H. Sujai Dorong Sinergi Polisi dan Masyarakat melalui Forum Silaturahmi dan Coffee Morning
SAMPANG – Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Kabupaten Sampang, H. Sujai, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Silaturahmi dan Coffee Morning Kapolres Sampang bersama media, LSM, mahasiswa, Satpol Kamtibmas, dan ojek online (ojol).
Kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Sampang sebagai upaya mempererat komunikasi dan sinergi antara jajaran kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat. Acara berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, dengan mengangkat semangat bersama untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
Apresiasi atas Forum Silaturahmi
H. Sujai menilai kegiatan seperti ini penting karena dapat menjadi ruang komunikasi terbuka antara kepolisian dan masyarakat, termasuk insan media, LSM, mahasiswa, serta kelompok masyarakat lainnya. Menurutnya, forum semacam ini membuka ruang dialog langsung yang memungkinkan berbagai persoalan di tengah masyarakat disampaikan secara terbuka dan dicarikan solusinya secara bersama-sama.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan coffee morning ini. Forum seperti ini sangat positif untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat,” ujar H. Sujai.
Ia menambahkan, kehadiran beragam unsur dalam satu forum menunjukkan adanya kesamaan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sampang. Setiap elemen, kata dia, memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Forum Terbuka untuk Dialog Tanpa Sekat
Kegiatan coffee morning yang dikemas dengan suasana santai dinilai menjadi pendekatan yang tepat untuk mencairkan suasana. Dalam forum seperti ini, dialog dapat berlangsung lebih cair dibandingkan pertemuan formal, sehingga aparat kepolisian dan masyarakat dapat saling bertukar informasi secara lebih leluasa.
Melalui forum ini pula, aspirasi dan keluhan masyarakat dapat tersampaikan langsung kepada pihak kepolisian. Sebaliknya, jajaran Polres Sampang dapat menyampaikan berbagai program dan kebijakannya kepada publik secara transparan. Hal ini sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik yang terus didorong oleh berbagai pihak.
Sebagai lembaga yang selama ini fokus pada fungsi pengawasan, L-KPK memandang forum komunikasi seperti ini sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Keterbukaan aparat keamanan dalam berdialog dengan masyarakat, menurut H. Sujai, merupakan modal penting untuk mencegah praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Peran Media, LSM, Mahasiswa, dan Ojol
Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sampang. Media dan organisasi masyarakat juga dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik secara berimbang dan bertanggung jawab.
Insan media, misalnya, menjadi jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat. Pemberitaan yang berimbang dan akurat dinilai mampu mencegah timbulnya keresahan di tengah publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Sementara itu, LSM dapat berperan dalam melakukan pengawasan serta memberikan masukan yang konstruktif terhadap kinerja aparat.
Mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan penyampai pesan-pesan kamtibmas di kalangan masyarakat. Adapun para pengemudi ojek online yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai wilayah dianggap mampu menjadi mitra informasi kepolisian di lapangan, karena mereka kerap menjadi pihak yang pertama mengetahui dinamika yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Satpol Kamtibmas yang hadir dalam forum tersebut juga menjadi unsur yang turut menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat. Keterlibatan seluruh unsur ini, menurut H. Sujai, memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama.
Sinergi Kunci Menjaga Kamtibmas
Polisi tidak mungkin bekerja sendirian dalam menjaga keamanan. Dukungan, informasi, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah gangguan kamtibmas. Oleh karena itu, kemitraan antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dibina secara berkelanjutan, tidak hanya pada momen-momen tertentu.
H. Sujai berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga komunikasi, koordinasi, serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis. Dengan komunikasi yang terus terjaga, berbagai potensi gangguan kamtibmas diyakini dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Menuju Sampang yang Aman dan Kondusif
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sampang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Forum silaturahmi dan coffee morning ini juga diharapkan menjadi agenda rutin yang mempererat kemitraan antara Polres Sampang dengan media, LSM, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang semakin kuat, keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sampang diyakini dapat terjaga demi kenyamanan dan ketentraman seluruh warga.
Komentar (0)