18, 2026
Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Melesat Terdorong Aksi Beli

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Harga Emas Dunia Mencapai Level Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir

Harga emas global mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh aksi beli yang intensif dari investor dan bank sentral di seluruh dunia. Komoditas safe haven ini terus menarik minat pasar dalam beberapa pekan terakhir seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan gejolak politik di beberapa negara besar.

Faktor Pendorong Utama Kenaikan Harga

Beberapa faktor kunci turut mendorong kenaikan harga emas secara signifikan. Pertama, kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat yang semakin dovish atau lebih lunak. Indikasi Federal Reserve bahwa kenaikan suku bunga mungkin sudah mencapai puncaknya membuat aset berisiko seperti emas menjadi lebih menarik bagi investor.

Kedua, ketegangan geopolitik yang terus meningkat di berbagai belahan dunia. Konflik di Timur Tengah, ketegangan antara Amerika Serikat dan China, serta ketidakpastian mengenai Brexit turut mendorong investor mencari perlindungan di emas sebagai aset safe haven.

Ketiga, penurunan nilai dolar Amerika Serikat secara bertahap. Dolar yang melemah cenderung membuat harga emas yang dinyatakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan global.

Peran Bank Sentral dalam Mendorong Permintaan Emas

Bank sentral di berbagai negara terus menjadi pemain penting dalam pasar emas global. Beberapa negara seperti Rusia, Tiongkok, dan India terus melakukan pembelian emas dalam jumlah besar untuk diversifikasi cadangan devisa mereka. Bank Sentir Eropa (ECB) dan Bank Sentral Jepang juga menunjukkan minat yang tinggi terhadap emas sebagai bagian dari strategi pengelolaan cadangan mereka.

Data dari World Gold Council menunjukkan bahwa cadangan emas global mencapai level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Bank sentral global secara bersamaan telah membeli lebih dari 1.000 ton emas dalam dua tahun terakhir, menandakan kepercayaan yang tinggi terhadap nilai jangka panjang emas.

Dampak pada Harga Lokal

Kenaikan harga emas global langsung berdampak pada harga emas di dalam negeri. Di pasar domestik, harga emas batangan Antam mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Harga emas 24 karat di Antam mencapai Rp 1.050.000 per gram pada Rabu (15/11), naik signifikan dibandingkan awal tahun yang hanya sekitar Rp 650.000 per gram.

Para pedagang emas tradisional di Pasar Tanah Abang, Jakarta, melaporkan lonjakan permintaan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Konsumen cenderung membeli emas dalam bentuk perhiasan maupun batangan sebagai bentuk investasi dan jaga nilai uang mengantisipasi potensi inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.

Prospek Harga di Masa Depan

Para analis memprediksi bahwa harga emas akan terus bergerak naik dalam jangka pendek hingga menengah. Faktor utama yang akan mendukung harga emas meliputi kebijakan moneter bank sentral yang tetap mendukung, ketidakpastian politik global yang berlanjut, serta potensi penurunan pertumbuhan ekonomi global.

"Kami melihat harga emas memiliki potensi untuk mencapai level $2.200 per ounce pada kuartal pertama 2024, didorong oleh kombinasi faktor fundamental dan teknis yang mendukung," ujar analis dari salah satu perusahaan sekuritas ternama.

Di sisi lain, beberapa risiko yang perlu diwaspadai adalah potensi kebijakan moneter yang lebih hawkish jika inflasi kembali meningkat, atau adanya penemuan tambang emas baru yang dapat mempengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan.

Para investor disarankan untuk tetap hati-hati dalam mengambil posisi di pasar emas. Meskipun prospek jangka panjang terlihat cerah, volatilitas harga tetap dapat terjadi, terutama dalam kondisi pasar yang tidak pasti seperti saat ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter