17, 2026
Nasional

Ganda Campuran Indonesia Kembali Rombak Pemain

Sektor ganda campuran kembali mengalami perombakan pemain. Kali ini, Dejan Ferdinansyah dipasangkan dengan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Ganda Campuran Indonesia Kembali Rombak Pemain

Ganda Campuran Indonesia Kembali Rombak Pemain

Tim ganda campuran bulu tangkis Indonesia kembali melakukan perombakan susunan pemain dalam upaya meningkatkan kinerja di pentas internasional. Keputusan ini diambil setelah performa tim tidak memuaskan dalam beberapa turnamen terakhir, termasuk kekalahan dini di ajang Indonesia Masters 2023.

Indonesia sejak lama dikenal sebagai negara kuat di nomor ganda campuran dengan pasangan-pasangan legendaris seperti Ricky Subagja dan Rexy Mainaky hingga Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, dominasi Indonesia di nomor ini mulai menurun dengan munculnya pesaing-pesaing baru dari negara lain seperti China dan Korea Selatan.

Strategi Perombakan yang Dilakukan

Pelatih kepala tim ganda campuran, Eng Hian, mengungkapkan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun tim yang lebih kompetitif. "Kami melihat beberapa pemain muda memiliki potensi besar, tetapi membutuhkan pengalaman lebih di pentas internasional. Di sisi lain, beberapa senior kami perlu istirahat dari beban kompetisi," ujar Eng Hian dalam konferensi pers resmi.

Beberapa perubahan yang dilakukan antara adalah penurunan posisi pasangan senior Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Pasangan yang pernah menjuarai All England 2019 ini akan kembali dipasangkan setelah sempat dipecahkan. Melati akan bermain bersara pemain muda bernama Hardiyan Putra, sementara Praveen akan berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati.

Sementara itu, dua pemain muda bernama Dejan Ferdinand dan Winny Oktavina Kandow akan diberikan kesempatan lebih banyak untuk bermain di turnamen internasional. Kedua pemain ini telah menunjukkan performa impresif dalam beberapa turnainer domestik dan turnamen junior.

Respon dari Pemain

Perubahan susunan pemain ini mendapatkan respon beragam dari para pemain. Praveen Jordan mengaku mengerti keputusan pelatih meski merasa sedikit kecewa. "Saya mengerti bahwa ini adalah keputusan untuk kebaikan tim. Saya akan bekerja keras bersama pasangan baru untuk kembali memberikan kontribusi maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Melati Daeva Oktavianti melihat perubahan ini sebagai tantangan baru. "Setiap perubahan pasti ada tantangannya, tapi saya percaya dengan dukungan tim dan pelatih, saya dan Hardiyan bisa segera menemakan sinergi," ucapnya.

Tantangan di Depan

Dengan perombakan ini, tim ganda campuran Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan dalam waktu dekat. Turnamen All England 2024 yang akan digunakan bulan Maret mendatang menjadi ajang pertama di mana susunan baru akan diuji.

Indonesia saat ini berada di posisi ketiga dalam peringkat BWF untuk nomor ganda campuran, di bawah China dan Korea Selatan. Performa buruk di Indonesia Masters 2023 menjadi pemicu utama perombakan ini, di mana tidak ada pasangan Indonesia yang mampu melangkah ke semifinal.

Menurut analis bulu tangkis, Budi Santoso, perombakan ini merupakan langkah yang tepat meski membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil. "Indonesia butuh kejutan baru di nomor ganda campuran. Pasangan-pasangan baru ini memang perlu waktu untuk menemakan chemistry, tapi potensinya ada," ujar Budi.

Pelatih Eng Hian menegaskan bahwa perombakan ini bukan berarti mengabaikan senior, melainkan mencari keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. "Kami masih butuh pemain senior untuk membimbing pemain muda, namun di lapangan, kami membutuhkan kombinasi yang bisa memberikan performa terbaik," pungkasnya.

Dengan strategi ini, harapan Indonesia bisa kembali menunjukkan dominasinya di nomor ganda campuran yang pernah menjadi andalan di pentas internasional. Kombinasi pemain senior dan muda ini diharapkan mampu menciptakan tim yang lebih komplit dan siap menghadapi berbagai kompetisi di tahun 2024.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter