24, 2026 ID
Ekonomi

Fitch: Target Pertumbuhan RI 6 Persen Realistis, Waspadai Risiko Fiskal

Fitch Ratings menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen realistis untuk dicapai, didukung kuatnya permintaan domestik dan belanja pemerintah. Namun, lembaga pemeringkat internasional itu mengingatkan adanya risiko fiskal

Fitch: Target Pertumbuhan RI 6 Persen Realistis, Waspadai Risiko Fiskal

Fitch Ratings menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen realistis untuk dicapai, didukung kuatnya permintaan domestik dan belanja pemerintah. Namun, lembaga pemeringkat internasional itu mengingatkan adanya risiko fiskal yang perlu diwaspadai agar momentum pertumbuhan tidak terganggu.

Dalam tinjauan terbarunya, Fitch menyebut konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi pendorong utama pertumbuhan, sejalan dengan membaiknya daya beli masyarakat. Pertumbuhan yang lebih tinggi juga dinilai penting untuk menyerap angkatan kerja baru dan menjaga stabilitas sosial-ekonomi di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Kendati demikian, Fitch menyoroti tekanan pada sisi fiskal. Rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) diperkirakan meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring besarnya kebutuhan pembiayaan pembangunan. Belanja yang kian ekspansif, termasuk untuk program-program sosial, berpotensi memperlebar defisit fiskal apabila tidak diimbangi perbaikan penerimaan negara.

Fitch menekankan bahwa penerimaan pajak masih menjadi tantangan utama. Rasio perpajakan (tax ratio) yang relatif rendah membuat ruang fiskal pemerintah terbatas, sementara kebutuhan belanja terus bertambah. Ketergantungan pada penerbitan utang baru pun dikhawatirkan meningkat jika pendapatan tidak tumbuh sesuai harapan, yang pada akhirnya dapat membebani anggaran melalui biaya bunga utang yang lebih besar.

Respons Pemerintah dan Prospek Regional

Pemerintah menanggapi catatan tersebut dengan menegaskan komitmen menjaga disiplin fiskal. Konsolidasi fiskal terus dijalankan melalui pengendalian belanja dan optimalisasi penerimaan negara. Pemerintah meyakini target pertumbuhan 6 persen tetap dapat dicapai dengan kombinasi kebijakan moneter yang akomodatif, stabilitas harga, dan reformasi struktural untuk mendorong investasi.

Dari sisi regional, proyeksi pertumbuhan Indonesia dinilai lebih solid dibandingkan sejumlah negara ASEAN lain yang masih dibayangi perlambatan ekspor dan ketidakpastian eksternal. Pasar domestik yang besar menjadi peredam guncangan, meski risiko perlambatan ekonomi mitra dagang utama tetap membayangi kinerja ekspor. Ketahanan ekonomi juga ditopang konsumsi yang menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto, sehingga fluktuasi eksternal tidak serta-merta menggerus pertumbuhan.

Bagi perekonomian daerah, pencapaian target nasional menjadi penting karena berdampak pada aktivitas produksi dan penyerapan tenaga kerja di pusat-pusat pertumbuhan baru di luar Jawa. Pemerintah daerah didorong memperbaiki iklim investasi agar manfaat pertumbuhan dapat dinikmati secara lebih merata.

Para ekonom menilai catatan Fitch menjadi pengingat bahwa target ambisius harus dibarengi kebijakan fiskal yang kredibel. Tanpa perbaikan penerimaan dan pengendalian belanja, ruang fiskal dapat tergerus dan justru menjadi hambatan pertumbuhan jangka menengah. Ke depan, penguatan basis pajak, efisiensi belanja, dan keberlanjutan utang menjadi kunci agar target pertumbuhan tercapai tanpa mengorbankan stabilitas fiskal.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag