan 1995 dan kini dosen universitas ternama.
Kolaborasi Alumni untuk Perubahan
Proses penyusunan buku ini memakan waktu hampir dua tahun dengan melibatkan puluhan alumni dari berbagai angkatan. Mereka berkumpul secara rutin baik secara tatap muka maupun virtual untuk mendiskusikan visi pendidikan yang mereka inginkan.
"Kami adalah produk dari sistem pendidikan yang sama, tetapi setiap generasi memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Melalui buku ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk membangun generasi masa depan yang lebih baik," jelas Sarah Wijaya, alumni angkatan 2002 yang kini menjadi aktivis pendidikan dan salah satu kontributor utama buku ini.
Respon Positif dari Berbagai Pihak
Peluncuran buku ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Kepala SMAN 3 Surabaya, Budi Santoso, menyatakan bangga dengan inisiatif alumni. "Keberadaan alumni yang peduli dan memberikan kontribusi untuk memperkaya diskusi pendidikan sangat berarti bagi kami. Buku ini akan menjadi referensi berharga bagi guru, siswa, dan orang tua," ujarnya.
Buku "EXPA: Ruang Belajar Menjadi Manusia" tidak hanya ditujukan untuk kalangan pendidikan, tetapi juga untuk publik luas. Isinya yang menggabungkan teori pendidikan dengan praktik lapangan serta contoh kasus nyata membuatnya mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Harapan untuk Masa Depan Pendidikan
Dalam acara peluncuran yang berlangsung di aula SMAN 3 Surabaya, para penulis menyampaikan harapan agar buku ini dapat menjadi awal dari gerakan transformasi pendidikan yang lebih luas. Mereka berencana mengadakan serangkaian seminar dan workshop di berbagai sekolah untuk memperkenalkan konsep EXPA.
"Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui buku ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpikir kritis tentang bagaimana kita membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan empati, integritas, dan tanggung jawab," tutup Dr. Andi Pratama penutup acara peluncuran buku yang dihadiri ratusan tamu termasuk tokoh pendidikan, pejabat pemerintah, dan alumni dari berbagai angkatan.
Komentar (0)