18, 2026
Nasional

Erick Thohir Cek SUGBK dan 3 Lapangan Lain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Tempat Duduk Semua Dilap, Steril dari Abu Vulkanik

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Erick Thohir Tinjau Langsung Kesiapan Venue ASEAN Cup 2026

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir melakukan inspeksi mendadak ke beberapa venue yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala ASEAN 2026. Dalam kunjungannya, Thohir memeriksa langsung Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan tiga lapangan lainnya untuk memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana.

Pemeriksaan Mendadak ke Empat Venue

Erick Thohir tiba di kompleks Gelora Bung Karno pada Rabu pagi tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia didampingi oleh pejabat Kementerian BUMN dan PT Pertamina, serta sejumlah tim teknis. Menteri ini langsu menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk memeriksa kondisi lapangan, fasilitas penonton, dan ruang ganti para pemain.

"Kami ingin melihat langsung kondisi venue secara real. Karena ini adalah ajang internasional, persiapan harus matang dan sempurna," ujar Thohir saat ditemui di lokasi.

Setelah memeriksa SUGBK, Thohir melanjutkan inspeksi ke tiga venue lainnya yang akan menjadi tempat pertandingan, yaitu Stadion Patriot Candrabhaga, Stadion Madya, dan Stadion Wibawa Mukti. Keempat lokasi ini telah ditetapkan sebagai venue utama penyelenggaraan Piala ASEAN 2026.

Kondisi Lapangan Dinyatakan Ideal

Menurut hasil pemeriksaan, kondisi keempat lapangan sepak bola telah dalam kondisi ideal dan siap digunakan. Tim teknis dari PT Pertamina yang bertanggung jawab perawatan lapangan melaporkan bahwa rumput di keempat stadion telah dalam kondisi prima.

Thohir juga memeriksa langsung kondisi bangku penonton di keempat stadion. Ia memastikan semua kursi telah dipasang dengan rapi dan aman. Selain itu, fasilitas pendukung seperti toilet, mushola, dan area penjualan makanan juga diperiksa untuk memastikan kelayakan operasional selama pertandingan berlangsung.

Steril dari Abu Vulkanik

Salah satu kekhawatiran utama jelang penyelenggaraan Piala ASEAN 2026 adalah potensi dampak letusan Gunung Semeru. Wilayah Jawa Timur, lokasi beberapa venue, berada relatif dekat dengan gunung berapi yang masih aktif ini.

PT Pertamina juga telah mempersiapkan tim khusus yang siap melakukan pembersihan lapangan jika terjadi hujan abu vulkanik. Tim ini dilengkapi dengan alat pelindung diri dan peralatan pembersihan khusus untuk merawat rumput agar tidak rusak akibat kontak dengan abu.

Target Penyelenggaraan Tanpa Kendala

Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyelenggarakan Piala ASEAN 2026 tanpa kendala. Ia menegaskan bahwa semua persiapan akan dilakukan secara matang dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Diketahui, Piala ASEAN 2026 akan menjadi ajang olahraga berskala regional yang akan diikuti oleh 10 negara anggota ASEAN. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga berskala internasional.

Thohir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan venue. Ia meminta agar semangat ini dipertahankan hingga penyelenggaraan berlangsung agar Indonesia dapat menyajikan event yang sukses dan berkesan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter