18, 2026
Nasional

Dua Kali Cedera Lutut, Muhammad Ferarri Terharu Tampil saat Bhayangkara FC Imbang Melawan Persebaya

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dua Kali Cedera Lutut, Muhammad Ferarri Terharu Tampil saat Bhayangkara FC Imbang Melawan Persebaya

Sebuah penampilan yang mengharukan ditunjukkan oleh Muhammad Ferarri saat membela Bhayangkara FC dalam laga melawan Persebaya Surabaya. Pemain berusia 24 tahun itu harus melewati masa sulit setelah mengalami cedera lutut dua kali dalam rentang waktu singkat, namun tetap berjuang untuk bisa tampil di lapangan hijau.

Partai yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (15/7) berakhir dengan skor 1-1. Ferarri yang biasa berposisi sebagai gelandang bertahan tampil cukup apik meski harus bermain dengan perban di lututnya. Kehadirannya menjadi salah satu faktor penting bagi Bhayangkara FC mampu meraih satu poin dari laga tandang tersebut.

Perjalanan Cedera yang Panjang

Muhammad Ferarri mengalami cedera serius pertama pada lututnya pada September 2022 saat masih membela klub Persikabo 1973. Cedera ligamen silang anterior (LSA) membuatnya harus menjalani operasi dan absen dari lapangan hijau selama hampir delapan bulan. Proses rehabilitasinya yang panjang sempat membuatnya bingung dan frustasi.

"Saat itu sangat sulit. Saya harus memulai dari nol lagi, merasakan rasa sakit yang luar biasa dan proses pemulihan yang panjang. Ada banyak keraguan apakah saya bisa kembali seperti semula," ujar Ferarri usai laga.

Setelah hampir sembuh total, Ferarri kembali mengalami cedera lutut yang sama pada Mei 2023 saat latihan dengan Bhayangkara FC. Cedera kedua ini menjadi pukulan berat bagi mentalnya. Namun, dengan dukungan tim medis dan pelatih, ia memutuskan untuk tidak menyerah.

Perjuangan Menghadapi Rasa Sakit

"Cedera kedua ini membuat saya hancur. Tapi saya ingat janji saya pada diri sendiri dan keluarga untuk tidak menyerah. Saya harus kembali dan memberikan yang terbaik untuk klub," tambah Ferarri dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum laga melawan Persebaya, ada keraguan apakah Ferarri akan bisa tampil penuh. Tim medis Bhayangkara FC memberinya izin dengan catatan ia harus menggunakan perban khusus dan memakai sepatu yang didesain khusus untuk mendukung lututnya. Selain itu, ia juga dilarang melakukan gerakan-gerakan yang berisiko tinggi.

"Saya tidak berpikir tentang cedera saat bermain. Saya hanya fokus untuk memberikan kontribusi bagi tim. Rasa sakit itu ada, tapi saya harus melaluinya," ujarnya singkat.

Kontribusi Bhayangkara FC

Dalam laga melawan Persebaya, Ferarri tampil cukup konsisten di lini tengah Bhayangkara FC. Ia berhasil menahan serangan-serangan dari gelandang Persebaya seperti Makan Konate dan Nick Kuipers. Selain itu, ia juga ikut membantu serangan tim dengan memberikan umpan-umpan akurat kepada penyerang.

"Ferarri adalah pemain dengan karakter luar biasa. Ia menunjukkan jiwa juang yang tinggi meski harus bermain dengan cedera. Ini adalah contoh nyata untuk pemain lain di tim," ucap pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera.

Respon dari Rekan Setim

Kehadiran Ferarri di lapangan mendapat apresiasi besar dari rekan setimnya. Kapten Bhayangkara FC, Haris Tuharea, mengaku terharu dengan dedikasi Ferarri.

"Saya kagum dengan Ferarri. Ia tidak pernah mengeluh meski harus bermain dengan cedera. Ini adalah semangat yang kita butuhkan. Dia adalah inspirasi bagi kami semua," ujar Haris.

Sementara itu, penyerang asal Brasil, Rafael Silva, mengaku terbantu dengan kehadiran Ferarri di lini tengah.

"Ferarri memberikan stabilitas bagi lini tengah kami. Meski tidak dalam kondisi 100%, ia masih mampu memberikan performa terbaik. Ini penting bagi kami dalam menghadapi lawan yang kuat seperti Persebaya," tambah Rafael.

Masa Depan Ferarri

Dengan penampilan yang mengharukan ini, Muhammad Ferarri membuktikan bahwa ia adalah pemain yang tangguh dan tidak mudah putus asa. Ia berharap pengalamannya ini bisa menjadi pelajaran bagi dirinya dan pemain lain.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim medis, pelatih, dan rekan setim yang selalu mendukung saya. Tanpa mereka, saya tidak akan bisa kembali seperti ini. Cedera adalah bagian dari perjalanan seorang atlet, yang penting adalah bagaimana kita bangkit dari situ," tutup Ferarri.

Bagi Bhayangkara FC, kehadiran Ferarri dalam kondisi seperti ini sangat berarti. Mereka berharap pemain berjuluk "The Warrior" ini dapat terus membawa kontribusi positif bagi tim hingga akhir musim ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter