Cedera Jay Idzes Terungkap, Harus Rehabilitasi 35 Hari dan Hampir Mustahil Bela Timnas Indonesia
Pemain belakang timnas Indonesia, Jay Idzes, mengalami cedera serius saat membela Sassuolo dalam lanjutan Serie A Italia. Bek berusia 24 tahun ini harus absen dari lapangan hijau selama 35 hari ke depan setelah menderita cedera otot hamstring kiri. Informasi ini diungkap oleh klubnya melalui laman resmi, Rabu (13/9/2023).
Idzes mengalami cedera saat Sassuolo menghadapi Juventus pada pekan ketiga Serie A, Minggu (10/9/2023). Pemain asal Belanda ini ditarik keluar pada menit ke-59 dan digantikan oleh Pedro Pereira. Setelah pertandingan, pemain berusia 24 tahun ini menjalani pemeriksaan medis yang mengungkap adanya robekan pada otot hamstring kiri.
Konfirmasi Cedera dari Sassuolo
Sassuolo mengumumkan bahwa Idzes diperkirakan akan absen selama sekitar lima pekan. "Jay Idzes menderita robekan pada otot hamstring kiri. Pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan bahwa ia membutuhkan waktu sekitar 35 hari untuk pulih sepenuhnya," demikian pernyataan resmi Sassuolo.
Hasil pemeriksaan ini menjadi kabar buruk bagi Idzes maupun timnas Indonesia. Pemain yang naturalisasi tersebut baru saja bergabung dengan skuat Garuda usai menjalani proses naturalisasi yang panjang. Cedera ini membuatnya hampir pasti akan absen dalam pertandingan-pertandingan penting timnas Indonesia di kualifikasi Piala Asia 2023 dan juga laga uji coba yang telah direncanakan.
Dampak pada Timnas Indonesia
Kehadiran Idzes sangat dinantikan oleh pelatih Shin Tae-yong dan timnas Indonesia. Sebagai bek kiri yang berpengalaman di Serie A, eks pemain Feyenoord ini diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Garuda yang selama ini masih menjadi kelemahan.
Timnas Indonesia tengah memasuki fase krusial dalam kualifikasi Piala Asia 2023. Dalam beberapa laga tersisa, Garuda dihadapkan pada lawan-lawan yang tidak mudah seperti Irak dan Vietnam. Tanpa Idzes, lini pertahanan Indonesia menjadi kehilangan satu pilar penting.
"Kami sedang mengkaji opsi pengganti untuk mengisi posisi Jay. Kita masih memiliki beberapa bek lain seperti Rachmat Irianto dan Egy Maulana Vikri, tapi pengalaman dan kualitas Jay sulit diganti," ujar sepetinggi official timnas yang enggan disebutkan namanya.
Rehabilitasi dan Target Kembali
Idzes sendiri menunjukkan sikap positif meski harus menghadapi cedera. Melalui akun media sosialnya, ia menulis bahwa ia akan bekerja keras untuk pulih secepat mungkin.
"Ini adalah tantangan baru bagi saya. Saya akan fokus pada proses rehabilitasi dan berharap bisa kembali lebih kuat. Terima kasih untuk semua dukungan dari fans Sassuolo dan Indonesia," tulis Idzes.
Klubnya, Sassuolo, telah menyusun program rehabilitasi khusus bagi pemain asal Belanda ini. Program ini mencakup perawatan fisioterapi, pelatihan kekuatan, dan pemulihan secara bertahap. Targetnya adalah Idzes bisa kembali beraksi pada awal November 2023.
Reaksi dari Pelatih Shin Tae-yong
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku kecewa dengan cedera yang dialami Idzes. Namun, ia tetap optimistis skuatnya bisa bertahan tanpa servis bek berusia 24 tahun ini.
"Jay adalah pemain penting bagi kami. Cedera tentu menjadi kerugian besar. Tapi kami harus tetap fokus dan mencari solusi dari pemain lain. Saya percaya skuat Indonesia masih bisa memberikan performa terbaik meski tanpa Idzes untuk sementara waktu," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers.
Shin Tae-yong kemungkinan akan menaruh kepercayaan pada Rachmat Irianto atau bahkan memainkan Egy Maulana Vikri di posisi bek kiri. Pemain muda asal Persib Bandung ini sebelumnya sudah pernah tampil bersama timnas meskipun pengalamannya masih terbatas dibandingkan Idzes.
Harapan untuk Piala Asia
Timnas Indonesia sendiri masih memiliki target ambisius di Piala Asia 2023. Dengan adanya cedera pada Idzes, skuat Garuda perlu menunjukkan adaptasi cepat. Beberapa pemain lokal seperti Fachruddin Aryanto dan Witan Sulaeman diharapkan dapat tampil maksimal untuk mengisi kekosongan yang ditimbulkan.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan jadwal lengkap Piala Asia 2023 yang akan digelar di Qatar. Indonesia berada di Grup A bersama Qatar, Tiongkok, dan Afghanistan. Tanpa Idzes, misa menjadi tantangan tersendiri bagi Shin Tae-yong dan anak asuhnya untuk menunjukkan performa terbaik.
Dengan program rehabilitasi yang intensif, harapan Idzes bisa kembali sebelum Piala Asia masih terbuka. Namun, fokus utamanya sekarang adalah pulih sepenuhnya dan menghindari cedera berulang yang bisa menghancurkan kariernya di level internasional.
Komentar (0)